10 Misteri Avengers: Infinity War Yang Telah Terpecahkan

| Tidak ada komentar

10 Misteri Avengers: Infinity War Yang Telah Terpecahkan

Anda punya beberapa pertanyaan yang masih tersisa setelah nonton Avengers: Infinity War? Tak perlu khawatir, karena dua sutradara film tersebut, Joe dan Anthony Russo, mengadakan tur dan jumpa pers untuk menjawab pertanyaan fans secara khusus tentang hal-hal yang mereka rasa masih janggal di Avengers: Infinity War. Dan inilah jawaban dari Russo bersaudara.

1. Mengapa Film Avengers: Infinity War Tidak Sama Persis Dengan Trailernya?

Jika Anda teliti menyimak detail trailer Avengers: Infinity War, Anda pasti tak kesulitan menemukan beberapa adegan yang 'hilang' di filmnya. Beberapa contohnya adalah ketika pasukan Captain America dan Black Panther siap bertempur bersama Hulk di belakang, juga adegan Thor yang 'mengundang' petir saat ia menguji senjata barunya.

Usut punya usut, itu bukanlah suatu kekeliruan, melainkan 100% disengaja. Strategi pemasaran dan peluncuran Avengers: Infinity War memang sangat menjaga kerahasiaan detail cerita untuk menghindari tersebarnya Spoiler, dan Russo bersaudara mengadopsi strategi ini untuk mengaburkan prediksi para fans. "Anda harus benar-benar cerdas menyusun sebuah trailer, karena para penonton bisa mengetahui apa yang akan terjadi di film hanya dari trailernya saja," demikian ungkap Joe Russo.

Baca juga: Marvel Merilis Timeline Resmi Film-film MCU

Pada akhirnya, Joe dan Anthonny Russo rela repot-repot syuting adegan palsu untuk 'mengelabui' para penggemar dengan trailer-trailer mereka. Bagaimana dengan Hulk yang berlari di belakang Captain America dkk.? Ia rupanya ditambahkan lewat efek CGI belaka.

 

2. Kapan Dan Bagaimana Thanos Mendapatkan Power Stone?

Power Stone (Batu Kekuatan) merupakan Infinity Stones yang sudah dimiliki Thanos ketika ia menghancurkan kapal para penduduk Asgard di awal film Avengers: Infinity War. Namun batu itu terakhir kali masih aman disimpan di Xandar, setelah Star-Lord dkk. mengamankannya di film pertama Guardians of the Galaxy. Jadi pertanyaannya, kapan Thanos mendapatkan batu tersebut?

Batu Kekuatan Thanos

Menurut Joe Russo, segmen cerita tersebut jelas terjadi sebelum Avengers: Infinity War, dan sengaja tidak ditampilkan untuk menghindari pengulangan elemen yang bisa membuat penonton makin bosan. Avengers: Infinity War memang praktis menjadi film petualangan Thanos dalam mengumpulkan Infinity Stones. Namun alur cerita yang memperlihatkan Thanos datang, menghancurkan Xandar, dan mengambil Power Stone tidak akan terlalu berkesan, karena garis besarnya mirip dengan ketika ia mengumpulkan batu-batu yang lain. Belum lagi, tak ada satupun karakter penting di Xandar yang layak mendapat screentime.

 

3. Dimanakah Hawkeye?

Pertanyaan satu ini sudah sering bermunculan sejak trailer pertama Avengers: Infinity War keluar. Sebagai salah satu anggota original Avengers versi MCU, kehadiran Hawkeye tentu cukup dinanti-nantikan. Meski tak berkekuatan super seperti rekan-rekannya, ia memiliki karakter yang sangat menarik dan bisa menjadi pengimbang ego anggota Avengers lainnya.

Misteri keberadaan Hawkeye

Mengenai masalah ini, penulis Avengers: Infinity War, Christopher Markus, turun tangan dan menjawab dengan pernyataan berikut, "Kita semua suka Hawkeye, begitu sukanya sampai memberikan ia cerita yang benar-benar bagus." Joe Russo pun membenarkan Markus dengan berkata bahwa Marvel sudah menyiapkan plot spesial untuk Hawkeye, bukan sekedar cerita minor, melainkan kisah panjang yang bisa berdampak besar pada film Marvel berikutnya.

 

4. Mengapa Hulk Tak Bisa Muncul?

Pertanyaan ini barangkali menjadi salah satu buah kekesalan yang dirasakan para penggemar di sepanjang film Avengers: Infinity War. Bruce Banner memang bisa menghadirkan performa menarik dengan dialog-dialog lucu dan aksi tak terduga saat mengalahkan salah satu anggota Black Order, tapi semua itu tentu tidak akan sama dengan ketika ia beraksi sebagai Hulk.

Media dan fans memprediksi jika Hulk masih merasa trauma dengan kekalahannya melawan Thanos. Bagaimanapun juga, ia sempat muncul di awal film untuk menyelamatkan apa yang tersisa dari Asgard, tapi justru dihajar habis-habisan dan akhirnya kembali ke bumi berkat pengorbanan terakhir Heimdall.

Hulk

Teori itu cukup masuk akal, tapi sudah disangkal oleh Russo bersaudara. Mereka tak setuju jika Hulk dianggap pengecut. "Ia (Hulk) pernah dikalahkan sebelumnya, dan ia memang menyukai pertarungan yang sengit. Ini semua (ketidakmunculan Hulk) hanyalah refleksi atas apa yang terjadi di Thor: Ragnarok. Hulk dan Banner selalu berebut kendali, dan ini merupakan cara Hulk untuk mengatakan bahwa ia sudah bosan selalu dimanfaatkan sebagai penyelamat Banner dalam pertarungan saja," tutur Russo bersaudara.

 

5. Mengapa Thor Tidak Membunuh Thanos?

Satu lagi hal yang paling disesalkan dari Avengers: Infinity War adalah kegagalan Thor membunuh Thanos. Jelas sekali, ia memiliki kekuatan dan senjata super hebat yang mampu menembus semua kekuatan Infinity Stones. Namun di momen krusial itu, Thor justru gagal mengeksekusi Thanos. Ada apa sebenarnya?

Menurut Joe Russo, hal ini sebenarnya berkaitan dengan karakter Thor yang memiliki sifat manusiawi. Setelah rakyat, saudara, dan sahabatnya direnggut oleh Thanos, Thor ingin melakukan pembalasan yang benar-benar menyakitkan pada Thanos. Karena itu, ia sengaja membidik bagian tubuh Thanos yang membuatnya tidak langsung tewas, tapi cukup untuk membuatnya sekarat dan mati secara perlahan. Namun sebagaimana yang kita semua ketahui, Thor salah perhitungan, karena kekuatan Infinity Stones ternyata mampu membantu Thanos bertahan menghadapi serangan fatal tersebut.

Thor di Avengers: Infinity War

"Thor ingin mengatakan pada Thanos bahwa ia telah membalaskan dendamnya. Ini adalah pilihan yang diambil sesosok karakter saat ia memendam rasa sakit yang begitu dalam. Harapannya, penonton bisa berempati dengan rasa duka tersebut hingga mereka dapat belajar melalui cerita ini," kata Russo bersaudara.

Russo juga beranggapan bahwa Star-Lord yang menyerang Thanos dan menggagalkan upaya tim untuk merebut Infinity Gauntlet bukanlah satu-satunya karakter yang melakukan kesalahan. Baik Star-Lord maupun Thor sama-sama melakukannya. "Ini memberikan teritori yang sangat luas bagi kami untuk mengeksplor karakter-karakter di film," ungkap Anthony Russo.

 

6. Apa Yang Terjadi Pada Valkyrie?

Baru muncul di Thor: Ragnarok, Valkyrie sudah menjadi favorit banyak fans dan diharapkan bisa mewarnai film-film Marvel selanjutnya. Di akhir film ketiga Thor tersebut, ia berada dalam satu kapal dengan Thor dan semua penduduk Asgard. Namun ketika Thanos dan Black Order menyerang, Valkyrie sama sekali tak kelihatan. Melihat signifikansinya di seri Thor: Ragnarok, tentu kematiannya tak akan dibuat offscreen, kan?

Valkyrie

Untuk hal ini, Joe Russo sudah mengkonfirmasi bahwa Valkyrie naik ke kapal penyelamat sebelum Thanos tiba. Apakah kepergiannya bertujuan untuk mengamankan beberapa penduduk Asgard, atau menjalankan misi khusus yang bisa berkaitan dengan Avengers 4, itu yang hingga kini masih menjadi misteri.

 

7. Apa Yang Dialami Thanos Setelah Ia Menjentikkan Jarinya?

Mengapa Thanos pergi ke dimensi lain setelah ia menjentikkan jarinya? Apa maksud pertemuannya dengan Gamora kecil? Sebagian penonton menganggap adegan ini metafora belaka, tapi sebenarnya, segmen cerita ini bisa benar-benar terjadi.

Dalam versi komiknya, Soul Stone (Batu Jiwa) bisa menyerap dan memenjarakan jiwa para korban yang tewas akibat perbuatan pemiliknya, di sebuah dunia bernama Soul World. Melihat tema warna yang melatari pertemuan Thanos dengan Gamora cilik (berwarna oranye, sama seperti Soul Stone), sulit untuk memungkiri jika itu adalah Soul World. Joe Russo sendiri sudah mengklarifikasi jika Thanos mengalami "out of body experience", dan mendapatkan semacam visi atas apa yang terjadi di Soul World.

Soul World

Implikasinya, Gamora tidak benar-benar tewas karena ia masih terjebak di Soul World. Mengenai teori ini, Joe Russo tidak membeberkan apa-apa karena ia berisiko mengungkap Spoiler film Avengers 4.

 

8. Mengapa Adam Warlock Tidak Muncul Di Avengers: Infinity War?

Jika merunut kejadian di komik sumber Infinity War, maka film ini seharusnya menghadirkan Adam Warlock. Ia merupakan karakter vital yang bisa mengalahkan Thanos dan mengambil alih Infinity Gauntlet. Namun alih-alih dimunculkan, Adam Warlock baru dalam tahap 'diperkenalkan' di MCU, itu pun melalui salah satu adegan Post-Credit di Guardians of the Galaxy Vol. 2. Mengapa Russo bersaudara tidak menampilkannya?

Adam Warlock

Menurut pengakuan mereka, Adam Warlock juga tidak akan ditampilkan di Avengers 4. "Sebagai sutradara, saya sama sekali tidak tertarik untuk mengangkat cerita yang sudah dipublikasikan. Jika saya sudah tahu semua yang akan terjadi (karena telah membaca komiknya), buat apa saya nonton film?" aku salah satu Russo bersaudara saat diwawancara tentang misteri keberadaan Adam Warlock.

Jelas sudah, demi kepentingan adaptasi, mereka ingin memastikan bahwa film Avengers memiliki sisi berbeda dari jalan cerita komiknya. Tentang hal ini, Steven Spielberg pernah berkata, "Konsistensi terhadap materi sumber bukanlah hal terpenting dalam film adaptasi. Yang paling vital adalah untuk tak pernah lupa bahwa penonton film butuh dihibur."

 

9. Bagaimana Cara Russo Bersaudara Memilih Karakter Mana Saja Yang Tewas?

Di akhir film Avengers: Infinity War, Thanos akhirnya menjentikkan jari dan sukses menunaikan misi hidupnya untuk mengembalikan keseimbangan semesta, dengan membunuh separuh makhluk hidup yang ada. Para superhero dan anggota Avengers pun tak mendapat pengecualian dalam hal ini. Russo bersaudara benar-benar 'menghabisi' karakter-karakter besar di Avengers: Infinity War dan hanya menyisakan segelintir Avengers. Geng Guardians of the Galaxy bahkan hanya menyisakan 1 anggota. Sebenarnya, pertimbangan apa yang diambil oleh tim kreatif saat menentukan karakter mana saja yang harus tewas?

Karakter yang tewas di Avengers Infinity War

Banyak fans berspekulasi jika tokoh-tokoh yang baru muncul di MCU sengaja dihabisi, agar para anggota original Avengers bisa kembali berkumpul dan menjadi penyelamat di Avengers 4. Mendengar teori tersebut, Russo hanya melontarkan satu kata: "interesting".

Anthony Russo sendiri pernah menjawab bahwa ini semua terhubung dengan cerita. "Itu (kematian para superhero) didasarkan pada jalan yang mereka tempuh sejauh ini, bukan hanya di Avengers: Infinity War, tapi di seluruh kesatuan franchise, karena sekali lagi, titik ini merupakan kulminasi dari semua cerita sebelumnya. Jadi kami cuma bisa mengatakan bahwa pilihan-pilihan yang dibuat berfokus pada cerita sepenuhnya," kata Anthony Russo.

 

10. Apa Kalimat Terakhir Groot?

"I am Groot", satu kalimat penuh makna yang menjadi satu-satunya dialog Groot di sepanjang film, telah menjadi ciri khas yang diakui keunikannya oleh para penggemar. Jika sebelumnya kata-kata tersebut sering dipakai dalam berbagai parodi, maka tidak demikian halnya dengan konteks pemakaian "I am Groot" di akhir Avengers: Infinity War.

Groot di Avengers Infinity War

Beberapa saat sebelum Groot menghadapi nasib naasnya, ia sempat berujar "I am Groot" kepada Rocket yang menghampirinya. Bagi Anda yang belum tahu arti dialog tersebut, James Gunn mengkonfirmasi bahwa kalimat itu berarti "Ayah", panggilan Groot pada Rocket untuk terakhir kalinya. Sejak film pertama Guardians of the Galaxy, dinamika antara Rocket dan Groot memang sudah sangat spesial bahkan sebelum keduanya bergabung dengan tim Star-Lord. Tak ayal, pengungkapan James Gunn tentang kalimat terakhir ini mengundang reaksi mengejutkan dan keprihatinan mendalam dari para fans.

 

Bagaimana? Apakah rasa penasaran Anda sudah terjawab? Jika Anda memiliki opini, sanggahan, atau bahkan teori tersendiri, yuk diskusi bareng di kolom komentar.

Tag: , , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi