Poster Film Alien: Covenant
  • 6.5/10

Film Alien: Covenant (2017)

Sinopsis film Alien: Covenant

Terdampar di sebuah planet terpencil di sisi yang jauh dari galaksi, awak Covenant, sebuah kapal koloni menemukan apa yang mereka yakini sebagai surga yang belum dipetakan. Apa yang mereka temukan adalah, dunia yang berbahaya dan gelap, yang mana salah satu penduduknya adalah “sintetik”, dia adalah David (Michael Fassbender), yang selamat dari ekspedisi Prometheus yang hancur.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 10 Mei 2017
  • Durasi 123 menit
  • Sutradara Ridley Scott
  • Produser Ridley Scott, David Giler
  • Produksi 20th Century Fox, Scott Free Productions
  • Distributor 20th Century Fox
  • Genre Thriller
  • Kelompok Umur 17+

Daftar pemain film Alien: Covenant

Review & Ulasan film Alien: Covenant

Film Alien dengan alur pembuka yang lambat dan kurang greget nuansa thriller-nya tapi patut untuk disaksikan sebagai prekuel film Alien sebelumnya

| Ditulis oleh:

Pecinta film si-fi Alien pasti sudah menantikan rilisnya film ini. Yapss.. setelah sukses dengan film Prometheus pada tahun 2012, Ridley Scott kembali melanjutkan film keenam dari keseluruhan seri film Alien yang bejudul Alien: Covenant.

Ada yang menarik dalam film ini. Dua minggu sebelum Alien: Covenant rilis, 20th Century Fox meberikan 2 video prolog dalam account Youtubenya. Video pertama berjudul The Crossing, di mana menceritakan Dr. Elizabeth Shaw (Noomi Rapace) dan robot humanoid David (Michael Fassbender) setelah peristiwa Promotheus. Dr. Shaw memperbaiki David yang sempat hancur, kemudian mereka menggunakan pesawat milik Engineer untuk mencari asal-usul Engineer dan manusia menuju tempat yang disebut Paradise. Sedangkan video kedua berjudul The Last Supper, melihatkan para awak pesawat Covenant yang sedang berkumpul sebelum memasuki cryosleep (tidur panjang perjalanan luar angkasa) menuju planet baru. Mereka ditemani Walter, robot humanoid yang fisiknya mirip David namun memiliki teknologi yang lebih canggih. Sejauh ini kita diberi panduan supaya tidak tersesat menonton Alien: Covenant.

Masuk ke dalam cerita Alien: Covenant. Film ini menceritakan tentang perjalanan penjelajahan pesawat luar angkasa Covenant membawa ribuan koloni dalam misi mencapai planet baru yang diberi nama Origae-6, 10 tahun setelah kejadian Promotheus. Sebelum sampai ke Origae-6, ada kejadian yang menyebabkan kecelakaan yang membunuh Jacob (James Franco), kapten utama kapal dan membuat seluruh crew Covenant terbangun dari tidur panjang mereka. Di bawah kepemimpinan kapten yang baru  Oram (Billy Crudup), crew Covenant berusaha memperbaiki pesawat mereka sampai akhirnya mereka menemukan sinyal dari planet yang belum pernah dijelajahi dan memenuhi syarat tempat hunian. Tak berpikir panjang, Oram memutuskan untuk mengecek langsung keberadaan planet tersebut bersama tim ekspedisi. Di planet tersebut mereka menemukan pesawat Engineer yang terjatuh di hutan. Tanpa sadar mereka menghadapai ancaman yang tidak dibayangkan.

Sebagai film thriller, bagi saya Alien: Covenant masih kurang greget. Bagian pembuka dengan alur drama yang terlalu panjang juga terasa sangat membosankan. Nuansa thriller baru terasa saat insiden kecelakaan yang membuat semua crew  Covenant terbangun. Kejutan lengkap juga terjadi ketika para awak menginjakkan kaki di planet tak dikenal. Tahapan evolusi Xenomorph dihadirkan, mulai dari virus spora Alien yang diinjak para awak kapal, ovomorph, face hugger yang ikonik, ngerinya chestburster hingga Xenomorph dewasa yang lebih sadis. Mungkin kalian penasaran dengan poster Alien: Covenant di mana Xenomorph terlihat merayap-rayap dan terselip sosok Engineer yang kita temui pada Promotheus. Di Alien Covenant kamu akan mendapatkan jawabannya.

Efek visual film ini tidak diragukan lagi. Kita akan terpuaskan melihat alam planet antah berantah dan penampakan Xenomorph yang mencekam. Michael Fassbender memerankan double karakter David dan Walter, robot humanoid yang menemani perjalanan para awak kapal dengan sukses. Ia membuat kita menebak-nebak mana robot yang berontak mana yang tidak, seperti yang kita tahu David membuat sebuah eksperimen yang mengejutkan di Promotheus dan melanjutkannya di Alien: Covenant. Katherine Waterston pun tampil cukup memukau memerankan Daniels. Ia yang nantinya akan menjadi salah satu tokoh penting yang ada dari awal sampai akhir film ini.

6.5/10

Penulis:

Fashion Designer wannabe...

Trailer film Alien: Covenant

Komentar dan Review film Alien: Covenant

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi