Kemenangan Bohemian Rhapsody Di Golden Globe Awards 2019 Berbuntut Masalah

| Tidak ada komentar

Kemenangan Bohemian Rhapsody Di Golden Globe Awards 2019 Berbuntut Masalah

Walaupun sukses mengantongi dua piala utama di malam penghargaan Golden Globe Awards tahun ini, Bohemian Rhapsody dibayangi beberapa masalah yang cukup menciderai perayaan kemenangannya. Tak cuma disesalkan, prestasi Bohemian Rhapsody rupanya mencuatkan kembali skandal sang sutradara, Bryan Singer, yang turut "melakukan selebrasi" atas pencapaian film biopik Queen ini.

Dari seluruh pemenang Golden Globe Awards 2019, keunggulan Bohemian Rhapsody di kategori film drama terbaik dan aktor terbaik cukup mengejutkan banyak pihak. Hasil di luar dugaan ini lebih bernada mengecewakan, karena Bohemian Rhapsody adalah film yang kualitasnya masih diperdebatkan.

Rami Malek memang patut diacungi jempol atas usahanya memerankan Freddie Mercury dengan sebaik mungkin. Namun secara sinematik, Bohemian Rhapsody digelayuti oleh berbagai masalah yang membuatnya tak bisa mendapat apresiasi tinggi (universally aclaimed) dari para kritikus.

Dibanding Bohemian Rhapsody, A Star Is Born sebenarnya jauh lebih dijagokan untuk memboyong gelar film drama terbaik. Namun demikian, keputusan dewan Hollywood Foreign Press selaku penyelenggara acara Golden Globe sudah final, dan dengan demikian, status Bohemian Rhapsody sebagai pemenang utama pun tak dapat diganggu gugat.

Baca juga: Ini Dia Pemenang Golden Globe Awards 2019

Pemain Bohemian Rhapsody di Golden Globe Awards 2019

Tak hanya mengalahkan A Star Is Born, film yang menjadi tontonan biopik terlaris sepanjang masa ini juga mengungguli Black Panther, BlacKkKlansman, dan If Beale Street Could Talk.

Sementara itu, Rami Malek berhasil menyingkirkan Bradley Cooper (A Star Is Born), Willem Dafoe (At Eternity's Gate), Lucas Hedges (Boy Erased), dan John David Washington (BlacKkKlansman) di kategori Best Actor.

 

Terseret Skandal Bryan Singer

Selain tersandung pandangan beberapa kalangan yang menyayangkan kemenangannya, Bohemian Rhapsody juga menghadapi kritikan yang dilayangkan pada salah satu sutradaranya, Bryan Singer.

Polemik ini berawal dari unggahan sang sutradara di akun Instagramnya, yang mengungkapkan rasa terima kasih atas kemenangan Bohemian Rhapsody. Dalam postingan tersebut, Singer menampilkan aksinya ketika mengarahkan salah satu adegan dalam Bohemian Rhapsody. Bukannya ditanggapi dengan pujian, aksi tersebut justru dibanjiri hujatan.

View this post on Instagram

What an honor. Thank you #HollywoodForeignPress

A post shared by Bryan Singer (@bryanjaysinger) on

Alasannya tak banyak: Bryan Singer masih tersangkut skandal pelecehan seksual yang membuatnya terdepak dari berbagai proyek film. Ia merupakan salah satu "pelaku terduga" yang terimbas kasus Harvey Weinstein beberapa waktu lalu.

Kabarnya, Bryan Singer sudah bertingkah cabul selama bertahun-tahun, tapi tak pernah terungkap karena ia punya pengaruh kuat di dunia perfilman. Meski dugaan ini belum terbukti, banyak pihak sudah mengkritiknya dan mendorong agar kasus tersebut bisa diusut lebih lanjut.

 

Bermasalah Sejak Syuting

Bryan Singer bukanlah satu-satunya figur yang menyutradarai Bohemian Rhapsody, karena ia didepak oleh Fox di tengah proses syuting. Tidak ada konfirmasi resmi mengenai alasan di balik keputusan tersebut. Namun, spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa ini ada kaitannya dengan kelakuan cabul Bryan Singer di lokasi syuting. Selain itu, Rami Malek dikabarkan berulang kali melayangkan protes pada Fox atas sikap tidak profesional Singer yang sering absen.

Setelah menyingkirkan Singer, Fox kemudian merekrut Dexter Fletcher untuk merampungkan proses pembuatan Bohemian Rhapsody. Nama Bryan Singer tidak bisa dihapuskan dari daftar sutradara, karena kontribusinya dianggap sudah memenuhi aturan Directors Guild of America untuk mendapatkan kredit sebagai pengarah film.

Meski demikian, reputasi yang sudah terlanjur rusak membuatnya tak diberi kesempatan untuk ikut menghadiri Golden Globe Awards. Namanya bahkan tak disebut-sebut sama sekali dalam ucapan terima kasih para pemain yang menerima penghargaan.

 

Dituntut Kembalikan Piala

Skandal Bryan Singer yang mencuat sekitar akhir tahu 2017 sebenarnya sudah sedikit terlupakan ketika acara Golden Globe Awards 2019 digelar. Namun, unggahan sang sutradara di Instagram kembali mengingatkan publik akan skandalnya yang hingga kini belum diusut hingga tuntas.

Bryan Singer
Bryan Singer (Foto oleh Vianney Le Caer/Invision/AP/REX/Shutterstock)

Mengingat Bohemian Rhapsody berhasil memenangkan penghargaan film terbaik, maka Bryan Singer yang masih terdaftar sebagai sutradara juga akan menerima satu piala Golden Globe. Fakta ini rupanya membuat sebagian besar warganet meradang. Banyak di antara mereka mengungkapkan bahwa Singer tak layak mendapatkan penghargaan itu, dan sudah selayaknya ia mengembalikan piala yang diterimanya.

Permintaan tersebut tentu saja tidak realistis; bahkan Roman Polanski yang nyata-nyata berstatus buronan ketika dianugerahi piala Oscar pun, tidak diminta mengembalikan penghargaannya oleh dewan Academy yang berwenang. Meskipun demikian, respon negatif atas kemenangan Bohemian Rhapsody (dan Bryan Singer) ini bisa menjadi pertanda buruk di ajang penghargaan lainnya.

Tag: ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi