10 Hal Yang Perlu Anda Tahu Sebelum Nonton Film Han Solo

| Tidak ada komentar

10 Hal Yang Perlu Anda Tahu Sebelum Nonton Film Han Solo

Ingin menyaksikan film Han Solo tapi masih bingung dengan posisi dan keterkaitannya di franchise Star Wars? Tak perlu khawatir, artikel berikut bisa menjadi panduan singkat sebelum Anda nonton Solo: A Star Wars Story.

Han Solo boleh jadi menemui ajalnya di tangan Kylo Ren, tapi bukan berarti ia bisa dilupakan begitu saja. Disney dan Lucasfilm sengaja merilis film antologi kedua Star Wars sebagai prekuel khusus yang menuturkan petualangan Han Solo, jauh sebelum ia terlibat dalam drama keluarga Skywalker di seri original Star Wars.

Di film ini, Anda bakal dipertemukan dengan karakter-karakter klasik lain seperti Lando Calrissian, Chewbacca, dan tak lupa, pesawat luar angkasa Han Solo yang legendaris, Millennium Falcon. Untuk menghindari rasa penasaran yang mungkin mengganjal saat Anda menyaksikan Solo: A Star Wars Story di bioskop, ini dia beberapa jawaban yang mungkin bisa membantu mencerahkan pemahaman Anda.

Baca juga: 10 Film Paling Gagal Di Tahun 2018

 

1. Kapan Latar Waktu Film Han Solo?

Latar waktu fim Han Solo

Saat merencanakan seri Star Wars, Disney tampaknya cuma punya dua tujuan: memproduksi satu film Star Wars setiap tahun dan menghapus segala prasangka buruk tentang konsep film-film prekuel Star Wars. Sajian antologi pertama yang rilis pada 2016 silam, Rogue One, mengusung cerita yang terjadi tepat sebelum kejadian di film pertama Star Wars.

Sementara itu, seri animasi Star Wars Rebels mengungkap kisah yang terjadi 4 tahun sebelumnya. Lantas bagaimana dengan Solo: A Star Wars Story ini? Usut punya usut, film ini bahkan di-setting jauh sebelum itu. Aksi Han Solo di film ini terjadi 8 tahun sebelum Darth Vader menangkap Putri Leia. Han Solo belum memiliki tim karena ia masih menjalankan aksi kriminalnya sendiri.

Karena itu, film ini akan menampilkan awal mula persahabatan Han Solo dan Chewie; akan ada cerita latar mengapa Wookiee tersebut berhutang budi pada Han Solo. Pertemuan awal Han Solo dengan teman tapi musuhnya, Lando Calrissian, juga akan dibahas di sini.

 

2. Karakter Apa Yang Diperankan Bintang Game of Thrones Ini?

Emilia Clarke di film Star Wars

Emilia Clarke akrab dikenal sebagai pemeran Daenerys Targaryen di seri fenomenal Game of Thrones. Ia merupakan seorang pewaris takhta yang tangguh dengan sederet julukan keren yang mewakili kekuatan karakternya. Namun di film Han Solo ini, ia hanya menjadi Qi'ra, rekan Han Solo yang sama-sama berprofesi sebagai kriminal.

Menurut Clarke sendiri, Qi'ra memiliki sisi unik yang membuatnya memiliki keinginan baja dan tak ragu untuk melakukan apapun agar bisa bertahan hidup. Mulai dari berjudi, melakukan aksi penyelundupan, penipuan, hingga pertarungan, Qi'ra bisa melakukan semuanya. Meski demikian, ada rahasia besar yang disembunyikan di balik senyuman misterius Qi'ra, sehingga menjadikan sosoknya semacam enigma di film ini.

 

3. Siapa Saja Tokoh Lain Di Solo: A Star Wars Story?

Tokoh lain di film Han Solo

Dengan banyaknya film dan media lain (buku, komik, serial TV) di franchise Star Wars, mengikuti semua tokoh dan kesinambungan cerita seri ini mungkin agak sulit. Karena itu, banyak penonton khawatir bakal kebingungan saat mengenali siapa saja yang akan muncul di suatu film Star Wars; apakah si A pernah tampil di seri ini, atau si B ada kaitannya dengan si C, dst.

Namun demikian, tokoh-tokoh yang muncul di Solo: A Star Wars Story tak perlu dianggap pusing seperti itu. Selain Hans, Lando, dan Chewbacca, nyaris semua tokoh di film ini adalah karakter baru. Sama seperti Rogue One yang mengunggulkan tokoh-tokoh baru dengan nama aktor terkenal, Solo: A Star Wars Story pun demikian adanya.

Pertama-tama, ada Woody Harrelson (seri The Hunger Games, War of the Planet of the Apes, Three Billboard Outside Ebbing, Missouri) yang didapuk sebagai pemeran Tobias Beckett, pencuri yang merupakan mentor Han Solo. Kemudian, ada Thandie Newton (Mission: Impossible 2, Crash) yang menjadi aktris kulit hitam pertama di posisi sentral film Star Wars. Ia memainkan tokoh Val yang merupakan seorang penembak jitu. Tak ketinggalan, ada nama Paul Bettany yang baru saja menyelesaikan tur promosi Avengers: Infinity War. Pemeran Vision tersebut menjadi Dryden Vos, pemimpin sindikat kriminal Crimson Dawn yang kemungkinan menjadi musuh utama Han Solo di film ini.

 

4. Mengapa Millennium Falcon Terlihat Berbeda?

Millennium Falcon

Jika Anda sempat melihat trailer Solo: A Star Wars Story, Anda mungkin merasakan kejanggalan terhadap penampakan Millennium Falcon yang tampak bagus dan bersih. Sebagaimana diketahui, Han Solo menyukai kapalnya yang berantakan di film-film utama Star Wars. Saking semrawutnya tatanan Millennium Falcon, Luke dan Rey sampai mengiranya sebagai rongsokan.

Well, ada alasan khusus mengapa Millennium Falcon punya penampilan sangat berbeda di film Han Solo. Rupanya, kapal tersebut dikisahkan menjadi milik Lando sebelum jatuh ke tangan Han Solo. Lando yang penuh gaya dan sangat memperhatikan penampilan tentu tak ingin kapalnya terlihat amburadul. Karena itulah ia merawat Millennium Falcon dengan sedemikian rupa, meski sayangnya kapal tersebut akhirnya direbut oleh Han Solo dalam sebuah permainan Sabacc.

 

5. Apa Itu Sabacc?

Sabacc

Pada dasarnya, Sabacc adalah semacam permainan poker yang dilakukan oleh para awak kapal luar angkasa di dunia Star Wars. West End Games pernah merilis peraturan Sabacc secara luas agar bisa dimainkan para penggemar Star Wars; Lucasfilm meresmikannya dalam promosi Star Wars Celebration Anaheim di tahun 2015. Para penggemar bahkan bisa mencetak kartu-kartu permainan Sabacc sendiri dan mendownload aplikasi khusus jika ingin memainkannya secara Online.

Han Solo memenangkan Millennium Falcon lewat sebuah permainan Sabacc yang mengikutsertakan dadu ke dalam peraturannya. Untuk mengenang kemenangan tersebut, Han mencelupkan dadu ke larutan emas dan menggantungnya di kaca depan Falcon. Properti ini kemudian muncul di The Last Jedi sebagai benda yang diserahkan Luke ke Leia.

 

6. Kenapa Droid Milik Lando Terlihat Aneh?

L3-37

Memenuhi tradisi film Star Wars yang selalu memperkenalkan Droid baru di setiap serinya, Solo juga akan menampilkan sosok robot yang diantisipasi bisa kembali menjadi pencuri perhatian. Namun tidak seperti R2-D2, BB-8, atau K-2SO dari Rogue One, L3-37 milik Lando tampak kuno.

Menanggapi hal ini, Donald Glover selaku pemeran Lando mengklarifikasi bahwa L3-37 memang merupakan Droid buatan sendiri. Robot tersebut dibentuk dari sisa-sisa bagian Droid lama, karena itulah penampilannya tampak seperti campuran dari berbagai jenis Droid yang telah usang. Meski demikian, L3-37 sebenarnya memiliki pemikiran yang cukup filosofis karena diprogram sebagai robot aktivis.

 

7. Seperti Apa Latar Tempat Film Han Solo?Mimban

Dalam perjalanan awal karirnya, Solo dikisahkan pernah mengabdi pada Empire dan bekerja di sebuah planet bernama Mimban. Nah, planet inilah yang menjadi setting utama Solo: A Star Wars Story. Dalam novel Splinter of the Mind's Eye yang terbit setelah seri A New Hope, Mimban dilukiskan sebagai planet yang penuh dengan kabut dan terowongan.

Ternyata, planet ini pernah akan ditampilkan di film-film pertama Star Wars. Namun karena keterbatasan budget dan efek visual pada masa itu, Mimban tak jadi terealisasi.

 

8. Siapa Saja Teman Sebangsa Chewbacca?

Chewbacca

Dalam beberapa promo film Han Solo yang sejauh ini sudah beredar, Chewbacca terlihat muncul bersama Wookiee yang lain. Diperkirakan, mereka adalah keluarga Chewbacca yang tinggal di habitat mereka di Kashyyyk, suatu tempat yang tak luput dari penjajahan Empire.

Han Solo yang sedianya dikisahkan membebaskan Chewie dari cengkeraman Empire, kemudian menjadi sosok penyelamat yang diikuti oleh Wookiee tersebut. Diperkirakan, cikal bakal inilah yang akan disajikan di Solo: A Star Wars Story.

 

9. Mengapa Sutradara Film Ini Dipermasalahkan?

Ron Howard di film Han Solo

Hampir segala kasak-kusuk yang berkaitan dengan Solo: A Star Wars Story adalah tentang sutradaranya. Sebenarnya, siapa sih sutradara film ini, dan mengapa banyak pemberitaan miring tentangnya?

Di atas kertas, film Han Solo dibesut oleh Ron Howard yang berpengalaman menyutradarai film-film sekelas Apollo 13 dan A Beautiful Mind. Segala rumor negatif tentang sutradara Solo: A Star Wars Story bukan berasal dari reputasi negatif Ron Howard, melainkan proses penggantian sutradara yang dilakukan Lucasfilm di tengah berlangsungnya produksi film.

Ya, Ron Howard memang bukan pilihan pertama Lucasfilm untuk menyutradarai Solo: A Star Wars Story. Duo sutradara Phil Lord dan Christopher Miller sebenarnya adalah sosok-sosok yang dipercaya untuk mengarahkan film ini. Namun karena adanya perbedaan arah kreativitas antara kedua sutradara itu dengan direksi Lucasfilm, maka studio terpaksa melakukan penggantian sutradara, dan mengulang hampir semua progres yang sebelumnya telah dibuat.

Yang lebih mengherankan lagi, pemilihan Alden Ehrenreich sebagai pemeran Han Solo muda merupakan blunder Phil Lord dan Christopher Miller yang menciptakan kekhawatiran besar. Dikabarkan, Lucasfilm sampai harus menyewa guru akting untuk Ehrenreich karena pihak studio tidak puas dengan performanya yang dianggap di bawah standar.

Dengan skala film sebesar Solo: A Star Wars Story, masalah skill akting dari pemeran utama tentu menjadi persoalan serius yang seharusnya bisa dihindari sejak awal. Bagaimanapun juga, banyak aktor yang lebih terkenal dan piawai tentu ingin bergabung di film Star Wars. Dalam hal ini, penunjukan Alden Ehrenreich sejak awal memang mengundang tanda tanya besar di berbagai kalangan.

Masalah produksi seperti ini kerap menjadi biang di balik ambruknya reputasi dan kualitas sebuah film. Namun mengingat bahwa Rogue One juga mengalami hal serupa dan pada akhirnya tetap sukses, maka status film Han Solo sebagai keluaran Star Wars mungkin bisa jadi pengecualian.

 

10. Apakah Ini Film "Solo"?

Solo A Star Wars Story sebagai film stand alone

Jika diurut dari film Star Wars yang pertama kali dirilis secara resmi, maka Solo: A Star Wars Story akan menjadi film ke-10. Meski demikian, cerita film ini bisa berdiri sendiri, alias tidak bergantung pada film-film sebelumnya. Solo: A Star Wars Story juga tidak menyisakan cliffhanger yang membuatnya wajib ditonton supaya Anda bisa memahami seri film Star Wars berikutnya.

Walaupun begitu, masih ada potensi bagi Lucasfilm untuk mengembangkan film Han Solo ini menjadi franchise tersendiri. Hal itu karena Alden Ehrenreich diketahui menandatangani kontrak untuk 3 film Star Wars. Jadi apabila film ini mendapat respon positif dari para pengamat dan mengumpulkan pendapatan mengesankan di Box Office, maka bukan tidak mungkin jika Lucasfilm akan membuat trilogi spesial untuk seri petualangan Han Solo di layar lebar.

Tag: , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi