10 Soundtrack Yang Lebih Terkenal Dari Filmnya

| Tidak ada komentar

10 Soundtrack Yang Lebih Terkenal Dari Filmnya

Saat mendengar lagu Let It Go, pasti akan langsung terbayang film animasi Frozen, begitu pula dengan My Heart Will Go On dari Celine Dion yang tak bisa terlepas dari film Titanic. Lagu Soundtrack memang pada dasarnya dibuat untuk melengkapi sebuah film, jadi wajar apabila popularitasnya sebanding atau mungkin lebih kecil dari filmnya. Namun ternyata, ada beberapa Soundtrack yang lebih terkenal dari filmnya, bahkan banyak orang tidak tahu jika lagu-lagu ini sebenarnya adalah Soundtrack sebuah film. Lagu apa sajakah itu dan berasal dari film mana?

1. I Will Always Love You

Penyanyi: Whitney Houston
Dari film: The Bodyguard

Lagu Soundtrack ini sebenarnya merupakan remake dari single Dolly Parton yang pertama kali dibawakan di tahun 1973. Whitney Houston mendaur ulang I Will Always Love You di tahun 1992, untuk menjadikannya sebagai Soundtrack dari film debutnya. Respon terhadap lagu itu pun luar biasa fenomenal. Selain menjuarai tangga lagu Billboard selama 14 minggu, I Will Always Love You juga mendapat seritifikasi Platinum 4 kali karena terjual lebih dari 4 juta copy. Hingga saat ini, I Will Always Love You masih dikenal sebagai salah satu lagu paling ikonik dari Whitney Houston. Penyanyi-penyanyi hebat masa kini pun hampir selalu meng-cover lagu ini untuk menunjukkan talenta mereka.

Baca juga: Intip Pesona Dunia Ajaib Di Trailer The Nutcracker and the Four Realms

The Bodyguard Whitney Houston

Sayangnya, rekor dan pencapaian I Will Always Love You tak mampu diikuti oleh filmnya. The Bodyguard memang mampu mendulang pendapatan besar dan menjadi film terlaris kedua di tahun 1992, tapi eksistensinya di industri perfilman tidak se-signifikan I Will Always Love You di blantika musik. Jika sampai sekarang kita masih sering mendengar I Will Always Love You diputar ulang atau di-cover penyanyi lain, pernahkah The Bodyguard dianggap sebagai film klasik yang masih relevan saat ini?

2. Lost Stars

Penyanyi: Adam Levine
Dari film: Begin Again

Lagu yang dibawakan vokalis Maroon 5, Adam Levine ini sempat viral di tahun 2014 - 2015. Di Indonesia sendiri, Lost Stars sampai berulang kali dibawakan oleh para peserta di ajang pencarian bakat terkenal. Pesan tentang perjuangan para musisi yang 'kehilangan jalan' di tengah upaya menggapai cita-cita berhasil menggugah perhatian masal dari para penikmat musik, juga dewan juri di Academy Awards dan Critics Choice Awards yang memasukkan Lost Starts dalam nominasi Original Song terbaik.

Begin Again

Usut punya usut, Lost Stars merupakan bagian penting dalam film komedi musikal yang dibintangi Mark Ruffalo dan Keira Knightley, yakni Begin Again. Begin Again sebenarnya dipuji para pengamat film, tapi gagal meraih pendapatan di atas $100 juta. Film garapan John Carney ini memang berbudget rendah dan dibuat dengan skala film indie, sehingga tidak dipromosikan secara meluas. Hal inilah yang menyebabkan Begin Again jadi tak seviral lagu Soundtrack-nya.

3. Bring Me to Life

Penyanyi: Evanescence
Dari film: Daredevil

Dibandingkan Lost Stars, lagu ini bisa dibilang lebih ikonik pada masanya. Hampir setiap stasiun radio memutar lagu ini, tak terhitung pula berapa banyak remake yang dibuat dari Bring Me to Life. Puncaknya, Evanescence meraih piala Best Hard Rock Performance di Grammy Awards melalui lagu ini. Penjualannya? Tak perlu dipertanyakan lagi karena Evanescence sukses dianugerahi sertifikasi platinum, sekali di AS dan dua kali di Australia.

Daredevil FIlm

Nasib mujur Bring Me to Life sayangnya tak dinikmati juga oleh filmnya, Daredevil. Film superhero ini bahkan dianggap sebagai catatan kelam, baik di daftar filmografi Marvel maupun aktornya, Ben Affleck. Selain karena dihujat habis-habisan oleh kritikus, Daredevil yang rilis di tahun 2003 tidak menorehkan pendapatan impresif untuk seukuran film superhero. Relevansinya pun cepat termakan usia, dan dengan fenomena film-film MCU yang saat ini tengah memuncak, siapa yang ingat dengan Daredevil? Situasi ini cukup ironis, mengingat Bring Me to Life sebenarnya baru viral setelah menjadi Soundtrack Daredevil.

4. Good Foot

Penyanyi: Justin Timberlake
Dari film: Shark Tale

Lagu R&B ini pernah sangat populer di pertengahan dekade 2000-an, dan merupakan salah satu lagu yang memantapkan karir Justin Timberlake sebagai penyanyi solo. Good Foot mampu bersaing di tengah maraknya lagu-lagu Rock Alternative yang kala itu sedang populer. Bersama dengan lagu Car Wash yang dibawakan oleh Christina Aguilera dan Missy Elliot, Good Foot berhasil mengantarkan album Soundtrack Shark Tale meraih posisi ke-34 di tangga lagu Billboard.

Shark Tale

Lalu bagaimana dengan Shark Tale sendiri? Dilihat dari catatan Box Office-nya, performa Shark Tale sebenarnya tidak terlalu buruk. Namun rating 35% yang diperoleh Shark Tale tidak mampu menutupi keburukannya. Di tahun 2004, ia jelas gagal bersaing dengan The Incredibles dan Shrek 2 yang sampai saat ini masih dikenal (The Incredibles bahkan masih bisa meluncurkan sekuelnya di tahun 2018). Tak heran, relevansi Good Foot yang masih tinggi di era ini tak mampu diikuti oleh Shark Tale.

5. Purple Rain

Penyanyi: Prince
Dari film: Purple Rain

Salah satu lagu paling legendaris ini berhasil mengantarkan Prince meraih piala Oscar untuk Best Original Song. Dideskripsikan sebagai kombinasi Rock, R&B, Gospel, dan orkestra, Purple Rain juga dikenal sebagai karya paling ikonik dari Prince, dengan penjualan lebih dari sejuta dan sudah mendapat sertifikasi Gold dari RIAA (Recording Industry Association of America). Ketika sosok Prince wafat di tahun 2016, Purple Rain kembali menikmati popularitas global.

Purple Rain

Tak banyak orang tahu jika Purple Rain bukan hanya judul lagu, melainkan juga judul film. Film Purpler Rain sendiri dirilis di tahun 1984 dan hanya sukses secara komersil. Kualitasnya dianggap biasa saja dan sebenarnya kurang layak untuk seukuran film peraih Oscar (meski menangnya cuma di kategori Best Original Song). Karena itu, tak banyak pihak terkejut ketika insiden wafatnya Prince di tahun 2016 hanya 'menghidupkan kembali' lagunya, bukan filmnya.

6. Lovefool

Penyanyi: The Cardigans
Dari film: Romeo + Juliet

Love me love me
Say that you love me

Pernahkah Anda mendengar penggalan lirik tersebut? Meskipun cukup lawas, lagu dengan lirik yang sangat catchy itu masih banyak dikenal oleh kawula muda masa kini. Melodi Lovefool yang ringan dan adiktif membuatnya menjadi salah satu lagu paling populer di benua Eropa dan Amerika pada akhir tahun 1990-an. Karya The Cardigans ini pun berhasil mendapat sertifikasi Gold di Inggris, Australia, dan New Zealand.

Romeo + Juliet

Sementara itu, film Romeo + Juliet yang memasukkan lagu ini di salah satu adegannya gagal meninggalkan kesan mendalam di industri film. Meski dibintangi aktor terkenal Leonardo DiCaprio, film itu hanya sukses dari segi pendapatan, tapi tidak mampu mengukir kesan positif di mata para pengamat. Signifikansi Romeo + Juliet yang rilis di tahun 1996 pun tak terlalu diperhitungkan, apalagi dengan banyaknya film-film ikonik lain dari Leonardo DiCaprio dalam 2 dekade setelahnya.

7. Iris

Penyanyi: Goo Goo Dolls
Dari film: City of Angels

Dikenal karena komposisinya yang kontroversial dan signifikansinya untuk genre Rock Alternative, lagu yang dirilis pada tahun 1998 ini berhasil merajai US Billboard Hot 100 Airplay selama 18 minggu berturut-turut, juga mendapat satu sertifikasi Platinum di AS, 2 Platinum di Inggris, dan 1 sertifikasi Gold di Italia. Melengkapi prestasi tersebut, Iris turut dinominasikan di kategori Lagu Terbaik dalam Grammy Awards.

City of Angels

Sama seperti kebanyakan film di daftar ini, City of Angels hanya berhasil di tangga Box Office. Film yang dibintangi Nicolas Cage dan Meg Ryan ini tidak mendapat respon positif dan gagal bersaing dengan film-film ikonik lain dari tahun 1998, seperti Saving Private Ryan, The Big Lebowski, Godzilla, bahkan juga Armageddon.

8. Gangsta's Paradise

Penyanyi: Coolio
Dari film: Dangerous Minds

Tercatat sebagai lagu terlaris di tahun 1995, Gangsta's Paradise mengumpulkan total penjualan hingga 5 juta copy di AS, Inggris, dan Jerman. Jejak kehebatannya masih terasa hingga kini, terbukti dari banyaknya cover lagu dan sajian parodi baru yang mengikutsertakan Gangsta's Paradise. Melalui lagu ini, Coolio berhasil mendapat piala Grammy untuk kategori Best Rap Solo Performance, dan 2 piala MTV VMA.

Dangerous Minds

Rilis di tahun 1995, Gangsta's Paradise rupanya tak mampu memercikkan kesuksesannya pada film yang mengilhaminya, Dangerous Minds. Setelah mendapat pendapatan sedang dan dikritik para pengamat, film ini resmi dianggap gagal dan sudah terlupakan sama sekali di tahun 2018.

9. Falling Slowly

Penyanyi: Glen Hansard dan Marketa Irglova
Dari film: Once

Lagu ini merupakan pemenang piala Oscar untuk Best Original Song di tahun 2008, nominator di Golden Globe Award untuk kategori yang sama, juga nominator di 2 kategori Grammy Awards. Rilis di tahun 2006, Falling Slowly masih terus di-cover oleh berbagai penyanyi terkenal hingga saat ini. Beberapa di antaranya adalah Josh Groban, Shayne Ward, dan Chanyeol EXO.

Film Once

Uniknya, film yang melatarbelakangi lahirnya Falling Slowly adalah Once, sinema besutan John Carney yang juga menyutradarai Begin Again. Sama seperti film itu, Once juga dibuat sebagai film berbudget rendah yang mengisahkan perjuangan musisi jalanan. Namun tidak seperti Begin Again yang masih diramaikan aktor-aktor terkenal, Once dibintangi oleh Glen Hansard, aktor sekaligus penyanyi asli Irlandia yang tak dikenal. Karena itu, keberadaan film Once seringkali terlupakan ketika banyak orang mendengar cover lagu Falling Slowly.

10. (Everything I Do) I Do It for You

Penyanyi: Bryan Adams
Dari film: Robin Hood: Prince of Thieves

Daftar ini ditutup dengan satu lagi lagu klasik, kali ini dari penyanyi terkenal Bryan Adams. (Everything I Do) I Do It for You begitu fenomenal, sampai-sampai berhasil menjual 15 juta copy di seluruh dunia. Di Inggris, lagu ini bahkan berhasil menjuarai UK Singles Chart selama 16 minggu berturut-turut. Relevansinya pun tak lekang dimakan waktu, karena lagu ini masih sering muncul dalam daftar Hits terbaik yang mensejajarkannya dengan lagu-lagu legendaris lain seperti I Will Always Love You dan Purple Rain.

Robin Hood Prince of Thieves

Berbanding terbalik dari pencapaian lagunya, Robin Hood: Prince of Thieves justru menjadi film gagal yang sampai saat ini masih dikenal sebagai salah satu "pembunuh karir" aktornya, Kevin Costner. Meski performa 2 aktornya dipuji (Morgan Freeman dan Alan Rickman), film ini secara keseluruhan dianggap mengecewakan. Robin Hood: Prince of Thieves bahkan memenangkan piala aktor terburuk untuk Kevin Costner, dan membuat Christian Slater masuk dalam nominasi aktor pendukung terburuk. Dengan rekam jejak yang sangat meragukan seperti itu, tak heran bila di dekade ini sudah tak ada yang membicarakan film Robin Hood: Prince of Thieves.

Tag: , , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi