Poster Film T2 Trainspotting
  • 7.5/10

Film T2 Trainspotting (2017)

Sinopsis film T2 Trainspotting

Setelah 20 tahun berlalu dan mengkhianati temannya dengan membawa lari hampir semua uang, Mark Renton (Ewan McGregor) kembali ke Edinburgh. Ia mencari Spud (Ewen Bremner), Simon (Jonny Lee Miller) dan Begbie (Robert Carlyle). Kehidupan Spud dan Simon tidak lebih baik sejak terakhir mereka bertemu, apalagi Begbie yang kini dipenjara dan yang ada dipikirannya sekarang hanyalah balas dendam.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 31 Maret 2017
  • Durasi 117 menit
  • Sutradara Danny Boyle
  • Produser Bernard Bellew, Danny Boyle, Christian Colson, Andrew Macdonald
  • Produksi Film4, Creative Scotland, Cloud Eight Films, DNA Films, Decibel Films
  • Distributor Tristar Pictures
  • Genre Comedy, Drama
  • Kelompok Umur 21+

Daftar pemain film T2 Trainspotting

Review & Ulasan film T2 Trainspotting

Persahabatan para pecandu yang menua setelah 20 tahun berlalu

| Ditulis oleh:

First, there’s an opportunity. And then, there is a betrayal.

Pernahkah kamu dikhianati oleh sahabat terbaik? Bagaimana perasaanmu? Sejauh mana pengkhianatan itu memengaruhi hidupmu? Lantas apa yang dilakukan sahabatmu tersebut untuk memperbaikinya? Berbagai pertanyaan inilah yang coba diungkap dalam film.

Setelah 20 tahun menghilang, Mark Renton (Ewan McGregor) kembali ke Edinburgh, tempat satu-satunya yang ia anggap sebagai rumah meskipun telah banyak perubahan. Ia kembali kesana untuk menebus kesalahan yang pernah ia lakukan kepada teman-temannya, Daniel "Spud" Murphy (Ewen Bremner) dan Simon "Sick Boy" Williamson (Jonny Lee Miller), sementara itu ia menghindar dari sang psikopat, Francis "Franco" Begbie (Robert Carlyle) yang masih menyimpan dendam.

T2 Trainspotting secara sekilas memiliki kisah sederhana tentang pergulatan empat manusia yang pernah menjadi sahabat sejak kecil dan melakukan berbagai tindakan kriminal. Cerita yang banyak engkau temui, akan tetapi bumbu filmnya yang terasa sedap. Film keren yang bercerita mengenai banyak hal. Mulai dari berbagai kritik sosial tentang British Summer Time hingga slogan choose life. Berbagai tindakan pecandu heroin yang jujur sekaligus kocak. Apakah saya perlu menceritakannya? Kurasa tak perlu.

Pada mulanya saat melihat judul serasa familiar. Butuh perjudian untuk menuntaskan rasa penasaran. Dan ternyata memang benar jika film ini terasa tak asing karena hasil adaptasi dari novel Trainspotting karya Irvine Welsh. Perbedaan pasti ada dengan novelnya, namun masih tetap menyenangkan untuk diikuti. Secara pribadi bukan perjudian yang terlalu buruk. Saya baru mengerti kata T2 dalam judul yang menandakan bahwa ini adalah film sekuel dari Trainspotting.

Danny Boyle yang kukenal dari Slumdoge Millionaire dan 127 Hours mampu membawa nuansa film yang berbeda: unik, ceria, dan megah. Penonton yang belum sempat prekuelnya tak perlu khawatir. Danny Boyle memberikan sebuah jembatan melalui cuplikan-cuplikan singkat sehingga kita masih dapat mengikutinya. Nuansa pop culture begitu terasa dengan permainan warna dalam film. Sinematografi yang keren dan perubahan scene yang cepat, namun terasa halus dan tak mengganggu. Akting para aktor yang padu serta mampu menggugah emosi dengan karakternya masing-masing. Salut untuk Ewen Bremmer yang mampu memaikan Spud dengan baik dan berkembang. Belum lagi dukungan musik-musik yang terasa segar, khususnya dentuman drum musik Lust For Life yang dipopulerkan Iggy Pop yang nyempil di sepanjang film dan menghentak di akhir yang membuatmu tanpa sadar ikut bergoyang.

Jangan pernah menonton film ini. Saya sarankan tak usah. Terutama saat bulan puasa karena dapat menyebabkan suara terbahak hingga membangunkan tetangga yang sedang beribadah ‘tidur siang’, memaki-maki tidak jelas, dan tentunya terharu (semoga tidak sampai menangis). Bagi yang sudah tua dan pernah menonton prekuelnya, namun tetap ngotot menonton saya ucapkan selamat bernostalgia. Jangan terlalu kecewa karena membandingkannya dengan masa lalu akan selalu lebih indah. Bagi kaum papa muda yang belum pernah menonton, semoga dapat bersenang-senang.

Ah, jadi teringat kata-kata dalam novelnya: Now there is apparently a causal link between heroin addiction and vegetarianism.

7.5/10

Penulis:

Pecinta buku & film. Follow Instagramnya @irfa_ronaboyd_muhadiharja

Trailer film T2 Trainspotting

Komentar dan Review film T2 Trainspotting

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi