Bohemian Rhapsody Geser Halloween Dari Puncak Box Office AS

| Tidak ada komentar

Bohemian Rhapsody Geser Halloween Dari Puncak Box Office AS

Film biografi musikal yang menyajikan kisah sang legenda Freddie Mercury berhasil menjuarai Box Office akhir pekan di minggu pertama rilisnya. Pendapatan yang dikumpulkan film berjudul Bohemian Rhapsody ini bahkan menobatkannya menjadi film biografi musikal terlaris kedua sepanjang masa, tepat di belakang Straight Outta Compton yang dirilis pada tahun 2015 silam.

Dibintangi Rami Malek sebagai pemeran Freddie Mercury, film Bohemian Rhapsody sukses meraup 51 juta Dolar AS di akhir pekan pertamanya. Jumlah tersebut melebihi ekspektasi, dan bahkan mengungguli A Star is Born yang saat ini sudah disebut-sebut sebagai salah satu kandidat unggulan untuk masuk dalam nominasi Oscar. Praktis, Bohemian Rhapsody juga berhasil menyingkirkan Halloween yang minggu lalu bertahta di posisi pertama Box Office AS.

Menurut data Box Office Mojo, Bohemian Rhapsody menciptakan jarak yang cukup jauh dengan The Nutcracker and the Four Realms yang sama-sama baru debut dan bertengger di posisi kedua. Setelah Nobody's Fool di urutan ketiga dan A Star is Born yang masih bertahan di tangga keempat, barulah muncul Halloween yang melorot ke posisi kelima.

Baca juga: Halloween Merajai Box Office Domestik Untuk Yang Kedua Kalinya

Berikut adalah papan Box Office AS yang menampilkan 10 besar film dengan pendapatan terbanyak pada akhir pekan lalu:

Box Office Bohemian Rhapsody

Sumber: Box Office Mojo

 

Sudah Balik Modal

Waktu rilis yang bersamaan untuk kancah domestik dan internasional ternyata memberikan banyak keuntungan bagi Bohemian Rhapsody. Tidak hanya mengukir prestasi di dalam negeri, film ini nyatanya berhasil mengumpulkan pendapatan hingga 122.5 juta Dolar AS secara global.

Menurut catatan Variety, sekitar 72.5 juta Dolar AS dari total angka tersebut bersumber dari Box Office internasional. Sementara jika dihitung sampai Senin (5 November) awal pekan ini, maka penghasilan global Bohemian Rhapsody sudah terkumpul sampai 141.7 juta Dolar AS.

Jumlah fantastis di minggu pertama ini menjadi kabar baik bagi studio dan para produser film, karena totalnya sudah melampaui budget pembuatan yang sebelumnya dilaporkan mencapai 52 juta Dolar AS. Tak diragukan lagi, Bohemian Rhapsody resmi menjadi film sukses di kancah Box Office.

Sebagai perbandingan, para pengamat sebelumnya memperkirakan jika film yang cukup kontroversial ini hanya akan meraih sekitar 35-40 juta Dolar AS di akhir pekan pertamanya. Setelah melihat sambutan kritikus yang cenderung beragam terhadap film ini, para analis agaknya tak ingin terlalu optimis dulu.

Sekedar informasi, Bohemian Rhapsody hanya di-rating 60% oleh indikator tomatometer Rotten Tomatoes saat berita ini ditulis. Angka tersebut bisa dibilang mengecewakan, mengingat film ini banyak diantisipasi sebagai salah satu film drama musikal yang bisa dijagokan di musim penghargaan akhir tahun nanti.

Rating Bohemian Rhapsody

Namun, hasil akhir membuktikan bahwa para fans, pemerhati musik, dan mereka yang setidaknya pernah mendengar nama Freddie Mercury juga Queen, tak terlalu memperdulikan ulasan kritikus. Bohemian Rhapsody tetap melaju dengan jumlah pendapatan yang mengesankan, bahkan melebihi A Star is Born yang nyata-nyata lebih diapresiasi oleh para kritikus.

 

Ada Cameo Dari Mike Myers

Salah satu aspek yang menarik dicermati dan mungkin mudah terlewatkan dari pengamatan penonton adalah cameo dari Mike Myers. Aktor yang dikenal sebagai pengisi suara Shrek dan berbagai gimmick-nya di film-film Austin Powers ini muncul sebagai karakter fiksi, yang berpenampilan eksentrik dan menjabat sebagai eksekutif studio EMI.

Tokoh bernama Ray Foster tersebut dikisahkan menolak permintaan Queen untuk menjadikan Bohemian Rhapsody sebagai single andalan dari album A Night at the Opera. Keputusan ini rupanya berbuntut fatal, karena para anggota Queen kemudian meninggalkan EMI dan bergabung dengan label musik lain.

Cameo Mike Myers di Bohemian Rhapsody

Cameo Mike Myers di Bohemian Rhapsody

Meskipun sutradara Bryan Singer memasukkan tokoh fiksi di tengah film yang seharusnya didasarkan pada kisah nyata, kemunculan Ray Foster tidak terlalu dipermasalahkan oleh Audience dan para pengamat. Mereka justru menganggap keterlibatan karakter yang diperankan Mike Myers itu cukup simbolis untuk mengisahkan salah satu titik penting dalam perjalanan karir Queen. Well, melihat Box Office Bohemian Rhapsody yang sudah begitu positif, tentu tak sulit meyakini anggapan yang satu ini.

Bagaimanapun juga, ini baru minggu pertama untuk Bohemian Rhapsody. Film tersebut masih memiliki banyak waktu untuk mengumpulkan pundi-pundi pendapatan yang lebih banyak, sebelum film-film unggulan akhir tahun berdatangan di bulan Desember. Akan tetapi, tantangan berat bagi Bohemian Rhapsody kemungkinan sudah akan muncul di pertengahan November, ketika Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald dirilis secara resmi di bioskop-bioskop seluruh dunia.

Tag: ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi