Halloween Merajai Box Office Domestik Untuk Yang Kedua Kalinya

| Tidak ada komentar

Halloween Merajai Box Office Domestik Untuk Yang Kedua Kalinya

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, industri perfilman AS memanen banyak pendapatan di bulan Oktober. Setelah Venom yang sukses besar di luar dugaan, kini giliran Halloween yang menjadi fenomena Box Office. Kedua film itupun sekarang menjadi dua sinema rilisan Oktober terlaris sepanjang masa.

Tak salah jika Halloween bisa menggantikan posisi Venom dengan mudah sebagai pemuncak Box Office, karena akhir Oktober selalu menjadi momen yang tepat bagi film horor untuk berjaya di bioskop-bioskop AS. Meskipun Halloween tidak menghadirkan horor murni karena lebih bergenre slasher, hype media yang mengekspos apresiasi kritikus akan film ini rupanya efektif memancing minat banyak penonton.

Halloween pun menjadi juara Box Office di akhir pekan pertama penayangannya, dan tak kesulitan untuk kembali menjadi yang nomor satu di tangga Box Office pada akhir pekan kedua. Halloween kokoh di puncak dengan penghasilan sebesar 32 juta Dolar AS pada akhir pekan lalu, diikuti oleh A Star Is Born dan Venom di posisi kedua dan ketiga. Pendapatan Halloween turun sebesar 58% dari minggu pertamanya.

Baca juga: Bohemian Rhapsody Geser Halloween Dari Puncak Box Office AS

Box Office Halloween

Per 28 Oktober 2018, angka Box Office domestik film yang dibintangi Jamie Lee Curtis ini sudah mencapai 126.6 juta Dolar AS, sementara total Box Office globalnya mencapai 172.3 juta Dolar AS. Menurut catatan Chris Agar dari Screenrant, perolehan Domestik Halloween merupakan yang ketiga tertinggi sepanjang masa dari daftar film telaris Blumhouse Productions. Halloween hanya tertinggal dari Split dan Get Out yang masing-masing mengumpulkan total 138.2 juta Dolar AS dan 176 juta Dolar AS.

 

Diuntungkan Oleh Kompetisi Yang Minim

Kesuksesan Halloween tak ayal semakin menambah prestasi Blumhouse sebagai rumah produksi film spesialis horor yang sukses menjangkau preferensi mainstream. Selain strategi pemasaran cerdik yang menempatkan rilis Halloween di bulan Oktober, film ini agaknya juga diuntungkan oleh sedikitnya film baru high profile yang saat ini berkompetisi di bioskop-bioskop AS.

Tidak seperti awal Oktober lalu yang menjadi arena pertarungan Venom, A Star Is Born, dan First Man, akhir bulan ini hanya diwarnai dengan debut Halloween, Hunter Killer dan Johnny English Strikes Again. Hunter Killer hanya mampu finish di urutan kelima pada akhir pekan lalu, sementara Johnny English Strikes Again bahkan tak mampu mencapai 10 besar. Film action komedi yang dibintangi Rowan Atkinson si Mr. Bean itu hanya meraup 1.6 juta Dolar AS dan menduduki peringkat ke-12, karena hanya tayang terbatas di 544 bioskop.

Meskipun begitu, posisi Halloween kemungkinan akan mulai goyah di akhir pekan berikutnya, karena beberapa film populer seperti Bohemian Rhapsody dan The Nutcracker and the Four Realms akan mulai meluncur.

Sementara di papan Box Office Internasional, Halloween tampaknya akan kesulitan mematahkan dominasi Venom. Secara global, film yang dibintang Tom Hardy itu sudah mengumpulkan lebih dari 500 juta Dolar AS. Itupun belum diakumulasikan dengan raihan Box Office di China, karena film tersebut baru akan premiere di Negeri Tirai Bambu pada 9 November mendatang. Mengingat rekor positif film-film Marvel di China selama ini, maka Venom tampaknya tak akan kesulitan mengumpulkan banyak pundi-pundi uang dari negeri tersebut.

 

Berkualitas Di Luar Ekspektasi

Jika Halloween hanya menjadi film horor kelas B yang tidak jauh berbeda dengan 9 film pendahulunya, maka Box Office film ini tak akan bisa mengungguli posisi Venom dan A Star Is Born. Digadang-gadang sebagai sinema yang digarap sesuai dengan tema film pertamanya, Halloween sebenarnya tak terlalu diantisipasi, mengingat sudah terlalu banyak sekuel Halloween yang selama ini dibuat ala kadarnya. Terlebih lagi, film kesebelas dalam franchise Halloween ini menjadi sekuel langsung dari film pertama yang dirilis pada tahun 1978 silam. Itu artinya, Halloween kedua hingga kesepuluh resmi dianggap tak ada.

Halloween 2018 di luar ekspektasi

Kembalinya Jamie Lee Curtis dan ulasan positif dari John Carpenter, kreator asli film pertama Halloween, membuat media dan publik sedikit terpancing untuk mengikuti perkembangan rilis film ini. Kepercayaan itu akhirnya tak berbuah sia-sia, karena Halloween berhasil menjawab rasa penasaran berbagai pihak dengan prestasinya yang gemilang. Saat berita ini ditulis, film yang menampilkan teror Michael Myers ini sudah dirating 79% dan berstatus Certified Fresh di Rotten Tomatoes. Hal ini tentunya jauh dari film Halloween kedua hingga kesepuluh yang rata-rata skornya cuma mencapai 25%.

Tag: ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi