Avengers: Infinity War Pecahkan Rekor Penjualan Tiket Prarilis

| Tidak ada komentar

Avengers: Infinity War Pecahkan Rekor Penjualan Tiket Prarilis

Bersamaan dengan kemunculan trailer kedua Avengers: Infinity War beberapa hari lalu, Marvel mulai membuka Pre-Order untuk tiket nonton film tersebut melalui Fandango. Hanya dalam waktu 6 jam, jumlah penjualan tiket Avengers: Infinity War sudah memecahkan rekor film superhero terlaris sepanjang masa.

Dilansir dari media Deadline, Avengers: Infinity War telah secara resmi melampaui pencapaian Black Panther dan Batman v Superman: Dawn of Justice. Sebelumnya, kedua film itu berjajar di deretan paling atas dalam daftar film superhero yang meraih rekor penjualan tercepat versi Fandango. Untuk diketahui, Fandango adalah raksasa penjual tiket online di industri perfilman Amerika Serikat. Situs agregator rating film paling terkenal saat ini, Rotten Tomatoes, adalah salah satu media yang dimiliki Fandango.

Karena pengaruhnya yang besar, penjualan tiket prarilis di Fandango kerap menjadi tolak ukur untuk memperkirakan potensi kesuksesan Box Office domestik sebuah film. Ketika Black Panther berhasil mengalahkan Batman v Superman: Dawn of Justice di kategori film superhero, media perfilman Hollywood cukup dihebohkan, karena kabar tersebut merupakan sinyal kesuksesan tak biasa. Bayangkan saja, bahkan Captain America: Civil War pun tak mampu menggeser prestasi Batman v Superman dalam hal ini.

Baca juga: Sutradara Deadpool 2 Bidik Blade Versi MCU Sebagai Film Berikutnya

Hasil penjualan tiket prarilis Black Panther di atas nyatanya berhasil menjadi pertanda yang akurat; pendapatan Box Office film tersebut tak bosan-bosannya memecahkan rekor hingga di pekan kelima. Jika Black Panther saja bisa sefenomenal itu, bagaimana nantinya dengan Avengers: Infinity War yang bisa mengungguli penjualan tiket prarilis Black Panther dalam kurun waktu 6 jam?

 

Seribu Persen Lebih Laris Dari Avengers: Age of Ultron

Setelah Fandango yang menangani penjualan online, kini giliran AMC Theaters yang berbicara. Jaringan bioskop utama di AS itu (mirip XXI di Indonesia), melaporkan bahwa Avengers: Infinity War sudah mencatatkan prestasi luar biasa di sektor penjualan tiket prarilis. Raihan ini diukur dari tingkat penjualan dalam waktu 72 jam setelah jalur pemesanan dibuka. Dari hasil pendataan, penjualan tiket prarilis Avengers: Infinity War sudah lebih tinggi 257.6% dari Black Panther, 715.5% lebih banyak dari Captain America: Civil War, dan 1106.5% lebih laris dari Avengers: Age of Ultron.

Ketiga film tersebut tak dapat dianggap enteng, karena semuanya dikenal sebagai rilis-rilis tersukses menurut standard Marvel Cinematic Universe. Sebenarnya, apa yang menyebabkan antisipasi untuk Avengers: Infinity War begitu tinggi?

Pertama, film ketiga Avengers ini akan menandai puncak rangkaian film-film Marvel yang telah terbangun dalam satu dekade terakhir. Hampir semua tokoh superhero yang pernah muncul di MCU akan berkolaborasi melawan Thanos, sosok musuh misterius yang 'konsisten' hadir di penggalan film-film Marvel sebelumnya.

Kedua, Avengers: Infinity War bisa dibilang telah dibangun dari berbagai rilis film solo Marvel yang semuanya sukses luar biasa. Trilogi Iron Man, Thor, dan Captain America mendapat sambutan meriah, begitu pula dengan Doctor Strange dan Spider-Man: Homecoming yang baru memulai debutnya.

Karakter superhero Marvel

Film-film Guardians of the Galaxy pun tak kalah menakjubkan, terutama setelah film keduanya menjadi entry MCU terlaris di Box Office AS tahun lalu, dan mendapat nominasi Best Visual Effect di Academy Awards.

Dengan keberhasilan film-film solo yang tak pernah absen meraih animo tinggi dari penonton, tak heran jika Avengers: Infinity War begitu dinanti-nantikan kehadirannya. Belum lagi, Marvel saat ini masih di atas angin dengan torehan luar biasa Black Panther. Proyeksi Box Office minggu pertama untuk Avengers: Infinity War saat ini ada di kisaran $215 juta, tertinggi di antara film-film Marvel lainnya.

Bisakah Avengers: Infinity War Memenuhi Ekspektasi?

Meski kesuksesannya hampir bisa dipastikan, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Apalagi, Avengers: Infinity War tidak akan menikmati kenyamanan Black Panther yang bebas dari persaingan film Blockbuster di bulan Februari.

Hanya beberapa minggu setelah rilis Infinity War, Deadpool 2 siap menghadang, begitu pula dengan Solo: A Star Wars Story. Deadpool 2 sudah ditunggu-tunggu sejak 2 tahun yang lalu, dan banyak disukai karena bisa menghadirkan sisi baru film superhero. Sementara itu, film Han Solo mengusung nama besar Star Wars yang tak pernah gagal meraup total Box Office di atas $1 miliar sejak The Force Awakens (2015).

Tag: , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi