James Wan Siap Garap Train to Busan Versi Hollywood

| Tidak ada komentar

James Wan Siap Garap Train to Busan Versi Hollywood

Sutradara dua film The Conjuring dan Furious 7, James Wan, baru-baru ini dikonfirmasi bakal menjadi produser dari remake Hollywood untuk Train to Busan. Film Korea yang menjadi fenomena global di tahun 2016 itu memang bergenre action thriller, sehingga tak heran bila proses produksi untuk adaptasi Hollywood-nya jatuh ke tangan James Wan.

Berita ini pertama kali disiarkan oleh media Deadline, yang melaporkan bahwa James Wan akan memproduseri remake Train to Busan, dengan Gary Dauberman (It, Annabelle) yang bergabung sebagai penulis naskahnya. Belum ada pernyataan resmi dari James Wan sejauh ini, tapi kabar keterlibatan sang sutradara dalam remake Train to Busan sudah dipastikan kebenarannya.

James Wan dan Gary Dauberman sendiri sudah banyak berkolaborasi di berbagai film. Dauberman praktis bisa dikatakan sebagai sosok yang membantu James Wan mengembangkan The Conjuring Universe. Ia tidak hanya menulis naskah untuk Annabelle, tapi juga terlibat dalam Annabelle: Creation, The Nun, dan sudah dipastikan bakal menjadi penulis untuk film ketiga Annabelle.

Baca juga: The Nun Jadi Film Terlaris Di The Conjuring Universe

James Wan sendiri sudah banyak dikenal sebagai salah satu mastermind di balik film-film horor sukses di era modern. Berawal dari film pertama Saw (2004), Wan melanjutkan kesuksesannya dengan Insidious (2011), The Conjuring (2013), Insidious: Chapter 2 (2013), dan The Conjuring 2 (2016). Selain itu, ia sempat 'pelesiran' ke genre lain ketika membesut Furuious 7 di tahun 2015. Tak tanggung-tanggung, film yang menjadi persembahan terakhir untuk mendiang Paul Walker itu meraih keberhasilan luar biasa, hingga memecahkan berbagai rekor dan menduduki peringkat ke-7 dalam daftar film terlaris sepanjang masa.

James Wan akan garap Train to Busan versi Hollywood

Untuk saat ini, James Wan tengah disibukkan oleh persiapan akhir Aquaman yang akan rilis Desember nanti. Banyak media dan fans penasaran dengan film ini, karena bukan hanya menjadi entri DCEU yang dirilis setelah kegagalan Justice League tahun lalu, tapi juga akan menjadi percobaan James Wan pertama di genre superhero.

Sementara untuk pengerjaan Train to Bursan versi Hollywood, hingga saat ini belum ada perkiraan waktu yang bisa dipastikan. Hal itu karena belum ada sutradara yang dipilih untuk melengkapi tim James Wan dan Gary Dauberman. Meski demikian, Caitlin Leale dari Screenrant berspekulasi jika Dauberman bisa terpilih menjadi penulis sekaligus sutradara.

 

Diperebutkan 5 Studio Hollywood

Remake Train to Busan akan diproduksi oleh New Line Cinema. Sebelumnya, hak akuisisi film tersebut diperebutkan oleh Universal, Paramount, Screen Gems, Lionsgate, dan New Line Cinema. Universal memutuskan mundur lebih dulu, kemudian 3 studio lain akhirnya memberi jalan bagi New Line Cinema untuk memperoleh hak adaptasi Train to Busan.

Industri perfilman barat memang tidak terlalu gencar memproduksi film horor dengan sudut unik yang tidak hanya mengandalkan jump scare. Itulah mengapa, film horor Asia yang bisa menampilkan drama dan kearifan lokal menjadi santapan favorit para penggemar film horor di Hollywood. Nah, Train to Busan ini salah satunya.

Meskipun lebih bergenre action thriller yang berfokus pada fenomena kiamat zombie, Train to Busan berhasil menjadi tontonan mencekam yang bisa menggabungkan kualitas barat dengan nuansa Asia. Film itu juga banyak dipuji di Festival Film Cannes, serta berhasil menguasai Box Office di berbagai negara. Meski demikian, Train to Busan belum menjadi film sukses mainstream di kancah Box Office AS, walaupun banyak kritikus Hollywood sudah mengapresiasi kualitasnya.

Rating Train to Busan

Karena itu, status film ini masih dikatakan underrated dan sangat potensial untuk diadaptasi ke dalam versi Hollywood. Namun, beberapa pengamat tidak terlalu yakin dengan upaya adaptasi ini, karena secara historis, hampir semua film horor Asia yang di-remake di AS berakhir gagal. Satu-satunya adaptasi yang paling dekat dengan kata 'berhasil' adalah The Ring (2002), remake dari film horor Ring asal Jepang.

Akankah kepiawaian James Wan dan Gary Dauberman di arena film horor mampu mengubah paradigma tersebut? Tentu saja hasil akhirnya baru diketahui setelah remake Train to Busan selesai dibuat. Sementara menunggu hal itu, munculnya nama sutradara dan para pemain yang direkrut dalam beberapa waktu ke depan mungkin dapat mengindikasikan keberhasilan film ini lebih lanjut. Jadi, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Tag: ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi