7 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Nonton Venom

| Tidak ada komentar

7 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Nonton Venom

Karena keterkaitannya dengan Spider-Man, Venom menjadi salah satu film yang paling diantisipasi di tahun 2018. Bagi Anda yang ingin menyaksikan Venom di bioskop tapi belum terlalu mengenal siapa Venom sebenarnya, berikut adalah 7 hal yang bisa membantu Anda memahaminya lebih lanjut.

 

1. Siapakah Eddie Brock Dan Bagaimana Ia Berubah Menjadi Venom?

Tokoh Eddie Brock pertama kali diciptakan oleh David Michelinie dan Todd McFarlane, serta muncul secara resmi dalam komik The Amazing Spider-Man di tahun 1988. Menurut cerita originalnya, Eddie Brock merupakan seorang jurnalis yang tumbuh besar tanpa kasih sayang orang tua. Ia awalnya memiliki karir jurnalistik yang sangat menjanjikan, terutama setelah berhasil mewawancarai pembunuh berantai berjuluk Sin-Eater. Akan tetapi, Brock kemudian justru dipermalukan secara tidak langsung oleh Spider-Man yang berhasil membekuk sosok asli Sin-Eater.

Baca juga: 10 Film Antihero Yang Tak Kalah Menarik Dari Venom

Siapakah Eddie Brock?

Hidup Eddie Brock semakin hancur manakala ia divonis menderita kanker, tak lama setelah karirnya dihempaskan oleh ulah Spider-Man. Putus asa, ia pergi ke sebuah gereja untuk berdoa. Di sanalah ia pertama kali 'berkenalan' dengan Symbiote yang sebelum ini ternyata menjangkiti Peter Parker. Sadar dengan potensi destruktif yang bisa ditimbulkan oleh Symbiote, Eddie Brock pun menerima kehadirannya untuk membalas dendam pada Spider-Man. Gabungan antara Eddie Brock dan Symbiote inilah yang melahirkan Venom.

Walaupun demikian, penting untuk dicatat bahwa kisah original di atas kemungkinan akan mengalami perubahan besar-besaran di film Venom.

 

2. Apa Itu Symbiote?

Setelah berulang kali berjumpa dengan kata Symbiote di atas, mungkin Anda jadi penasaran, apa sih Symbiote itu? Mengapa ia bisa cukup kuat untuk menjadikan Eddie Brock sebagai sosok yang mampu menantang kekuatan Spider-Man?

Pada dasarnya, Symbiote adalah sejenis parasit yang berasal dari planet lain. Symbiote sebenarnya hidup dengan cara 'menumpang' di makhluk hidup lain, menyedot energinya, dan perlahan-lahan membunuh inangnya sebelum kemudian berpindah ke makhluk hidup lain. Namun Symbiote yang menyusupi Eddie Brock ini berbeda dari kaumnya. Dianggap sebagai parasit yang telah bermutasi, Symbiote tersebut tidak ingin membunuh inangnya, tapi justru menjalin ikatan dengan orang yang ditumpanginya.

Apakah Symbiote Venom

Sebelum menyatu dengan Eddie Brock, Symbiote awalnya merasuki Peter Parker dan menyebabkan perubahan perilaku drastis pada sosok superhero tersebut. Peter kemudian menemukan kelemahan Symbiote ini, dan berhasil melepaskan diri dari pengaruhnya. Namun yang lebih menarik, sebuah perubahan cerita di komik terbitan 2015 mengungkapkan bahwa Symbiote ini sebenarnya juga sempat menghinggapi Deadpool, dan menjadi alasan mengapa perilaku Deadpool begitu menyimpang dari tokoh komik kebanyakan.

Sekali lagi, pemahaman di atas merupakan info yang didapat dari asal-usul asli Symbiote yang dibangun di dunia komik Marvel. Film Venom yang akan dirilis Sony bisa mengubah cerita original di atas, terutama karena kehadiran Spider-Man belum bisa dipastikan, sementara lisensi Deadpool masih ada di studio film yang berbeda.

 

3. Apakah Venom Didasarkan Pada Cerita Komik?

Walaupun memang wajar bagi suatu film adaptasi untuk mengubah atau bahkan merombak sumber ceritanya, tapi tak ada salahnya juga untuk mengharapkan adanya satu atau dua elemen yang berasal dari komik asli Venom. Dalam event Comic-Con Experience 2017, sutradara Ruben Fleischer mengkonfirmasi jika film Venom keluaran Sony didasarkan pada 2 seri komik Marvel, yakni Planet of the Symbiotes (1995) dan Lethal Protector (1993).

Uniknya, kedua komik tersebut sama-sama mengisahkan persekutuan spesial antara Spider-Man dan Venom. Phil Archibold dari Looper mencermati bahwa film Venom kemungkinan lebih banyak menyerap unsur cerita Lethal Protector, karena komik tersebut berakhir dengan kesepakatan damai Spider-Man dan Venom, yang kemudian diikuti dengan kepergian Venom dari New York ke San Francisco. Di kota San Francisco inilah film Venom mengambil latar tempatnya.

Venom berdasarkan komik

Tentu saja, sebagai film original yang masih membangun kisah awal untuk Venom, film ini tak akan buru-buru menampilkan Spider-Man dan hubungannya yang kompleks dengan sang antihero. Karena itu, menggubah cerita Lethal Protector untuk film Venom tanpa kehadiran Spider-Man akan menjadi tindakan yang sulit dan berisiko.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, supervisor efek visual Venom, Paul Franklin, meyakinkan bahwa:

"Kami (sudah berhasil) menunjukkan bagaimana Symbiote Venom datang ke bumi, bagaimana Eddie Brock bersentuhan dengannya, menjalin ikatan dengannya, dan kemudian menjadi Venom yang kita semua kenal di komik."

 

4. Apakah Venom Akan Melibatkan Spider-Man?

Ini dia pertanyaan yang paling sering ditanyakan seputar film Venom. Hal ini tak dapat dihindari, mengingat keterkaitan antara Venom dan Spider-Man memang benar-benar erat.

Dengan status Spider-Man yang saat ini menjadi properti bersama Sony dan Marvel, maka kemunculannya di film Venom secara otomatis juga membuka peluang hubungan Venom dengan Marvel. Kerumitan yang mungkin terjadi dari skenario itu, lantas membuat Sony ingin membuat Venom sebagai film yang sama sekali tidak terhubung dengan Spider-Man. Namun kemudian, Sony dikabarkan berubah pendirian dan tetap menyertakan Tom Holland di film Venom.

Tom Holland akan muncul di Venom

Menurut rumor yang pertama kali diedarkan oleh Jon Schnepp dari Collider, Tom Holland sudah kepergok datang ke lokasi syuting Venom selama dua hari. Namun menurutnya, Holland tak akan muncul sebagai Spider-Man, melainkan hanya menjadi Peter Parker.

"Saya tidak mengatakan Spider-Man akan berada di film (Venom). Ketika saya mengkonfirmasi jika Tom Holland ada di sini, maka maksudnya adalah Peter Parker yang tampil. Ini adalah sebuah cameo," ujar Jon Schnepp.

 

5. Apa Itu Life Foundation?

Jika Anda mengikuti setiap rilis trailer Venom yang dipublikasi Sony sejauh ini, maka Anda tak akan asing dengan kata Life Foundation. Dalam berbagai cuplikan, Life Foundation tampak sebagai suatu perusahaan yang meneliti perilaku Symbiote. Mereka juga kemungkinan memiliki andil dalam percobaan medis yang melibatkan Symbiote dan Eddie Brock.

Apa itu Life Foundation

Life Foundation mungkin tidak setara dengan Hydra dalam mempraktekkan kejahatan-kejahatannya, tapi menurut cerita di komik sumbernya, organisasi ini sudah terbentuk sejak Perang Dingin, dan sengaja bermain-main dengan Symbiote untuk melindungi para petingginya. Mereka menciptakan 5 Symbiote lain, yakni Agony, Phage, Lasher, Scream, dan Riot, yang kemungkinan akan menjadi lawan Eddie Brock di film Venom.

 

6. Karakter Apa Yang Diperankan Woody Harrelson Dan Michelle Williams?

Selain Tom Hardy, Venom juga digawangi oleh dua artis terkenal lain, yakni Woody Harrelson dan Michelle Williams. Sama seperti Hardy, kedua artis tersebut pernah terlibat dalam film-film Oscar dan dinominasikan setidaknya satu kali di Academy Awards.

Keterlibatan Woody Harrelson sebenarnya masih cukup simpang siur, tapi beberapa spekulasi menyebutkan bahwa ia akan memerankan Carnage, salah satu rival utama Venom. Meski demikian, Carnage tampaknya baru akan menjelma sebagai musuh utama Venom di film kedua. Itupun juga belum dipastikan jika Woody Harrelson akan kembali dipercaya memerankan Carnage di sekuel Venom.

Menurut David Michelinie, tim kreatif Venom belum terlalu yakin dengan kecocokan Harrelson untuk memerankan Carnage. Meski demikian, mereka ingin melihat dulu bagaimana respon fans dan media terhadap performanya di film pertama Venom, sebelum mengambil keputusan lebih lanjut mengenai masa depan Woody Harrelson di franchise ini.

Woody Harrelson dan Michelle Williams

Woody Harrelson dan Michelle Williams

Sementara itu, Michelle Williams akan menjadi Anne Weying, seorang pengacara yang memiliki peran vital dalam kelangsungan cerita Venom. Di komik, ia merupakan mantan istri Eddie Brock yang pernah membantu Peter Parker menemukan kelemahan Brock. Namun demikian, ia akan menjelma sebagai kekasih Eddie Brock di film Venom. Selain itu, Michelle Williams dikabarkan melakukan banyak perubahan dengan karakterisasi Anne Weying. Hal ini ia lakukan untuk lebih menyesuaikan penokohan Weying dengan figur wanita modern masa kini.

"Saya rasa Anne adalah karakter yang sangat kuat dan pintar. Saya ingin menjadikannya sebagai wanita yang terlahir di dunia #MeToo, dan saya berupaya keras untuk menyampaikannya melalui pilihan busana serta dialog-dialognya," kata Michelle Williams.

 

7. Mengapa Kisah Venom Di-reboot?

Percaya atau tidak, Venom sebenarnya sudah pernah diangkat ke layar lebar, jauh sebelum film solonya dibuat oleh Sony. Sayang, percobaan pertama untuk memperkenalkannya di Spider-Man 3 (2007) justru menjadi bencana. Tidak hanya dihujat karena akting pemeran Eddie Brock (Topher Grace) yang dinilai payah, Venom juga dikritik karena hanya menjadi Villain sampingan yang pengembangan karakternya tidak berjalan dengan baik.

Venom di Spider-Man 3

Spider-Man 3 secara keseluruhan juga dinilai sebagai film yang terlalu banyak menampilkan karakter penting dengan sub-plot berantakan. Jadi, tak heran apabila Sony memutuskan untuk me-reboot semua lini cerita Venom yang pernah mereka tampilkan di Spider-Man 3, dan menyajikan pendekatan baru dengan Tom Hardy di kursi utama.

Tag: ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi