Poster Film Darkest Hour
  • 7.4/10
  • 86%
  • 8/10

Film Darkest Hour (2018)

Sinopsis film Darkest Hour

Menceritakan tentang awal-awal Perang Dunia ke 2 dimana nasib Eropa Barat tergantung dari Perdana Menteri Inggris yang baru saja ditunjuk Winston Churchill (Gary Oldman). Dalam beberapa hari saja, ia harus mengambil keputusan yang berat antara bernegosiasi dengan Hitler atau bertaham dan melawan demi kemerdekaan. Sementara itu Nazi terus masuk ke Eropa Barat dan Winston Churchill harus bertahan mesti Rajanya sendiri agak tidak percaya dengannya serta partainya sendiri yang juga melawannya.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 19 Januari 2018
  • Durasi 125 menit
  • Sutradara Joe Wright
  • Produser -
  • Produksi Perfect World Pictures, Working Title Films
  • Distributor Focus Features
  • Genre Biography, Drama, Historical
  • Kelompok Umur 13+

Daftar pemain film Darkest Hour

Review & Ulasan film Darkest Hour

Gary Oldman lenyap dalam perannya sebagai Winston Churchill dan membuat film ini menjadi film yang sangat inspirational

| Ditulis oleh:

Darkest Hour menambah daftar panjang film yang mengangkat kisah tentang Perang Dunia II. Jika kebanyakan film yang mengangkat tentang Perang Dunia II berisikan adegan perang sepanjang film, Darkest Hour menyajikan hal yang berbeda. Disutradarai oleh Joe Wright, film ini menggandengan banyak cast senior seperti  Gary Oldman, Kristin Scott Thomas, Ben Mendelsohn, Lily James, dan banyak cast senior lain yang Sudah tidak diragukan lagi aktingnya.

Cerita film ini dimulai dari kegaduhan parlemen tentang ketidakmampuan Perdana Menteri Inggris, Neville Chamberlain (Ronald Pickup), dalam menentukan strategi untuk melawan Jerman sampai akhirnya Neville mengundurkan diri. Kosongnya posisi Perdana Menteri pada masa perang membuat Inggris harus segera mencari pengganti untuk posisi tersebut. Tidak lama berselang, dilantiklah Winston Churchill (Gary Oldman).

Naiknya Churchill menjadi Perdana Menteri tidak berjalan mulus. Reputasi Churchill sebagai politisi saat itu memang kurang menguntungkannya. Ia dianggap tidak dapat diandalkan karena kerap terburu-buru dalam mengambil keputusan, yang berakibat fatal sehingga menewaskan ribuan prajurit Inggris dalam perang-perang sebelumnya. Bahkan Raja George VI (Ben Mendelsohn) pun seolah terpaksa menerima keputusan dan melantik Churchill dengan berat hati.

Peran Churchill sangatlah penting dalam mengambil langkah dan strategi guna melawan Nazi Jerman. Hanya dalam waktu beberapa hari menjabat, Churchill harus mengambil keputusan penting yang sangat menentukan nasib kelanjutan seluruh Inggris. Apakah Inggris harus menyerah dan berunding, atau tetap melawan sampai titik darah penghabisan. Dengan tekanan dari Neville dan Halifax (Stephen Dillane) sebagai Menteri Peperangan, Churchill didesak untuk mundur dan melakukan perundingan damai dengan Jerman. Namun, Churchill masih tetap dengan pendiriannya untuk maju berperang dan melawan kediktatoran Hitler. Karena kegigihan dan keteguhannya, lama kelamaan, bukan hanya Raja George VI yang mulai mendukung keputusan Churchill, tapi rakyat Inggris juga beralih mendukungnya menyatakan perang terhadap Nazi.

Darkest Hour mungkin menceritakan kembali salah satu cerita yang paling banyak diceritakan dalam sejarah Inggris. Namun jangan salah, film ini adalah film yang dibuat dengan kecerdasan, keahlian dan efek spesial. Ini bukan cerita tentang bagaimana Inggris memenangkan perang dan juga bukan cerita tentang biografi tokoh Churcill. Film ini lebih dekat dengan film thriller politik yang mengasyikkan.

Film ini juga dapat menjadi guru sejarah yang baik untukmu. Churchill tercatat sebagai salah satu orang Inggris yang paling terkemuka di dunia. Ia memainkan peran penting dalam memimpin negaranya bertahan selama Perang Dunia II. Ia juga diakui membantu meyakinan negara-negara sekutu untuk memenangkan Perang Dunia II dan melawan kekejaman paling buruk yang pernah dialami dunia. Jika kamu pernah menonton film Dunkrik (2017) sebelumnya, kamu akan tahu bahwa ada banyak kapal-kapal sipil yang berlayar ke Dunkrik untuk menyelamatkan ribuan prajurit Inggris yang terjebak di sana. Sedangkan dalam film ini, kamu akan mengerti latar belakang dan rencana dibalik itu. Ternyata, Churchill adalah orang yang mempunyai ide gila tersebut. Keberanian Churchill menemukan dirinya, keberanian yang dia sebarkan kepada rakyat Inggris, keberanian untuk menghormati keyakinan seseorang, keberanian untuk mengubah pikiran seseorang, dan keberanian untuk mengubah dunia, membuat film ini menjadi film yang sangat inspirational.

Darkest Hour juga membawa kita hanyut dalam sudut pandang dua wanita penting yang ahli dalam urusan yang didominasi laki-laki. Pertama adalah istri Churchill, Clemmie (Kristin Scott Thomas) dan seorang sekretaris baru Churchill, Elizabeth Layton yang diperankan oleh Lily James. Mereka memeliki porsi yang cukup, namun sangat mempengaruhi Churchill dalam bersikap dan mengambil keputusan.

Tapi alasan utama Darkest Hour menjadi film yang layak untuk dipertimbangkan adalah akting pemeran utamanya, Gary Oldman. Oldman begitu lenyapnya dalam perannya sebagai Churchill. Jika melihat film ini, Anda akan langsung lupa bahwa itu adalah dia. Ini bukan hanya sekedar prestasi prosthetics dan makeup, juga bukan karikatur atau peniruan identitas. Oldman memberikan Churchill dalam versi lengkap kepada kita. Sehingga tidak heran jika Oldman berhasil memenangkan penghargaan di 75th Golden Globe Award dalam kategori Best Actor.

8/10

Penulis:

on my way to be Fashion Designer

Trailer film Darkest Hour

Komentar dan Review film Darkest Hour

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi