Riri Riza dan Nicholas Saputra Kembali Berkolaborasi dalam Film Dokumenter Cornel Simanjuntak

| Tidak ada komentar

Riri Riza dan Nicholas Saputra Kembali Berkolaborasi dalam Film Dokumenter Cornel Simanjuntak

Miles Production bersama Riri Riza akan kembali menghadirkan sebuah film bermutu bagi warga Indoensia. Kali ini mereka akan mengangkat kisah perjalanan salah satu pahlawan nasional Indonesia, Cornel Simanjuntak atau kita biasa mengenalnya dengan nama C. Simanjuntak.

Filmini nantinya akan dibintangi oleh aktor yang sudah tidak asing lagi, Nicholas Saputra. Miles Production, Riri Riza dan Nicholas Saputra memang sudah kerap kali berkolaborasi. Terakhir mereka menggarap film sekuel Ada Apa dengan Cinta 2. Jauh sebelum itu mereka juga mengerjakan film biopik lainnya tentang perjalanan hidup Soe Hok Gie yang diangkat dalam film berjudul Gie.

Film ini sendiri samapai saat ini masih belum secara resmi diumumkan oleh Miles Production. Namun dari beberapa cuitan yang dituliskan oleh sang produser, Mira Lesmana terindikasi bahwa mereka baru baru ini tengah melakukan perjalanan di Sumatera Utara. Apakah dalam rangka syuting? Atau masih dalam rangka eksplorasi? Entahlah. 😉 Ya, Pematangsiantar adalah tempat kelahiran sang maestro C. Simanjuntak.

Baca juga: Riri Riza dan Mira Lesmana Memproduksi Film Baru, Kali ini Berlatar Belakang di Pulau Sumba

Cornel Simanjuntak yang dilahirkan di Pematangsiantar, Sumatera Utara, 1921 dan meninggal di Yogyakarta, 15 September 1946 adalah seorang pencipta lagu-lagu heroik dan patriotik Indonesia. Ia dianggap sebagai tokoh yang membawa bibit unggul perkembangan musik Indonesia.

Dan menurut sumber yang dapat dipercaya, ternyata mereka sudah melakukan shooting di sekolah yang dulunya merupakan tempat C. Simanjuntak belajar. Ya, selain tercatat pernah belajar di HIS St. Fransiscus Medan pada 1937, beliau juga tercatat sebagai murid di HIK Xaverius College Muntilan (sekarang SMA PL Van Lith Muntilan ) pada tahun 1942.

Pahlawan yang pada batu nisannya tertulis “Gugur sebagai seniman dan prajurit tanah air,” ini memang juga memiliki pengalaman berjuang di medan perang. Sebuah peluru yang bersarang di pahanya disinyalir merupakan penyebab Cornel Simanjuntak gugur. Ia meninggal pada tanggal 15 September 1946 di Sanatorium Pakem, dan pada 10 November 1978 makamnya dipindahkan ke TMP Semaki Yogyakarta.

Tag: , ,

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi