Scarlett Johansson Bergabung Di Film Arahan Sutradara Thor: Ragnarok

| Tidak ada komentar

Scarlett Johansson Bergabung Di Film Arahan Sutradara Thor: Ragnarok

Dalam lingkup film Marvel, Scarlett Johansson dikenal sebagai pemeran Black Widow, sedangkan Taika Waititi adalah sutradara Thor: Ragnarok. Keduanya akan terlibat bersama dalam suatu proyek, tapi bukan untuk membuat film superhero Marvel, melainkan sinema lain yang berlatarkan Perang Dunia II. Apa saja detail lebih lanjut dari film yang akan dirilis dengan judul Jojo Rabbit itu?

Dilansir dari Variety, ScarJo (sebutan Scarlett Johansson) bakal berperan sebagai seorang ibu yang kepergok menyembunyikan sesosok gadis Yahudi di rumahnya. Untungnya, orang yang mengetahui rahasia itu bukan tentara Nazi, melainkan putranya sendiri.

Kisah Jojo Rabbit akan berpusat pada sang anak laki-laki yang memiliki daya imajinasi tinggi. Hidupnya cukup sulit dengan situasi Perang Dunia II, bullying dari teman-teman sebayanya, dan hubungan yang sarat konflik dengan sang ibu. Sebagai pelarian, ia pun menciptakan teman imajinasi yang menyerupai sosok Hitler, karena saat itu propaganda Nazi sedang gencar dikumandangkan.

Baca juga: 10 Misteri Avengers: Infinity War Yang Telah Terpecahkan

Meskipun begitu, Hitler hasil imajinasi sang bocah tidaklah sama dengan figur diktator kejam yang selama ini kita kenal. Karena sekedar menjadi buah imajinasi seorang anak lelaki, Hitler di film ini akan memiliki karakterisasi yang unik dan beda dari penggambaran di film-film Perang Dunia II lainnya.

Melihat kecenderungan Taika Waititi yang absurd dan jago mengolah unsur komedi, maka sosok Hitler versi Jojo Rabbit bisa menjadi tokoh yang lucu dan konyol. Terlebih lagi, Waititi sudah mengungkapkan jika karakter itu akan membantu si anak laki-laki menghadapi kesulitan-kesulitan dalam hidupnya.

Kontras Dari Film Scarlett Johansson Lainnya

Selain perannya sebagai Black Widow di film-film superhero Marvel, ScarJo juga terlibat dalam beberapa proyek terkenal dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa di antaranya adalah film animasi Sing, drama komedi Hail, Caesar!, adaptasi Manga Ghost in the Shell, komedi romantis Rought Night, dan yang terbaru, sebagai pengisi suara di film animasi stop-motion Isle of Dogs.

Dari sinema-sinema di atas, tidak ada satupun film yang mengangkat tema Perang Dunia II maupun Holocaust, apalagi yang menggabungkan keduanya dengan unsur jenaka. Jelas sekali, Jojo Rabbit menandai niatan ScarJo untuk keluar dari pakem dan mencoba sesuatu yang belum pernah dilakoninya.

Penuh Risiko

Konsep Jojo Rabbit yang menyajikan tema Holocaust dengan sentuhan komedi dikhawatirkan bisa memancing kontroversi. Paduan ini sebenarnya pernah dilakukan oleh Roberto Benigni yang meraup kesuksesan besar dengan Life is Beautiful. Namun film itu tidak menampilkan sosok Hitler, dan lebih menyoroti pahit manis hidup sebuah keluarga yang berusaha menemukan setitik kebahagian di era Holocaust.

Jojo Rabbit juga menampilkan masalah keluarga, tapi berani mengilustrasikan Hitler sebagai sosok yang mendukung tokoh protagonisnya. Jika salah pendekatan sedikit saja, maka film Taika Waititi ini berisiko dihujat karena dianggap kurang peka, atau bahkan menggambarkan Hitler dalam sudut pandang yang positif.

Hampir seluruh elemen masyarakat di negara-negarat barat (khususnya Eropa) memang sangat sensitif terhadap sejarah kelam Perang Dunia II, dan mengutuk figur Adolf Hitler sebagai sosok paling bertanggung jawab atas kekejaman di era Holocaust.

Apapun dugaan dan kekhawatiran yang masih menyelimuti Jojo Rabbit, satu hal yang tak bisa ditampik dari film ini adalah talenta dari Taika Waititi dan Scarlett Johansson. Berasal dari New Zealand, Taika Waititi pertama kali memantik ketertarikan Hollywood setelah mendapat sebuah nominasi Oscar lewat sebuah film pendek. Dalam beberapa tahun sesudahnya, ia konsisten menyutradarai film-film yang mendapat pujian kritik, seperti Boy, What We Do in the Shadows, Hunt for the Wilderpeople, dan Thor: Ragnarok.

Taika Waititi sutradara Thor: Ragnarok

Di sisi lain, Scarlett Johansson telah lama dikenal oleh publik perfilman Hollywood. Bukan hanya karena kecantikan dan image seksinya, ScarJo sudah beberapa kali sukses membuktikan diri lewat film-film populer seperti Lost in Translation, Vicky Cristina Barcelona, Under Skin, dan masih banyak lagi.

Menariknya, Waititi benar-benar total mencurahkan segala perhatiannya untuk film ini sebagai sutradara, penulis, sekaligus aktor yang memerankan sosok Hitler. Ia bahkan sampai rela mengesampingkan tawaran menggarap film Star Wars yang biasanya menjadi impian para sutradara papan atas. Akankah pengorbanan ini berbuah manis, atau justru menjadi boomerang? Kita tunggu saja kehadiran filmnya dalam satu hingga dua tahun mendatang.

Tag: ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi