Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald Dikecam Fans Gara-Gara Hal Ini

| 2 komentar

Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald Dikecam Fans Gara-Gara Hal Ini

Meski belum dirilis, berita-berita seputar Fantastic Beasts: The Crime of Grindelwald sudah ramai menghiasi berbagai media perfilman. Kabar terbaru datang langsung dari protes para fans setia Harry Potter, yang dikabarkan mengecam keputusan JK Rowling untuk menampilkan Profesor McGonagall muda di sekuel Fantastic Beasts. Mengapa hal ini menimbulkan kontroversi?

Usut punya usut, fans menemukan kejanggalan dalam keterlibatan McGonagall di The Crimes of Grindelwald, yang katanya ber-setting di tahun 1927. Latar waktu itu menimbulkan plot hole dalam rangkaian franchise Harry Potter secara umum, karena McGonagall seharusnya belum lahir di tahun tersebut.

Di buku kelima yang berjudul The Order of the Phoenix, guru pengajar di kelas transfigurasi yang bijak dan menjadi kepala asrama Gryffindor tersebut mengatakan bahwa ia mulai bekerja di Hogwarts sejak bulan Desember 1956. sekitar 2 tahun setelah lulus sekolah dan bekerja di Kementerian Sihir.

Baca juga: 7 Tokoh Baru Yang Akan Muncul Di Sekuel Fantastic Beasts

Jika dihitung-hitung, maka McGonagall selayaknya lulus di tahun 1954, dan jika dirunut ke belakang, baru masuk ke Hogwarts pada tahun 1947; mengingat masa pendidikan di sekolah sihir tersebut adalah selama 7 tahun. Apabila McGonagall memulai tahun pertamanya saat berusia 11 tahun, maka ia kemungkinan terlahir di tahun 1935 atau 1936. Tentu saja perhitungan ini tidak cocok dengan latar waktu Fantastic Beasts: The Crime of Grindelwald yang berada di dekade '20-an.

Banyak fans garis keras Harry Potter pun mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap JK Rowling, mengingat ia sendirilah yang menulis naskah semua film Fantastic Beasts.

 

Bukan Yang Pertama Kalinya

Keraguan fans soal keputusan-keputusan JK Rowling terkait film kedua Fantastic Beasts bukan baru kali ini terjadi. Sebelumnya, casting Claudia Kim sebagai Nagini juga memancing kemarahan dari banyak penggemar. Rowling mengkonfirmasi jika Nagini terinspirasi dari ular mistis di Asia Tenggara (khususnya Indonesia). Akan tetapi, ia malah meloloskan casting Claudia Kim yang sebenarnya merupakan aktris keturunan Korea Selatan.

Sebelum itu pun, JK Rowling sebenarnya sudah dikhawatirkan bakal melanggar beberapa aspek cannon, karena 4 sekuel Fantastic Beasts yang tengah direncanakan saat ini sudah terkesan terlalu 'memaksa'. Adanya berbagai perubahan yang terus ditambahkan untuk membuat ruang cerita bagi film-film selanjutnya, memang sangat berisiko menimbulkan gesekan dengan detail-detail dari cerita utama. Contohnya bahkan sudah bisa diambil dari polemik kemunculan McGonagall baru-baru ini.

Apakah JK Rowling memang 'lupa' dengan dialog yang ditulisnya di buku kelima Harry Potter? Atau ia sebenarnya menyembunyikan detail spesial yang memungkinkan McGonagall 'menjelajah ke masa lalu'? Hal ini masih mungkin terjadi, mengingat dunia Harry Potter dipenuhi dengan fantasi dan keajaiban. Beberapa fans yang mengambil sikap netral juga mempertimbangkan kemungkinan ini.

Jawaban dari teka-teki ini akan terkuak 7 hari lagi, karena Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald akan tayang lebih awal di Indonesia. Jika Anda ingin kebagian tiket di hari pertamanya, maka bersiaplah untuk menonton film ini pada tanggal 14 November 2018.

Tag:

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

2 komentar untuk Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald Dikecam Fans Gara-Gara Hal Ini

  • kpop & drama korea -

    Untuk serial pertama film ini cukup menarik, jadi gak sabar menunggu seri keduanya

    Balas
    • Astika -

      Sama 🙂
      Semoga tidak terlalu mengecewakan seperti yang disampaikan para pengamat di ulasan kritiknya.

      Balas

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi