Poster Film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody
  • 7.5/10

Film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody (2017)

Sinopsis film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody

Menceritakan perjalanan 2 tahun setelah Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) menjual kedai kopi mereka untuk keliling Indonesia dan membagikan kopi terbaik. Petualangan mereka dengan mobil VW Kombi Filosofi Kopi akhirnya menemui jalan buntu ketika di Bali mereka kehilangan rekan-rekan mereka yang berpisah. Kini mereka berdua kembali pulang ke Jakarta dan mempunyai mimpi menjadi kedai kopi nomor satu. Tetapi Ben yang Idealis membuat Jody tidak nyaman dan ia merasa selalu dibawah bayang-bayang Ben. Ditambah lagi pertemuan mereka dengan Tarra (Luna Maya) seorang Investor dan Brie (Nadine Alexandra) yang membuat persahabatan mereka dipertaruhkan.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 13 Juli 2017
  • Durasi 108 menit
  • Sutradara Angga Dwimas Sasongko
  • Produser -
  • Produksi Visinema Pictures
  • Distributor -
  • Genre Drama
  • Kelompok Umur 13+

Daftar pemain film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody

Review & Ulasan film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody

Film dengan casting yang okay, quote yang keren, dan soundtrack yang aduhai. Ben & Jody berhasil membuat kita selalu optimis dan muda selalu!

| Ditulis oleh:

Filosofi Kopi 2: Ben & Jody adalah sekuel dari film  Filosofi Kopi yang rilis dua tahun lalu tepatnya tahun 2015. Masih mengangkat dua karakter tokoh utama yang sama dalam film pertama yang diangkat dari cerita pendek karya Dewi Lestari, film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody mengembangkan cerita lain yang tidak terdapat dalam cerita tersebut. Cerita yang diangkat sekarang berlatar dua tahun setelah Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) memutuskan menjual kedai mereka dan melakukan perjalanan keliling Indonesia menggunakan Kombi untuk mengenalkan ‘kopi terbaik’ bagi semua orang.

Perjalanan menyenangkan selama dua tahun terpaksa harus berakhir dengan berhentinya Nana dan menyusul pengunduran diri dua orang barista Filosofi Kopi lainnya dengan alasan mereka masing-masing. Sepeninggalan mereka, Ben & Jody banyak menghadapi konflik sehingga mereka harus memikirkan ulang mimpi mereka dan mulai memikirkan mimpi baru. Ben & Jody akhirnya sepakat untuk pulang ke Jakarta, membangun ulang mimpi mereka yaitu membangun Filosofi Kopi menjadi kedai nomer satu lagi di Jakarta.

Perjalanan Ben & Jody membangun ulang kedai di Jakarta ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Menjamurnya kedai kopi di Jakarta membuat Ben & Jody harus berpikir keras untuk mewujudkan mimpinya tersebut. Apalagi sikap Ben yang idealis mulai membuat Jody jengah. Disatu sisi, Jody juga mulai sadar kalau ia selalu berada di bawah bayang-bayang Ben. Tetapi masalah tidak berhenti sampai di situ, dalam usaha mereka membangun Filosofi Kopi, mereka dipertemukan dengan dua orang wanita cantik yaitu Tarra (Luna Maya), seorang investor yang akan membuat ekspansi bagi Filosofi kopi ke berbagai kota, dan Brie (Nadine Alexandra), barista geek yang kerjanya lelet dan membuat kedai Filosofi Kopi mendapat review buruk di majalah oleh penilai kopi. Lalu bagaimana cerita selanjutnya ya? Apakah ada benih-benih cinta yang tumbuh antara mereka? Lalu bagaimana pula rencana untuk ekspansi Filosofi Kopi ke berbagai kota? Penasaran kan?

Menurut saya film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody ini merupakan film bergenre drama yang mumpuni. Selain casting yang menyegarkan mata, jalan cerita yang ringan tapi penuh dengan pesan positif juga sangat terasa dan mengena. Lagi-lagi Angga Dwimas Sasongko berhasil membuat film yang berdurasi satu setengah jam ini lebih terasa seperti sangat singkat disaksikan. Chemistry antara Chicco & Rio juga sangat mengena dan terlihat sangat alami. Mungkin karena mereka memang sudah beradu acting dari film Filosofi Kopi pertama dan keseharian meraka mengurus kedai Filosofi Kopi di Melawai, Jakarta bersama-sama sehingga mereka tidak memerlukan effort lebih untuk membangun chemistry antara mereka berdua. Ditambah lagi tampilnya Luna dan Nadine  membuat film ini menjadi lengkap karena bukan hanya ada pria-pria tampan, tapi juga wanita-wanita cantik yang actingnya juga sudah tidak diragukan lagi.

Selain casting, acting, dan alur yang tidak membosankan, film ini juga diperkuat oleh naskah dan quote yang ringan tetapi sarat makna. Jenny Jusuf dan Irfan Ramli, sang penulis naskah seakan ingin menonjolkan dunia kopi yang lebih mendasar sehingga mampu membuat drama dan quote yang berat terasa lebih ringan, universal, dan emosional. Kamu yang bukan pecinta kopi rasanya juga mampu menikmati film ini secara utuh. Keterlibatan seniman lokal dan band-band indie di beberapa kota latar lokasi syuting seperti faridstevy dan bandnya FSTVLS di Jogja membuat film ini mempunyai nilai tersendiri. Untuk urusan soundtrack  film ini juga bisa dibilang mumpuni dengan digandengnya band-band indie yang memang sudah bagus karyanya seperti Fourtwnty, Banda Neira, Robi Navicula, dan Leanna Rachel. Dan surprisenya lagi, satu lagu OST film ini berjudul “Sahabat Sejati” milik Sheila On 7, dibawakan dan dinyanyikan langsung oleh Chicco Jerikho dan Rio Dewanto.

Kurangnya film ini, emm… selain pembuka yang terlalu singkat untuk memulai gejolak dan konflik (adegan Nana dan others barista yang mengundurkan diri), juga adanya adegan yang menurut saya sedikit annoying yaitu adegan bertemunya sosok Ben dan Ayahnya. But overall, this movie still can be one of the best movie of the year.

Congratulation Filosofi Kopi 2: Ben & Jody!

7.5/10

Penulis:

on my way to be Fashion Designer

Trailer film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody

Komentar dan Review film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody

2 komentar untuk Filosofi Kopi 2: Ben & Jody

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi