Brad Pitt Dan Leonardo DiCaprio Akan Berduet Di Film Arahan Tarantino

| Tidak ada komentar

Brad Pitt Dan Leonardo DiCaprio Akan Berduet Di Film Arahan Tarantino

Proyek film ke-9 Quentin Tarantino tak cuma mengandalkan nama besar sang sutradara, tapi juga kolaborasi performa aktor-aktor top di generasi ini: Brad Pitt dan Leonardo DiCaprio. Tak heran, film berjudul Once Upon A Time in Hollywood itu sudah diperebutkan oleh studio-studio raksasa, bahkan sejak sebelum dirilis.

Brad Pitt akhirnya berhasil 'memenangkan pertarungan sengit' untuk bisa tampil bersama Leonardo DiCaprio di film terbaru Quentin Tarantino. Ya, Anda tak salah dengar. Bahkan aktor sepopuler Brad Pitt pun masih harus berjuang menyingkirkan lawan-lawannya, mengingat ini adalah film feature ke-9 dari sutradara kondang Quentin Tarantino. Tak main-main, saingan Brad Pitt yang selama ini santer dirumorkan adalah Tom Cruise.

Mengapa Quentin Tarantino Begitu Spesial?

Sejak debut pertama kali di tahun 1992 dengan film indie Reservoire Dogs, Quentin Tarantino tak pernah absen menelurkan karya-karya fenomenal yang dikagumi pengamat dan audience; hampir semua filmnya berprestasi di Box Office maupun ajang penghargaan. Beberapa contoh film Tarantino yang dikenal luas adalah Pulp Fiction (1994), dwilogi Kill Bill (2003-2004), Inglorious Basterds (2009), Django Unchained (2012), dan yang paling baru, The Hateful Eight (2015).

Baca juga: 10 Aktor Dengan Gaji Termahal Sepanjang Masa

Film baru Quentin Tarantino

Ditambah lagi, Tarantino telah berulang kali menegaskan niatnya untuk pensiun dari hiruk pikuk Hollywood, setelah menyutradarai film feature ke-10. Jadi, Once Upon A Time in Hollywood yang menjadi karya kesembilan jelas semakin diantisipasi oleh berbagai pihak.

Mengungkap Kasus Sharon Tate

Once Upon A Time in Hollywood memiliki dua pemeran utama, dan kisahnya berfokus pada dinamika antara seorang aktor veteran dan stuntman-nya. DiCaprio akan memerankan Rick Dalton, bintang Hollywood yang popularitasnya sudah memudar. Sementara itu, Brad Pitt dipercaya memainkan tokoh Cliff Boothe, stuntman Dalton yang sudah lama bekerja sama dengannya.

Tak cuma dinamika antara dua karakter tersebut, film ini juga mengupas realita kehidupan di Hollywood dan koneksi keduanya dengan kematian Sharon Tate.

"Saya telah mengerjakan naskah film ini selama 5 tahun, juga tinggal di Los Angeles seumur hidup saya, termasuk di tahun 1969 ketika saya masih berusia 7 tahun. Saya sangat antusias untuk menyajikan sisi LA dan Hollywood yang saat ini tak lagi ada. Dan saya sangat senang dengan kolaborasi dinamis antara Dicaprio dan Pitt sebagai Rick dan Cliff," demikian tutur Tarantino.

Seagai informasi, film ini sudah menjadi rebutan bahkan sebelum Leonardo Dicaprio resmi dikabarkan bergabung. 'Pertempuran' itu pada akhirnya dimenangkan Sony. Menariknya, 8 film feature Quentin Tarantino sebelumnya selalu didistribusikan Weinstein, studio yang kini tengah di ujung kebangkrutan setelah pemiliknya diterpa mega skandal seks.

Once Upon A Time akan menandai reuni kedua Tarantino dengan DiCaprio setelah Django Unchained, juga menjadi kerjasama kedua sang sutradara dengan Brad Pitt setelah Inglorious Basterds.

Brad Pitt Rela Undur World War Z 2

Demi melakoni proses syuting Once Upon A Time in Hollywood, Brad Pitt dikabarkan harus mengorbankan sekuel World War Z yang sedianya sudah siap digarap David Fincher. Tak kalah kondang dari Tarantino, Fincher merupakan sutradara berprestasi yang pernah beberapa kali bekerjasama dengan Brad Pitt di film-film sukses (Se7en, Fight Club, dan Curious Case of Benjamin Button).

World War Z 2 sendiri akan dirilis studio Paramount sebagai lanjutan dari film pertamanya yang menghimpun kesuksesan besar di tahun 2013. Proyek sekuel ini sebenarnya sudah mangkrak cukup lama dan berkali-kali ditunda. Rencana awal Paramount adalah merilis World War Z 2 di tahun 2017, tetapi kemudian mundur hingga ke tahun 2019. Dengan penundaan terbaru ini, film sekuel tersebut diperkirakan baru akan meluncur pada tahun 2020.

Apakah pengorbanan ini akan terbayar atau justru sebaliknya? Melihat rekor Pitt, DiCaprio, dan Tarantino yang konsisten mengukir prestasi, banyak pihak yakin akan kesuksesan film ini. Bagaimanapun juga, Quentin Tarantino sudah dua kali memenangkan Oscar, Leonardo DiCaprio telah menjadi langganan di nominasi Academy Awards (juga memenangkan piala lewat The Revenant), dan Brad Pitt memiliki reputasi sebagai produser peraih Oscar (melalui 12 Years a Slave), di samping mencatatkan namanya di papan nominasi aktor terbaik juga.

Namun sebelum benar-benar dirilis, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Kita tunggu saja bagaimana hasilnya di tahun depan.

Tag: , , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi