Natalie Portman Jadi Superstar Nyentrik Di Trailer Vox Lux

| Tidak ada komentar

Natalie Portman Jadi Superstar Nyentrik Di Trailer Vox Lux

Aktris pemenang Oscar Natalie Portman akan kembali dalam sebuah film drama berjudul Vox Lux. Di sini, ia bakal memerankan kehidupan seorang superstar yang penuh drama dan lika-liku. Karena gayanya yang eksentrik, tokoh yang diperankan Portman dalam film ini dianggap memiliki style Lady Gaga, popularitas ala Britney Spears, dan attitude diva ala Madonna. Seperti apa cuplikan penampilannya?

Vox Lux membeberkan kisah seorang mega bintang bernama Celeste, yang terkenal nyentrik dan sedang menikmati kejayaan di puncak karirnya. Akan tetapi, ia juga memiliki masalah kepribadian yang bisa jadi dipicu oleh trauma masa lalunya, mengingat ia ternyata pernah menjadi korban dalam sebuah insiden penembakan di sekolah. Ketika kendala ini semakin membesar dan mempengaruhi image-nya di depan publik, dimulailah upaya pencarian jalan keluar yang penuh drama dan menguras emosi.

Karakter unik seperti Celeste bukanlah peran menantang pertama yang ditangani oleh Natalie Portman. Aktris yang pernah berpartisipasi di film Marvel ini nyatanya telah menyabet gelar Best Actress dari Academy Awards berkat penampilannya sebagai penari balet di Black Swan. Meskipun Celeste dan penari balet tersebut berbeda karakter, keduanya sama-sama memiliki penampilan yang menonjol dan merepresentasikan perubahan ekstrim dalam diri mereka.

Baca juga: 7 Aktor Yang Bermasalah Dengan Marvel

Keberhasilan Portman dalam memerankan penari balet yang mengalami pergolakan hebat di Black Swan, tampaknya sukses menarik perhatian tim casting Vox Lux. Padahal, pilihan pertama mereka bukanlah Natalie Portman, tapi Rooney Mara yang pernah menjadi pemeran Lisbeth Salander di film The Girl with the Dragon Tattoo.

Vox Lux tidak hanya dibintangi Natalie Portman, tapi juga menjagokan nama Jude Law di jajaran pemain pendukung. Aktor yang terpilih memerankan Albus Dumbledore muda dalam sekuel Fantastic Beasts itu dipasang sebagai manajer Celeste. Willem Dafoe (Platoon, Spider-Man) juga berkontribusi dalam film ini, tapi kapasitasnya hanya sebagai narator. Selain itu, akan ada juga penyanyi Sia yang secara eksklusif direkrut sebagai komposer untuk lagu-lagu Soundtrack Vox Lux.

 

Dibesut Sutradara Multi-talenta

Brady Corbet yang mengarahkan Vox Lux lebih dulu dikenal sebagai aktor ketimbang sutradara. Ia sudah berkarir sejak tahun 2003, dan pernah terlibat dalam film-film populer seperti Funny Games, Melancholia, dan Clouds of Sils Maria.

Corbet baru menjajal kemampuannya sebagai sutradara di tahun 2008, melalui sebuah film pendek berjudul Protect You + Me. Ia juga langsung terjun sebagai penulis untuk film tersebut. Pada tahun 2015, Brady Colbert mendapatkan apresiasi luar biasa sebagai sutradara, setelah film besutannya memenangkan dua penghargaan di Festival Film Venice. Sinema itu berjudul The Childhood of a Leader, dibintangi dengan gemilang oleh Robert Pattinson, dan banyak dipuji karena ending-nya yang sangat berkesan nan efektif.

Natalie Portman dan Brady Corbet

Natalie Portman (kiri) dan Brady Corbet (kanan)

Nah, Vox Lux adalah ajang pembuktian selanjutnya bagi Brady Colbert setelah kesuksesan The Childhood of a Leader. Perannya di sini tidak hanya sebagai sutradara, tapi juga penulis naskah tunggal yang benar-benar krusial dalam menentukan kualitas film. Menurut Q.V. Hough dari Screenrant, Corbet merupakan sutradara yang suka mengambil risiko dan tidak pernah tanggung dalam merealisasikan visinya. "Biasanya, perlu sutradara dan para pemain yang berpengalaman untuk menyukseskan sebuah film unik (seperti Vox Lux). Namun (kali ini,) kita tunggu dan lihat saja bagaimana reaksi Audience terhadap film ini," ujar Q.V. Hough.

 

Salah Satu Film Terbaik Di Festival Film Toronto

Belum juga dirilis secara resmi di bioskop-bioskop, Vox Lux sudah banyak dielu-elukan di berbagai media. Hal ini tidak terlepas dari kesuksesan premiere-nya di Festival Film Toronto. Bersama A Star Is Born, Roma, Halloween, dan If Beale Street Could Talk, Vox Lux menjadi salah satu film yang paling banyak dibicarakan dan diapresiasi di acara tersebut.

Menurut Brian Tallerico dari RogerEbert.com, film ini begitu ambisius hingga meninggalkan impresi yang begitu berkesan. Sementara Orlando Maldonado dari Movie Network menyebutkan bahwa Vox Lux menyajikan studi yang menarik tentang ketenaran, musik pop, dan terorisme. Saat berita ini ditulis, Vox Lux berhasil mengumpulkan rating 90% di Rotten Tomatoes, dengan Average Rating 7.6/10 dari 39 kritikus.

Rating Vox Lux

Performa Natalie Portman yang terlihat mendominasi di sepanjang trailer pun, digadang-gadang sudah mendapatkan Oscar Buzz untuk musim penghargaan akhir tahun ini. Akankah respon positif para pengamat ini juga tercermin pada antusiasme penonton secara umum? Well, kita lihat saja setelah perilisan resmi Vox Lux pada 7 Desember 2018 mendatang.

Tag: ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi