Film Hangout VS Cek Toko Sebelah (CTS) mana yang lebih bagus?

| 11 komentar

Film Hangout VS Cek Toko Sebelah (CTS) mana yang lebih bagus?

Kalau Anda sudah menonton keduanya, pasti tahu jawabannya. Saya juga yakin para sutradara film ini kalau sudah saling menonton pasti tahu jawabannya. Hangout dan Cek Toko Sebelah merupakan film komedi terbaru yang rilis akhir 2016 dan keduanya merupakan karya terbaru sineas muda dari Indonesia dan menjadi film terlaris di akhir 2016. Yang mana yang paling bagus? Saya nggak akan ngereview satu-satu, karena untuk reviewnya sudah ada sendiri dihalaman review dari website ini.

Kita mulai dari film Hangout yang merupakan karya dari Raditya Dika yang ke... entah berapa 8 atau 9 mungkin dan bisa dibilang film ini berbeda dari film-film lainnya. Ya difilm Hangout ini coba menampilkan unsur thriller selain unsur komedinya yang hasilnya bisa dibilang tidak terlalu bagus. Unsur thriller difilm ini merupakan bagian yang menarik, walaupun nggak seram-seram amat, tetapi dibeberapa bagian ada yang membuat tegang, dan membuat kita berpikir siapa pelaku pembunuhnya, ya walaupun sebenarnya kalau kita mikir dikit sih bisa ketahuan. Alasan pelaku melakukan pembunuhan juga sangat sangat sangat lemah.

Justru unsur komedi difilm ini kurang begitu ngangkat, si Dinda yang berkali-kali nyabutin bulu ketek, awalnya sih lucu, tetapi jika diulang-ulang terus jadi nggak lucu lagi. Intinya sih film ini lumayan lucu tetapi tidak ada yang benar-benar membuat penonton terpingkal-pingkal, eh ada ding, adegan terakhir.

Baca juga: Film Apa yang Populer di Indonesia Selama 2016 Berdasarkan Data Kunjungan di BioskopToday.com

Hangout bukan karya terbaik Raditya Dika, coba lihat film Cinta Brontosaurus atau Single yang menurut saya jauh levelnya diatas film Hangout ini. Banyak celah disana-sini, seperti kurang niat dalam membuat film Hangout ini kalau menurut saya. Dan ketika saya sempat baca di situs-situs berita kabarnya syuting film Hangout ini hanya 10 hari, ada yang bilang 2 minggu. Jadi sepertinya disini masalahnya, terburu-buru, saya nggak tahu apa memang syuting film secepat itu, tetapi saya yakin kalau syutingnya 2- 3 bulan atau mungkin setahun sekalian pasti filmnya lebih bagus finishingnya.

Film satunya lagi yang tayang seminggu setelah film Hangout adalah film karya Ernest Prakasa yaitu Cek Toko Sebelah. Film ini merupakan film kedua dari Ernest dimana film pertamanya adalah Ngenest yang dirilis 2015 lalu. Film Ngenest biasa saja menurut saya, lucu sih tapi tidak ada yang istimewa sehingga saya tidak berharap banyak ketika ingin menonton Cek Toko Sebelah, apalagi kalau kita membandingkan trailernya film Hangout dan Cek Toko Sebelah, saya lebih penasaran dengan film Hangout.

Tetapi ternyata Cek Toko Sebelah menghadirkan sesuatu yang berbeda, saya bisa bilang kalau film ini lebih "niat". Film ini lucu, setiap komedi yang dilontarkan ngangkat dan cukup mengena. Sebagai film komedi film ini berhasil membuat penontonnya tertawa. Nah, kalau dihangout tadi komedi dan thriller, maka di CTS ini komedi dan drama-drama sedih gitu, dan dramanya berhasil membuat penonton juga ikutan sedih, bahkan mungkin ada yang nangis. Film ini berhasil memisah-misahkan kapan harus ketawa dan kapan harus sedih dengan lancar.

Satu lagi kekuatan yang ada difilm ini dan tidak ada difilm Hangout, yaitu Soundtrack, lagu difilm ini bagus-bagus dan ditempatkan disaat yang pas. Yang kurang bagus disini justru penampilan Ernest nya sendiri yang agak kurang menurut saya, ironi memang, ia menulis cerita yang bagus tetapi perannya kurang bagus.

Jadi mana yang harus ditonton? Hangout atau Cek Toko Sebelah?

Ketika saya disuruh nulis tulisan ini sebenarnya bingung juga, karena pasti ada pro dan kontra. Tetapi akhirnya tetap saya tulis juga sekedar memberi info masukan bagi yang ingin menonton filmnya.

Kalau Anda ada uang lebih, tonton aja dua-duanya, serius. Ini film Indonesia kita harus menghargai film karya anak bangsa. Dan kalau Anda mau nonton dua-duanya, tonton Hangout dulu baru setelah itu Cek Toko Sebelah, percayalah!

Kalau Anda cuma bisa menonton salah satu, maka saya menyarankan tonton Cek Toko Sebelah. Saya yakin semua yang sudah menonton kedua filmnya pasti setuju dengan pendapat saya, atau mungkin Anda punya alasan lain? Tuh, itu gunanya kolom komentar dibawah yang masih kosong, buat diisi pendapat Anda.

Atau bisa dong sumbang suara di polling berikut ini:

ATAU lewat twitter

Tag: ,

Penulis:

Web Designer lokal yang hobi nonton dan menjadi penulis tetap di bioskoptoday.com, jangan lupa untuk follow Twitter dan Instagramnya.

11 komentar untuk Film Hangout VS Cek Toko Sebelah (CTS) mana yang lebih bagus?

  • Indrayani Awanda -

    Setuju bgt sama reviewan ini. Aku udah nonton kedua film ini, dan agak nyesel sih kenapa nonton cek toko sebelah duluan hihi. Tapi hangout juga ga kalah bagus kok, tapi aku dominan ke cek toko sebelah,ceritanya lebih ngena kalo menurut aku. Mau cek toko sebelah atau pun hangout inti nya sih tetep dukung dunia perfilman Indonesia ?

    Balas
  • Taruna Jaya Pratama -

    Wah wah.... jadi penasaran dgn film "cek toko sebelah", dari komentar teman2 yg udh pd nonton, katanya sih seru filmnya.... mudah2an sempat dlam bulan ini nontonnya..

    Balas
  • Fatma adriani -

    Karena baca ini, tadinya mau nonton hangout berubah pikiran mau nonton cek toko sebelah dulu.. heheh. terima kasih mas

    Balas
  • Rini -

    Saya setuju dengan review diatas, saya sendiri sudah nonton Hangout terlebih dahulu (karena memang rilis duluan), ada beberapa cerita yang menurut saya kurang masuk akal ya, tapi tetep lucu sih.
    Ga alam rilislah Cek Toko Sebelah, jujur awalnya ga pengen nonton ini karena aku pikir biasa-biasa aja, tapi karena bingung mau nonton apa, akhirnya saya putusin nonton CTS ini,
    Daaaannnn...... film ini berhasil membuat saya nangis dan ketawa dalam kurun waktu kurang dari 2 jam.
    Sumpah film ini keren banget, buat yang belum nonton, saya saranin nonton film ini. Ga akan nyesel !

    Balas
  • Kangen -

    Liat trailer CTS di youtube kykny lucu jd pgen nntn

    Balas
    • Dhimas Ronggobramantyo -

      Wajib nonton, film bagus tuh

      Balas
  • Bea -

    Setuju 🙂
    Selain lucu banget, ide Cek Toko Sebelah menurut saya lebih orisinil. Sebagai penggemar buku2 Raditya Dika, saya agak kecewa dengan Hangout. Ide-nya kurang orisinil. Inti ceritanya agak mirip And Then There Were None-nya Agatha Christie yang belakangan juga ide-nya dipakai dalam salah satu serinya komik Detective Conan ?.

    Balas
  • Kornelius -

    For me, Cek Toko Sebelah adalah salah satu film Indonesia terbaik yg pernah gue tonton.
    Lawakannya fresh, meski ada beberapa dirty jokes, tapi 80% cerdas! Beda dgn hangout yg lebih dari 50% jokes nya adalah dirty jokes, lucu sih tapi kalo yang nonton anak2 kan agak gimana. Jadi CTS membuktikan bahwa lucu ga harus absurd n dirty 🙂
    Dari segi cerita, kita semua pasti sepakat kalo CTS nyentuh abesss dan orisinil. Membawa angin segar ditengah kericuhan yg sedang melanda negara tercinta kita ini 😀
    Hangout sebenernya ceritanya menarik,cuma endingnya itu lhooo #nocommentdahya
    Tapi tetep 22nya film yg layak tonton dan pastinya kita harus bangga dengan perfilman Indonesia 🙂

    Balas
  • yuriney -

    setuju banget.. Dan saya nyesel ngabisin duit buat nonton hangout ? menurut saya jauh lebih bagus cek toko sebelah. Dan benar sekali alasan pembunuhannya sangat sangat lemah dan tidak masuk akal. 3 dari 4 teman yg saya ajak nonton hangout, mereka KECEWA

    Balas
  • yuriney -

    Tapi.. Tetep bangga dengan perfilman indonesia. Good job koh ernest dam bang radit

    Balas
  • handani -

    saya sudah nonton keduanya,meskipun intensitas tawa lebih banyak di film hangout tp cek toko sebelah lebih menyentuh karena selain ada lucu juga ada sedihnya sehingga kita ikut terbawa dalam cerita. jadi saya lebih pilih cek toko sebelah ☺

    Balas

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi