Ini Dia Aktor-Aktor yang Pernah Memerankan Batman. Siapa Sajakah Mereka?

| Tidak ada komentar

Ini Dia Aktor-Aktor yang Pernah Memerankan Batman. Siapa Sajakah Mereka?

Batman adalah karakter superhero fiksi yang muncul di buku komik Amerika yang diterbitkan oleh DC Comics. Karakter itu diciptakan oleh seniman Bob Kane dan penulis Bill Finger, dan pertama kali muncul di Detective Comics #27 (1939). Awalnya dinamai "Bat-Man", karakter ini juga disebut dengan julukan seperti Caped Crusader, Dark Knight, dan Detektif Terbesar di Dunia.

Identitas rahasia Batman adalah Bruce Wayne, seorang playboy Amerika yang kaya, dermawan, dan pemilik Wayne Enterprises. Setelah menyaksikan pembunuhan orang tuanya Dr. Thomas Wayne dan Martha Wayne saat kecil, dia bersumpah untuk membalas dendam terhadap penjahat, sebuah sumpah yang digerakkan oleh rasa keadilan. Bruce Wayne melatih dirinya secara fisik dan intelektual dan menciptakan persona yang terinspirasi kelelawar untuk melawan kejahatan. Tidak seperti kebanyakan pahlawan super, Batman tidak memiliki kekuatan super; Sebaliknya, ia bergantung pada intelektualitas, kecakapan fisik, kemampuan bela diri, keterampilan detektif, sains dan teknologi, kekayaan yang luas, dan intimidasi.

Batman telah dimainkan dalam film dan televisi oleh 8 (delapan) aktor peran, yaitu: Lewis Wilson, Robert Lowery, Adam West, Michael Keaton, Val Kilmer, George Clooney, Christian Bale, dan Ben Affleck. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa karakter Batman ini karakter yang sudah diperankan oleh banyak aktor, bahkan bisa disebut yang terbanyak di antara superhero yang lainnya dalam sejarah perfilman. Ya masing-masing aktor tersebut memang hanya bermain dalam 1 film Batman. Tapi setelah The Dark Knight Rises, Christian Bale telah menjadi orang pertama yang telah memainkan Bruce Wayne dan alter-egonya lebih dari dua kali di layar perak. Dia tidak memiliki banyak pesaing. Dan kita membayangkan bahwa dengan jenis kesepakatan yang telah tercapai di WB bahwa Ben Affleck memiliki kesempatan bagus ikut serta disebut sebagai aktor yang memainkan peran tersebut lebih dari 1 film, terutama jika kita menghitung cameo -nya di film Suicide Squad, yang akan membuat Justice League menjadi film ketiganya sebagai Batman.

Dalam produksi film animasi pun, karakter ini juga butuh pengisi suara. Kevin Conroy, Bruce Greenwood, Peter Weller, Anthony Ruivivar, Jason O'Mara, dan Will Arnett telah memberikan suara untuk karakter ini.

Baca juga: The Batman Tambahkan Andy Serkis Dalam Daftar Permainnya

Nah mari kita lihat satu persatu para aktor yang pernah memerankan tokoh superhero ini:

Lewis G Wilson

Wilson adalah aktor pertama dan termuda yang pernah memainkan Batman dewasa, dan juga yang paling tidak berhasil. Pada usia 23 tahun dia memerankan Batman, yaitu pada tahun 1943. Salah satu kritikus menggambarkan Wilson sebagai "thick about the middle". Mungkin karena itulah dia memakai sabuknya tepat di bawah dadanya. Kritikus juga mengeluhkan suaranya yang terlalu tinggi dan dia memiliki aksen Boston. Itu tentu saja tidak akan menjadi yang terakhir seseorang mengeluh tentang suara Batman.

Setelah Batman, karir Wilson tidak sampai ke mana-mana. Sebagian besar perannya tidak dikenal. Bagian film terbesarnya berikutnya mungkin ada dalam kuis klasik Bowanga Bowanga tahun 1951. Beberapa tahun kemudian dia keluar dari showbiz sama sekali. Putranya, Michael G. Wilson, bagaimanapun juga bernasib lebih baik di Hollywood, menjadi produser eksekutif dari seri James Bond. Lewis G. Wilson meninggal pada tahun 2000.

Robert Lowrey

Lowery mengambil alih peran dalam serial selanjutnya, Batman And Robin 1949. Tidak seperti Lewis, Lowery, 36 saat itu, adalah seorang aktor veteran, setelah muncul di The Mark Of Zorro (1940), The Mummy's Ghost (1944), dan Dangerous Passage (1944). Dia juga mengenakan Batsuit lebih pas.

Meskipun Lowery tidak pernah memainkan Batman di film lain, dia bisa membuat sejarah superher-nya sendiri. Pada tahun 1956 ia menjadi bintang tamu dalam sebuah episode The Adventures Of Superman, menandai saat pertama kali aktor Batman berbagi screen dengan aktor Superman. (Keduanya juga muncul bersama pada hari-hari pra-superhero mereka, dalam film propaganda anti-VD WWII berjudul Sex Hygiene).

Setelah memerankan Batman, Lowrey menikmati 20 tahun lagi di dunia film dan TV. Dia meninggal pada tahun 1971.

Adam West

William West Anderson atau kita lebih mengenal aktor ini dengan nama Adam West. Entah Anda menyukainya karena pesonanya atau malah membencinya karena telah merusak citra Batman selama beberapa dekade.
William Dozier adalah produser yang membawa West utuk memerankan tokoh superhero kita ini setelah melihat dia memerankan tokoh mata-mata yang mirip seperti James Bond, Kapten Q dalam sebuah iklan TV Nestlé Quik.
Pada tahun 1977 ia kemudian menjadi pengisi suara Batman dalam The Adventures of Batman. Dia masa-masa tersebut merupakan masa terburuk dalam karirnya.
Kebangkitan West sebagai pop-culture icon dimulai pada awal 90-an, saat ia ikut dalam Lookwell yang diproduseri oleh Conan O'Brien dan Robert Smigel. Sejak saat itu popularitasnya meningkat dan hingga sekarang dia tampil secara reguler dalam serial animasi Family Guy.

Michael Keaton

Butuh waktu lebih dari 20 tahun bagi Adam West untuk kehilangan eksklusivitasnya pada Batman.

Ketika sutradara Tim Burton (yang seperti Dozier bukan penggemar buku komik) dan Michael Keaton diumumkan untuk film Batman tahun 1989, penggemar mulai tidak setuju. Pemilihan Keaton menyebabkan kontroversi sehingga 50.000 surat protes dikirim ke kantor Warner Bros. Dalam upaya untuk menenangkan para penentang, co-creator Bob Kane dipekerjakan sebagai konsultan kreatif film ini.

Bintang Hollywood lainnya yang dipertimbangkan untuk peran Batman termasuk Mel Gibson, Kevin Costner, Charlie Sheen, Pierce Brosnan, Tom Selleck, dan Bill Murray. Tapi produser Jon Peters mengatakan dia memilih Keaton karena "Citra Batman adalah tipe model pria yang hebat, tapi saya menginginkan seorang pria yang merupakan orang sungguhan yang kebetulan memakai baju besi aneh ini. Seorang pria yang lucu dan menyeramkan. Keaton memiliki keduanya. Dia punya sisi yang eksplosif dan gila."

Studio dan fans tidak perlu khawatir. Penampilan Keaton mendapat sambutan bagus, dan Batman berhasil menembus box office. Majalah Variety menulis, "Michael Keaton dapat menggambarkan intensitas karakter angker, dan nampaknya sangat kesepian dan obsesif tanpa Robin untuk berbagi eksploitasinya." Keaton dihargai dengan menjadi aktor pertama yang memainkan peran di layar lebar. Dan pada tahun 1992 dalam film Batman Returns, Keaton kembali mendapatkan sambutan positif.

Tentu saja kebangkitan karir Keaton berkat Birdman yang spektakuler, dia bahkan berperan sebagai Vulture, musuh Spider-Man di Spider-Man: Homecoming!

Val Kilmer

Ketika franchise Batman diserahkan kepada sutradara Joel Schumacher, Keaton memutuskan untuk tidak kembali bermain. Daniel Day-Lewis, Ralph Fiennes, William Baldwin, dan Johnny Depp dilaporkan dianggap menjadi kandidat untuk sebagai penggantinya. Tapi akhirnya peran tersebut akhirnya diambil oleh Val Kilmer - mungkin ini adalah Batman yang paling mudah dilupakan dari Batman modern. Ada yang ingat?

Schumacher tertarik pada Kilmer untuk bermain dalam Batman Forever 1995 setelah melihat dia di Tombstone (di mana ia bermain sebagai Doc Holiday, yang juga pernah dimainkan oleh Adam West dalam sebuah film sebelum ia bermain dalam serial TV Batman). Kilmer diduga menerima peran tersebut bahkan tanpa membaca naskahnya atau mengetahui siapa sutradara baru itu.

Schumacher dengan cepat mengenal siapa Kilmer, dan keduanya bersilang pendapat di lokasi syuting. Schumacher kemudian mengatakan Kilmer sebagai "kekanak-kanakan," mengklaim bahwa dia telah membuat masalah dengan para kru dan menolak untuk berbicara dengannya selama dua minggu setelah sang sutradara meminta bintangnya itu untuk berhenti bersikap kasar.

Penampilan Kilmer mendapat kritikan. Seperti yang dikatakan The New York Times, "Kostum yang dikenakan oleh Val Kilmer, membuat Batman tampak lebih bagus tapi tidak lebih baik daripada Michael Keaton." Bob Kane merasa sebaliknya, mengatakan bahwa menurutnya Kilmer melakukan pekerjaan terbaik dari semua Aktor yang telah memainkan Batman sampai saat itu.

Film ini tampil lebih baik dari pada Batman Returns di box office, namun Kilmer ditakdirkan hanya menjadi seorang Caped Crusader dalam satu tahun. Antara sikap buruknya dan kekhawatirannya bahwa sang superhero tidak mendapatkan banyak waktu sebagai penjahat, ia meninggalkan Batcave untuk selamanya. Alih-alih bermain di Batman & Robin 1997, dia bermain dalam The Saint.

Setelah tampil sebagai Batman, karir Kilmer pun merosot tajam.

George Clooney

Batman & Robin adalah sebuah bencana, penuh dengan homoeroticism. Clooney bahkan pernah bercanda bahwa ia ikut membantu membunuh franchise tersebut. "Joel Schumacher mengatakan kepada saya bahwa kami tidak pernah membuat film Batman lagi karena Batman adalah seorang gay." Aktor tersebut juga menyebut film itu "buang-buang uang".

Pada tahun 1997, Mick LaSalle dari San Francisco Chronicle menulis, "George Clooney adalah sebuah kesalahan besar dan dia tidak layak untuk masuk dalam sejarah Batman." Batman & Robin menerima 11 nominasi di Razzie Awards yaitu penghargaan terhadap film-film terburuk sepanjang masa. Ini juga merupakan pencapaian box office terburuk dalam sejarah film Batman modern.

Tapi semua itu tidak membuat karier Clooney hancur. Setelah Batman, dia melanjutkan membintangi Out of Sight (dengan cameo dari Michael Keaton), Three Kings, dan O Brother, Where Art Thou? Dalam tiga tahun ke depan.

Christian Bale

Di era Adam West dan George Clooney, Batman sepertinya ditakdirkan untuk menjadi lelucon. Lalu datanglah Christopher Nolan. Sutradara Memento dan Insomnia ini yang akan mengangkat kembali Batman dari jurang keterpurukan.

Pada awalnya untuk peran Batman / Bruce Wayne adalah Billy Crudup, Jake Gyllenhaal, Joshua Jackson, Heath Ledger, dan Cillian Murphy. Tapi Nolan akhirnya memilih Christian Bale, menjelaskan bahwa "dia memiliki keseimbangan antara kegelapan dan cahaya yang kami cari."

Bale mendapat ulasan yang secara umum bagus untuk Batman Begins tahun 2005, dengan beberapa kritikus mengatakan bahwa hal itu mengingatkan mereka pada American Psycho. Yang menjadi kekurangan adalah suaranya. seorang reviewer membandingkan suara Bale dengan "seorang anak berusia 10 tahun yang memakai suara 'orang dewasa' untuk melakukan prank call."

Bahkan Kevin Conroy, mengatakan bahwa suara Bale "menggelikan" dan meminta aktor tersebut untuk berhenti saja.

Tetapi rupanya Christian Bale menjadi sosok yang begitu penting bagi Nolan, ini dibuktikan dengan dilibatkannya Bale dalam film Batman yang kedua, The Dark Knight. Ini satu-satunya film superhero yang memenangkan Oscar dalam kategori akting, untuk Joker yang dimainkan Heath Ledger, dan dianggap berpengaruh mengapa sekarang terdapat 10 film dalam nominasi, bukan lima untuk Best Picture. Hal ini terjadi setelah The Dark Knight dilecehkan pada tahun 2009.

Ben Affleck

Sering dikatakan bahwa sejarah berulang dengan sendirinya, dan begitu juga saat Ben Affleck berperan sebagai Batman dalam film yang disutradarai Zoy Snyder yang kontroversial, Batman v Superman: Dawn of Justice. Affleck merasa percaya diri karena melihat film yang dia sutradarai, Argo, memenangkan Best Picture di Academy Awards, yang membuat salah satu comeback karir paling hebat dalam sejarah Hollywood. Dia juga sedang berada di tengah syuting Gone Girl dengan sutradara legendaris David Fincher.

Seperti halnya Michael Keaton pada masa sebelumnya, Ben Affleck menikmati pemujaan penggemar hanya beberapa tahun setelah reaksi keras yang dia terima. Tentu saja, penggambaran sebenarnya dari The Dark Knight di tangan sutradara Snyder jauh kurang disuaki secara umum. Sebagai catatan, Affleck memberikan performa yang solid sebagai Batman. Dia sama angkuhnya dan secara emosional sulit dipahami, sama seperti Bruce Wayne yang diperankan Michael Keaton, atau sebagai orang yang mulia dan secara psikologis terpecah dalam karakter Christian Bale. Kenyataannya, Affleck tidak memiliki kualitas interpretasi pemain. Tapi yang dia miliki adalah fisik yang sempurna untuk peran tersebut yang tidak bisa diberikan oleh aktor sebelumnya, dan karisma yang gagah berani yang dimiliki aktor lainnya tidak ada atau kurang diperhatikan.

Beberapa penggemar bahkan mengatakan dia bisa menjadi Batman yang sempurna karena penampilan dan pesona alaminya.

Nah itu tadi para aktor yang sukses dan yang tidak berhasil memerankan Batman. Yang mana Batman favoritmu?

Tag: , ,

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi