Box Office Justice League Hancur Di Pasar Amerika Tetapi Kuat Di Pasar Internasional

| Tidak ada komentar

Box Office Justice League Hancur Di Pasar Amerika Tetapi Kuat Di Pasar Internasional

Justice League sudah dirilis dan diminggu pertamanya kemarin film ini mendapatkan jumlah penonton dibawah prediksi awal untuk pasar Amerika. Justice League merupakan jawaban DC atas The Avengers hanya saja dari awal produksinya film Justice League sudah mengalami banyak masalah. Mulai dari mundurnya Zack Snyder sang sutradara ketika anaknya meninggal yang kemudian digantikan oleh Joss Whedon yang melakukan tambahan syuting ulang. Belum lagi masalah kumis Henry Cavill sebagai pemeran Superman yang ketika syuting ulang ia masih syuting Mission Impossible 6 dan ia dilarang mencukur kumisnya.

Warner Bros. bahkan menahan hasil review kritikus dan skor Rottentomatoes hingga detik-detik terakhir penayangan filmnya. Ya, berbeda dengan Wonder Woman yang menuai banyak pujian, Justice League cukup banyak dikritik oleh para kritikus ya walaupun tidak separah Suicide Squad.

Tampaknya kritik-kritik tersebut cukup memberikan efek bagi performa film Justice League terutama untuk pasar Amerika. Ini terbukti bahwa film Justice League di minggu pertamanya hanya mendapatkan pemasukkan sebesar USD$ 96 juta dari prediksi awal USD$ 110 juta. Jauh jika dibandingkan dengan saingannya The Avengers yang berhasil mendapatkan USD$ 200 juta diminggu pertamanya. Padahal Batman v Superman: Dawn of Justice mendapatkan USD$ 166 juta, Suicide Squad yang dihina habis-habisan saja berhasil mendapatkan USD$ 133 juta diminggu pertamanya.

Baca juga: 9 Film Yang Harus Dirombak Karena Kecaman Netizen

Tetapi untuk pasar Internasional, Justice League termasuk tinggi dengan pemasukan sebesar USD$ 185 juta sehingga total seluruh dunia diminggu pertamanya film ini berhasil mendapatkan pemasukkan sebesar USD$ 281 juta. China merupakan pasar terbesar dengan pemasukan sebesar USD$ 51 juta yang diikuti dengan Brazil sebesar USD$ 14 juta.

Bagaimana dengan Indonesia? Pasar Indonesia juga cukup besar bagi Justice League yang berhasil mendapatkan pemasukkan sebesar USD$ 5.8 juta atau sekitar 75 Milyar. Tampaknya Indonesia telah menjadi pasar baru bagi film-film superhero. Justice League sendiri dikabarkan menelan biaya produksi sebesar USD$ 300 juta, tentu saja kini mereka berharap bahwa film ini akan terus laris dipasar Internasional.

Tag:

Penulis:

nocturnal mama with multiples

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi