Tak Ada Cameo Avengers Di Ant-Man and the Wasp, Apa Sebabnya?

| Tidak ada komentar

Tak Ada Cameo Avengers Di Ant-Man and the Wasp, Apa Sebabnya?

Bagi Anda yang mengharapkan kemunculan tokoh Avengers lain di Ant-Man and the Wasp, bersiap-siaplah untuk merasa kecewa, karena tak akan ada cameo di film garapan Peyton Reed ini. Di tengah tingginya antisipasi pasca Infinity War, mengapa Marvel tak 'menggiring' salah satu anggota Avengers populer untuk meramaikan Ant-Man and the Wasp?

Selain Guardians of the Galaxy Vol. 2, hampir semua film MCU di Fase 3 'disinggahi' oleh cameo dari superhero di film lain. Captain America: Civil War praktis menjadi Avengers 2.5, Doctor Strange 'menyeret' Thor di post-credit, Spider-Man: Homecoming tak diragukan lagi menggaet Iron Man, Thor: Ragnarok menampilkan Doctor Strange, dan Black Panther memperlihatkan Winter Soldier di bagian post-credit.

Melihat posisi Ant-Man and the Wasp yang ber-setting sebelum Avengers: Infinity War, tentu tak ada kekangan bagi tim sutradara dan penulis untuk menampilkan kunjungan spesial dari karakter lain di MCU. Terlebih lagi, Ant-Man and the Wasp digadang-gadang akan menjadi salah satu film yang menghadirkan 'pijakan' untuk Avengers 4 tahun depan. Hal ini terkait dengan eksplorasi alam quantum yang akan tersaji di Ant-Man and the Wasp. Disinyalir, alam yang juga disebut sebagai Microverse itu bisa menjadi salah satu kunci keberhasilan para superhero (yang masih hidup setelah insiden 'jentikan jari' Thanos) untuk kembali ke masa lalu dan memperbaiki keadaan.

Baca juga: Avengers: Endgame Akan Dirilis Ulang Dengan Ekstra Post Credit

Namun ternyata, Peyton Reed sang sutradara Ant-Man and the Wasp justru memutuskan untuk tidak menyuguhkan cameo Avengers di sepanjang filmnya. Dilansir dari media CinemaBlend, Peyton Reed menjelaskan beberapa alasan terkait absensi karakter superhero lain di film kedua Ant-Man.

Pertama, ia ingin benar-benar menjadikan Ant-Man and the Wasp sebagai film solo yang menceritakan petualangan tokoh utamanya, terlepas dari apa yang terjadi pada gambaran cerita yang lebih besar (MCU). "Saya selalu memproyeksikan ini sebagai sebuah film standalone. Jelas sekali ketika Anda menonton film ini, Anda akan melihat kaitan-kaitannya dengan film MCU lain. Namun saya suka dengan Hope, Scott, dan Hank yang beraksi di 'dunia mereka sendiri'....," demikian ungkap Reed.

Peyton Reed

Peyton Reed, sutradara Ant-Man and the Wasp

Kedua, sang sutradara sudah nyaman dengan gaya adaptasi film solo yang lebih mendekati komik sumbernya. Menurut Reed, cara film standalone yang tidak menampilkan superhero lain mengingatkannya dengan cara komik Marvel membawakan kisah-kisah solo superheronya.

Ketiga, sudah ada cukup banyak karakter yang membawakan kisah Ant-Man and the Wasp. Selain menampilkan kembali perjalanan Scott Lang, film ini memang akan memperkenalkan Hope van Dyne sebagai The Wasp. Peyton Reed juga memiliki karakter-karakter besar seperti Hank Pym dan (kemungkinan) Janet van Dyne untuk dikembangkan di film kedua Ant-Man. Belum lagi, masih ada karakter Laurence Fishburne yang kabarnya menjadi Goliath, juga rekan-rekan Scott Lang yang dalam ulasan awal sudah banyak diapresiasi para pengamat film berkat kelucuan dan kecerdikan mereka.

Dengan 'sesaknya' jajaran pemain Ant-Man and the Wasp, Peyton Reed tak merasa perlu menghadirkan sosok Avengers lain sebagai cameo, apalagi jika tujuannya hanya untuk memikat lebih banyak penonton saja.

 

Berani Tapi Berisiko

Meski patut diakui karena keberaniannya, keputusan Peyton Reed ini cukup dipertanyakan karena beragam hal. Sutradara yang juga membesut film pertama Ant-Man itu bisa dikatakan tak konsisten, karena ia toh memunculkan cameo Falcon di prekuel Ant-Man and the Wasp.

Cameo Falcon di Ant-Man

Selain itu, Reed tampaknya perlu belajar dari kesalahan Iron Man 3. Salah satu kekurangan yang begitu menonjol dari film itu adalah ketidakmampuannya menghadirkan kaitan Iron Man dengan dunia MCU yang lebih besar. Padahal, film Iron Man 3 kala itu muncul setelah film pertama Avengers. Banyak pengamat merasa janggal dengan ancaman destruktif Aldrich Killian ataupun kehancuran rumah Tony Stark di film tersebut, karena kerusakan dalam skala itu seharusnya sudah memancing SHIELD untuk menurunkan Avengers.

Jika Ant-Man and the Wasp bisa menghindari kelalaian di atas dan 'berkelit' dari keharusan menghadirkan cameo dengan cerdas, maka keputusan Peyton Reed tentu tak jadi masalah. Namun apabila yang terjadi justru sebaliknya, maka ketidakhadiran cameo Avengers justru menjadi kesalahan yang bisa berbuntut pada film-film MCU lain. Bagaimanapun juga, pertaruhan kali ini jauh lebih besar, karena Ant-Man and the Wasp bisa saja menggenggam salah satu kunci penting untuk mengalahkan Thanos di Avengers 4.

Tag: , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi