Poster Film Cek Toko Sebelah
  • 8.6/10
  • 7.5/10

Film Cek Toko Sebelah (2016)

Sinopsis film Cek Toko Sebelah

Koh Afuk (Chew Kin Wah) memiliki toko kelontong dan kondisi kesehatannya tidak terlalu baik, ia berharap ada yang meneruskan bisnis kelontongnya. Ia memiliki anak kesayangan yaitu Erwin (Ernest Prakasa) untuk meneruskan usaha kelontongnya. Tetapi Erwin memiliki karir yang bagus diperusahaan advertising, ia memiliki kekasih bernama Natalie (Gisella Anastasia) yang mendukung karirnya.

Sementara itu kakaknya Yohan (Dion Wiyoko) merasa lebih pantas mengurus toko, karena ia adalah anak sulung. Tetapi sifat pembangkangnya dan pernah terlibat kasus narkoba membuat Koh Afuk tetap memilih Erwin sebagai penerusnya. Ayu (Adinia Wirasti) istri Yohan mendukung agar Yohan yang mewarisi tokonya. Timbullah konflik antar keluarga tersebut dan disaat bersamaan terjadi persaingan dengan toko sebelah.

Adegan selama kredit film: Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 28 Desember 2016
  • Durasi 98 menit
  • Sutradara Ernest Prakasa
  • Produser Chand Parwes Servia
  • Produksi PT Kharisma Starvision Plus
  • Distributor PT Kharisma Starvision Plus
  • Genre Comedy, Drama
  • Kelompok Umur SU

Daftar pemain film Cek Toko Sebelah

Review & Ulasan film Cek Toko Sebelah

Angkat topi buat Ernest, film ini lucu & segar serta menjadi penutup film Indonesia yang manis ditahun 2016

| Ditulis oleh:

Saya menonton film ini berlima dan mereka bermacam-macam tipe manusia absurd, ada yang nggak suka film Indonesia, ada yang biasanya masuk bioskop langsung tidur, macam-macam lah pokoknya. Ketika film ini selesai kita ngobrol-ngobrol dan saya bilang akan ngasih film ini rating 7.5 dan mereka semua langsung pada marah-marah. “Kasih nilai 9 dong pelit amat, bagus nih filmnya”, ada yang nyeletuk “8 lah, ada Yeyen 36 D” …

Setelah puas ngeroyok saya, maka saya menyimpulkan tampaknya mereka semua terhibur dengan film ini. Cek Toko Sebelah merupakan film komedi yang disutradarai oleh Ernest Prakasa. Jangan tertipu dengan judulnya, film ini nggak ada hubungannya dengan cek-mengecek toko sebelah, film ini lebih mengutamakan cerita permasalahan keluarga China pemilik sebuah toko sembako.

Koh Afuk yang diperankan dengan baik oleh Chew Kin Wah, aktor Malaysia yang difilm ini berperan sebagai pemilik toko yang sudah kehilangan istrinya. Ia memiliki 2 anak yaitu Yohan anak sulung yang diperankan oleh Dion Wiyoko dan adiknya Erwin yang diperankan oleh Ernest Prakasa. Yohan hidupnya jauh lebih berantakan dari Erwin, bahkan bisa dibilang agak kurang, sedangnya Erwin bekerja di perusahaan advertising yang sukses dan akan dipromosikan menjadi Brand Manager di Singapore.

Suatu ketika Koh Afuk jatuh sakit dan ia mulai memikirkan untuk menyerahkan tokonya kesalah satu anaknya. Seharusnya memang anak sulung yang mendapatkannya tetapi Koh Afuk kurang menyukai anak sulungnya dan lebih menyukai Erwin dan ingin menyerahkan tokonya kepada Erwin. Sementara Yohan memang ingin mengelola tokonya sedangkan Erwin ingin mengejar karirnya yang menyebabkan mereka menjadi ribut. Belum lagi permasalahan dengan seorang pengusaha Robert (Tora Sudiro) yang ingin membeli toko Koh Afuk dan toko sebelahnya.

Deretan Komika Standup Comedian hadir difilm ini menjadi para pegawai toko dan teman-teman Yohan yang jelas memiliki tingkah-tingkah yang lucu. Anda akan tertawa melihat polah tingkah mereka yang konyol. Disini Ernest juga sering menampilkan lelucon yang mengejutkan dan membuat kita misuh (mengumpat) sambil tertawa. Seperti misalnya ketika Yohan dan istrinya naik motor dan akan menabrak taksi, yang membuat Yohan & sopir taksi ribut hingga Yohan mengatakan “Emang negara ini punya bapak lo…” silahkan tonton sendiri filmnya untuk melihat apa yang lucu 😀

Justru difilm ini akting Ernest bisa dibilang kurang. Ia kadang-kadang berbicara dengan bahasa Inggris ketika ngobrol dengan pacarnya Natalie (Gisella Anastasia), ya mungkin mengikuti gaya anak-anak muda eksekutif jaman sekarang. Tetapi malah mengurangi kenikmatan menonton film ini, nggak cocok aja rasanya. Mungkin kalau ngomong bahasa China lebih bagus, seperti Koh Afuk yang beberapa kali stres melihat tingkah laku pegawainya yang blo’on, yang membuat Koh Afuk panas dalam eh mengumpat dalam bahasa China. Jadi setiap muncul adegan Erwin dengan pacarnya bisa dibilang merupakan adegan yang paling tidak bisa dinikmati dalam film ini. Film ini sepertinya akan lebih bagus apabila Ernest duduk dikursi sutradara saja.

Terlepas dari itu semua, secara garis besar film ini bagus, lucu, segar dan kocak. Ada beberapa kali adegan sedih yang berhasil dimasukkan dengan baik oleh Ernest dan tidak mengganggu kelucuan film ini karena ia berhasil memisahkan kapan harus ada adegan sedih diantara lelucon-lelucon konyol difilm ini. Soundtrack difilm ini juga bagus-bagus, karena sepertinya memang film ini digarap dengan serius. Ya, film ini bisa dibilang film yang niat, hal-hal kecil tidak luput dari perhatian dan digarap dengan detail tidak seperti film Indonesia lainnya yang ‘kurang niat’ kalau membuat film.

Bagi Anda yang menyukai film komedi yang segar dan cocok untuk keluarga, film ini cocok bagi Anda. Kalau saya boleh bilang, film komedi terbaik ditahun 2016.

7.5/10

Penulis:

Web Designer lokal yang hobi nonton dan menjadi penulis tetap di bioskoptoday.com, jangan lupa untuk follow Twitter dan Instagramnya.

Trailer film Cek Toko Sebelah

Komentar dan Review film Cek Toko Sebelah

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi