Poster Film Spider-Man: Homecoming
  • 8/10

Film Spider-Man: Homecoming (2017)

Sinopsis film Spider-Man: Homecoming

Spider-Man sangat bersemangat setelah pengalamannya beberapa waktu lalu dengan Avengers. Peter Parker (Tom Holland) pulang kekotanya untuk tinggal bersama Bibi May (Marisa Tomei). Peter Parker sekarang dalam bimbingan Tony Starks (Robert Downey Jr.) dan ia mulai kehidupannya dengan identitas sebagai Spider-Man sambil tetap menjalani kehidupan normal. Kekuatan Spider-Man harus diuji ketika muncul kehadiran Vulture (Michael Keaton) dan juga Shocker (Bokeem Woodbine).

Adegan selama kredit film: Ada
Adegan setelah kredit film: Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 05 Juli 2017
  • Durasi 130 menit
  • Sutradara Jon Watts
  • Produser Kevin Feige, Amy Pascal
  • Produksi Columbia Pictures, Marvel Studios, LStar Capital
  • Distributor Sony Picture Releasing
  • Genre Action, Adventure, Science Fiction
  • Kelompok Umur SU

Daftar pemain film Spider-Man: Homecoming

Review & Ulasan film Spider-Man: Homecoming

Akhirnya ada sosok baru yang cocok menggantikan Tobey Maguire sebagai Peter Parker, perkenalkan Tom Holland

| Ditulis oleh:

Sosok Spider-Man selalu melekat dengan Tobey Maguire dimana ia memerankan 3 film Spider-Man karya Sam Raimi dengan film keduanya melawan Dr. Octopus merupakan yang paling keren. Setelah itu sosok Spider-Man selalu melekat dengan Tobey Maguire hingga Sony merilis The Amazing Spider-Man 1 dan 2 yang diperankan Andrew Garfield dan bisa dibilang gagal.

Kini Marvel dan Sony bekerjasama untuk menghadirkan kembali Spider-Man yang kali ini dibintangi aktor muda Tom Holland. Film Spider-Man: Homecoming dimulai dengan Peter Parker yang memainkan video kejadian di Berlin ketika ia membantu #teamironman melawan #teamcap dalam film Captain America: Civil War. Tetapi disini kita melihatnya dari sisi Peter Parker dimana ia sangat antusias dan cerewet yang memang Spider-Man harus seperti itu. Setelah kejadian tersebut Spider-Man memulai hidupnya sebagai mahasiswa nerd di Queens, Brooklyn yang diawasi oleh Happy yang masih diperankan Jon Favreau.

Bagi yang lupa, Happy ini anak buahnya Tony Starks, ia dibuat stres dengan kelakukan Peter Parker yang meneleponnya, mengirim sms setiap hari untuk menanyakan kapan misi selanjutnya dimulai. Tentu saja Peter tidak digubris dan Peter ingin membuktikannya dengan menjadi “Just your friendly neighborhood Spider-Man” dengan melakukan hal-hal kecil yang kocak dan membuat penonton tertawa. Yap, Peter Parker memang harus seperti itu, sekilas jika ia berbicara dengan kostumnya terasa seperti Tobey Maguire yang berada didalamnya.

Toomes yang diperankan dengan baik oleh Michael Keaton sebagai orang yang mengambil teknologi alien yang merupakan sampah hasil pertarungan Avengers dengan alien dan menggunakannya untuk membuat senjata dan menjualnya dipasar gelap. Toomes sendiri melengkapi dirinya dengan persenjataan tersebut, ya ia adalah Vulture modern dengan peralatan canggih, salah satu musuh awal Spider-Man.

Bukan Spider-Man namanya jika ia hanya melawan 1 musuh, ia juga harus berhadapan dengan Shocker yang merupakan salah satu anak buah Vulture. Hanya saja pertarungan mereka tidak wah hanya sebentar, ya ini pengenalan dimana Spider-Man yang merupakan anak SMA berada dibawah pengawasan dan bimbingan Tony Stark agar ia nantinya bisa menjadi anggota Avengers. Jadi jangan harap ada pertarungan gila-gilaan seperti dalam film Spider-Man 3 atau The Amazing Spider-Man 2. Hei bukankah kedua film tersebut justru gagal? Disini Jon Watts sang sutradara ingin menampilkan sisi manusiawi Peter Parker melihat bagaimana ia menghadapi SMA, menghadapi bully-an di sekolah, kisah cintanya. Dan bukan film Spider-Man namanya jika Peter Parker tidak menghadapi banyak masalah aneh sekaligus yang membuat kita berpikir nanti gimana jadinya, dan difilm ini permasalahan-permasalahan tersebut cukup membuat Peter kewalahan.

Disekolahnya ia memiliki sahabat bernama Ned dan juga tentu saja juga ada orang yang membencinya karena kepintarannya. Tentu saja Peter juga jatuh cinta kepada Liz yang nantinya akan membuat konflik menjadi lebih seru. Didalam Spider-Man nya Sam Raimi yang pertama dan kedua ada momen keren yang penuh emosional ketika warga New York melindungi Spider-Man dari penjahat, yang sayangnya difilm ini momen tersebut tidak ada. Kehadiran Tony Stark benar-benar cukup menghibur, seperti biasa dengan kelakukaannya yang tengil membuat film ini jadi lebih menarik. Apalagi kehadiran Happy yang menjadi pengawas Spider-Man yang sepertinya ia malas melakukan pekerjaan mengurus anak SMA, terlihat dari tampangnya yang selalu malas jika harus ketemu atau menelepon Peter Parker. Seragam Spider-Man kali ini bukan buatan Peter Parker sendiri, tetapi dibuat oleh Tony Stark, ya jadi agak ngaco sih ceritanya kalau dibandingkan Spider-Man yang dulu. Tetapi seragamnya memiliki teknologi-teknologi yang super canggih dan Anda akan melihat tingkah konyol Peter ketika mencoba atau baru mengetahui teknologi-teknologi yang ada di seragamnya.

Dan bagi Anda yang penasaran dengan Bibi May yang kali ini masih muda dan seksi yang diperankan oleh Marisa Tomei, maka Anda beruntung karena Anda akan mendapatkan apa yang Anda inginkan 😂 Salah satu yang saya kurang suka dimana difilm ini Spider-Man begitu mudah terbongkar identitasnya, karena seharusnya Spider-Man akan sekuat tenaga menjaga agar identitasnya tidak bocor.

Diawal film ketika logo Marvel muncul akan terdengar soundtrack Spider-Man karya The Ramones dari film kartunnya jaman dulu. Tiba-tiba saja saat itu saya teringat lagu Blitzkrieg Bop nya Ramones yang entah kenapa tiba-tiba dikabulkan karena lagu tersebut hadir difilm Spider-Man: Homecoming sampai 2 kali. Selamat Jon Watts, kehadiran lagu tersebut merupakan soundtrack yang cocok untuk film ini.

Secara keseluruhan film ini cukup menghibur, lucu, dan Anda akan melihat seperti apa Peter Parker seharusnya. Tom Holland cocok memerankan Peter Parker dan saya siap menonton kelanjutannya untuk melihat kehadiran MJ (Mary Jane) dan tokoh favorit dalam cerita Spider-Man yaitu J. Jonah Jameson. Jangan lupa untuk menunggu adegan after credit dari film ini, karena after credit di film ini merupakan yang paling menyebalkan dari semua film Marvel setelah Deadpool.

8/10

Penulis:

Web Designer lokal yang hobi nonton dan menjadi penulis tetap di bioskoptoday.com, jangan lupa untuk follow Twitter dan Instagramnya.

Trailer film Spider-Man: Homecoming

Komentar dan Review film Spider-Man: Homecoming

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi