Hobbs And Shaw Digugat Produser Fast & Furious

| Tidak ada komentar

Hobbs And Shaw Digugat Produser Fast & Furious

Proses syuting Hobbs And Shaw baru saja dimulai, tapi kabar tak sedap sudah menghampiri proyek film Spin-Off Fast & Furious ini. Penyebabnya datang dari tuntutan Neal H. Moritz, seorang produser yang dikenal konsisten berpartisipasi dalam film-film Fast & Furious. Ia dikabarkan memperkarakan Universal, studio yang menaungi Hobbs And Shaw, setelah diberhentikan dari jabatannya sebagai produser film tersebut.

Menurut laporan media Deadline, Moritz diberikan dua pilihan oleh Universal: setuju berdiskusi untuk menurunkan gajinya, atau "ditendang" dari proyek Hobbs And Shaw. Jika ia mengambil pilihan kedua, maka ia tak hanya kehilangan pekerjaan, tapi juga tidak mendapat kredit sama sekali di film tersebut. Moritz juga tak akan menerima kompensasi apapun dari perlakuan semena-mena Universal ini.

Merasa ditindas oleh kewenangan Universal, Moritz pun mengambil langkah hukum sebelum menuruti kemauan studio tersebut. Menurutnya, tidak ada satupun dari kedua pilihan di atas yang bisa menguntungkannya. Ia berharap bisa kembali dipekerjakan sebagai produser Hobbs And Shaw, atau paling tidak mendapat kompensasi jika akhirnya tetap harus dipecat.

Baca juga: Dora Tak Sanggup Kalahkan Hobbs And Shaw Di Box Office AS

Neil H. Moritz sendiri bukanlah nama baru di dunia perfilman. Ia merupakan salah satu figur penting yang menjabat sebagai salah satu eksekutif di Sony Pictures. Aktif sejak tahun 1990, ia telah memproduseri puluhan film terkenal. Selain seri Fast & Furious, Moritz pernah terlibat dalam I Know What You Did Last Summer, Cruel Intentions, XXX, I Am Legend, 21 Jump Street dan sekuelnya, Goosebumps, dan masih banyak lagi. Ia juga memproduseri seri TV kenamaan Prison Break. Per tahun 2012, akumulasi Box Office dari semua film yang pernah diproduserinya mencapai lebih dari 5 miliar Dolar AS.

Neil H. Moritz

Sayangnya, kesepakatan awal antara Moritz dan Universal tidak disahkan dalam surat perjanjian resmi. Semua negosiasi dilakukan secara lisan dengan Donna Langley dan Jimmy Horowitz sebagai pihak yang mewakili Universal. Hal ini tentunya bisa memberatkan posisi Neil H. Moritz, karena ia tidak memiliki bukti kuat untuk menuntut Universal atas pelanggaran kode etik mereka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi apapun dari pihak Universal.

 

Dampaknya Belum Bisa Diperkirakan

Peran produser memang tak sekrusial sutradara ataupun penulis. Namun, kasus negatif yang berlarut-larut tentu saja bisa menciderai publisitas Hobbs And Shaw. Imbas tuntutan Moritz terhadap Universal belum bisa diukur dengan pasti, mengingat kasusnya baru sampai di tahap awal.

Untuk mencegah pemberitaan buruk lebih lanjut, Universal bisa saja mencoba bernegosiasi diam-diam dengan Moritz. Namun apabila Moritz memang bertekad mengekspos ketidakadilan yang dideritanya, maka bukan tak mungkin studio ini akan menghadapi masalah cukup serius dalam beberapa waktu ke depan.

 

Masih Tercantum Di Daftar Produser

Meskipun info pemecatan Neil H. Moritz sudah meluas di berbagai media, namanya belum diturunkan dari situs-situs yang memajang profil film Hobbs And Shaw. Wikipedia contohnya, masih menampilkan Moritz dan Hiram Garcia sebagai produser film tersebut. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh belum adanya pengumuman resmi dari Universal.

Hobbs And Shaw sendiri akan menjadi film Spin-Off yang menceritakan petualangan Luke Hobbs (Dwayne Johnson) dan Deckard Shaw (Jason Statham). Keduanya merupakan tokoh antagonis yang berubah menjadi protagonis di seri film Fast & Furious. Secara tak terduga, Hobbs dan Shaw memiliki chemistry yang terbangun apik di film ke-8 Fast & Furious, sehingga membangkitkan minat Universal untuk memanfaatkan peluang ini menjadi basis film Spin-Off.

Selain The Rock dan Jason Statham, film ini juga akan dibintangi oleh Vanessa Kirby dan Idris Elba. Sementara itu, posisi sutradara dipercayakan pada David Leitch yang baru-baru ini sukses dengan Deadpool 2 dan Atomic Blonde. Figur tersebut menjadi ikon baru dalam genre action, karena sebelum menangani 2 film sukses sebelumnya, ia juga berhasil mengarahkan John Wick.

The Rock, David Leitch, dan Jason Statham

The Rock, David Leitch, dan Jason Statham

Sejak kegagalan Dark Universe, Universal memang berupaya fokus mengembangkan seri Fast & Furious sebagai dunia sinematik sukses seperti halnya MCU. Nah, film Spin-Off seperti Hobbs And Shaw tentu bisa menjadi awal yang menjanjikan, mengingat popularitas dua aktornya yang begitu tinggi, juga banyaknya respon positif untuk dua karakter yang mereka perankan di film-film Fast & Furious selama ini.

Jika gugatan Moritz tak menghambat jalannya proses produksi, atau tak ada insiden tak terduga lain yang mengganjal proses produksinya, maka Hobbs And Shaw akan siap meluncur di bioskop pada 2 Agustus 2019.

Tag: ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi