Tomb Raider Gagal Gulingkan Black Panther Dari Puncak Tangga Box Office

| Tidak ada komentar

Tomb Raider Gagal Gulingkan Black Panther Dari Puncak Tangga Box Office

Film reboot Tomb Raider yang baru saja rilis pekan lalu harus puas berjajar di posisi kedua dalam daftar Box Office mingguan AS. Kisah baru Lara Croft nyatanya tak cukup kuat untuk menggulingkan Black Panther yang sudah menduduki tahta juara selama 5 pekan berturut-turut.

Tomb Raider merupakan film action Blockbuster yang diadaptasi dari Video Game. Di awal tahun 2000-an, rilis seri film Tomb Raider cukup sukses dan ikonik dengan aksi Lara Croft yang kala itu diperankan oleh Angelina Jolie. Lebih dari satu dekade berselang, petualangan si wanita tangguh Lara Croft kembali dihidupkan dengan Alicia Vikander di kursi pemeran utama.

Menjanjikan kisah Lara Croft yang lebih personal dan berbagai aksi menegangkan yang tak kalah seru dari film-film sebelumnya, Tomb Raider berhasil mengumpulkan $23.5 juta di minggu pertamanya. Sayang, pendapatan itu masih kalah dari Black Panther yang 'melaju kencang' dan masih sanggup mengumpulkan $27 juta di minggu kelimanya.

Baca juga: Dora Tak Sanggup Kalahkan Hobbs And Shaw Di Box Office AS

Raihan Box Office minggu pertama Tomb Raider masih jauh dari budget $94 juta yang digelontorkan oleh Warner Bros. Bahkan, angka $23 juta tidak jauh berbeda dari pendapatan minggu pertama film Tomb Raider: Cradle of Life, yang hanya meraup $21 juta dan dianggap gagal. Karena kualitasnya yang juga mengecewakan, film keluaran tahun 2003 itu pun menjadi akhir franchise Tomb Raider era Angelina Jolie.

Kehadiran Alicia Vikander diharapkan bisa menjadi wajah baru yang membawa angin segar bagi seri film Tomb Raider. Maklum, popularitas aktris tersebut melejit setelah ia meraih penghargaan Aktris Pendukung Terbaik di Academy Awards beberapa tahun lalu.

Namun, aksi Vikander sebagai Lara Croft ternyata disambut biasa saja oleh para pengamat dan audience. Ia dinilai bisa menghadirkan sesuatu yang baru dan bisa lepas dari bayang-bayang Lara Croft versi Angelina Jolie. Akan tetapi, performanya tak mampu menyelamatkan film Tomb Raider, yang secara umum dianggap sangat standar dan terlalu mengandalkan efek visual.

Hingga berita ini ditulis, Tomb Raider hanya mendapat rating 50% dari Rotten Tomatoes. Survey CinemaScore yang merangkum penilaian audience langsung dari bioskop-bioskop pun hanya menunjukkan skor B dari skala A sampai F.

Sebagai informasi, nilai CinemaScore cukup berpengaruh pada proyeksi Box Office AS, karena sebagian besar pengunjung bioskop menjadikan rating tersebut sebagai referensi nonton film.

Black Panther Kembali Torehkan Rekor Box Office

Dengan catatan Box Office Tomb Raider yang hanya mencapai $23 juta di minggu sebelumnya, Black Panther masih kokoh di puncak dan menjadi juara untuk kelima kalinya. Ini merupakan rekor mengejutkan, karena film terakhir yang berhasil menduduki nomor satu selama lima minggu berturut-turut adalah Avatar di tahun 2009.

Di pekan sebelumnya, film A Wrinke in Time sempat mengancam posisi Black Panther. Namun sinema yang turut dibintangi Oprah Winfery itu underperform dan debut di bawah Black Panther. Di minggu ini, A Wrinkle in Time sudah turun ke posisi 4 dan mengumpulkan pendapatan sebesar $16.4 juta.

Menutup pekan kelima dengan $27 juta, Black Panther kini sudah mengumpulkan total Box Office domestik sebesar $605.4 juta. Capaian itu mengantarkan Black Panther sebagai film kedua (setelah Star Wars: The Force Awakens) tercepat yang meraih $600 juta di Box Office AS.

Sedangkan secara keseluruhan, Black Panther kini hampir mengejar Star Wars: The Last Jedi ($619.7 juta) dan film pertama Avengers ($623.3 juta). Jika fenomena Black Panther tak segera melambat, maka dua film itu bisa benar-benar terlampaui oleh total pendapatan domestik Black Panther.

Black Panther kembali pecahkan rekor

Secara global, film Marvel yang menghadirkan Chadwick Boseman dan Michael B. Jordan itu sudah berhasil menembus angka $1 miliar. Prestasi itu jauh melampaui proyeksi awal Marvel yang tahun ini juga bakal meluncurkan proyek akbar Avengers: Infinity War. Sebelum kehadiran film gabungan superhero itu di akhir bulan April, Black Panther akan bertarung menghadapi Pacific Rim: Uprising, dan film sci-fi besutan Steven Spielberg, Ready Player One.

Disinyalir, Black Panther akan gagal mempertahankan posisi juaranya di 2 minggu ke depan karena kedua film itu. Beberapa pengamat Box Office menilai, kesuksesan luar biasa Black Panther tidak hanya bersumber dari pujian kritikus, nama besar Marvel, dan sensasi yang ditimbulkan dari rasa solidaritas kaum kulit hitam saja, tetapi juga arena persaingan yang cenderung sepi di bulan Februari.

Tag: , , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi