Film X-Men Keluaran Marvel Baru Bisa Rilis Pada Tahun 2021

| Tidak ada komentar

Film X-Men Keluaran Marvel Baru Bisa Rilis Pada Tahun 2021

Pertengahan Maret ini, Disney dan Fox telah menyelesaikan proses akuisisi yang sejak dua tahun silam sudah ramai diberitakan. Salah satu buntut yang paling ditunggu-tunggu dari akuisisi ini tentu adalah kembalinya karakter-karakter X-Men ke pangkuan studio Marvel. Namun menurut perkiraan, film X-Men produksi Marvel tak akan meluncur sebelum tahun 2021.

Setelah melalui berbagai lika-liku dan proses panjang yang melelahkan, langkah akuisisi Disney atas Fox akhirnya diresmikan pada 19 Maret 2019 lalu. Ini artinya, Disney sekarang sudah bisa menggunakan beragam "properti" Fox dalam berbagai proyek yang mereka kerjakan.

Layaknya program akuisisi perusahaan pada umumnya, terdapat sisi negatif berupa pemutusan hubungan kerja dari kedua belah pihak. Dalam kasus Fox dan Disney, jumlah pegawai yang dirumahkan diperkirakan mencapai 4,000 hingga 7,500 orang. Juga, beberapa pihak mengkhawatirkan jika merger Disney-Fox dapat mengikis persaingan dan menguatkan monopoli Disney di dunia perfilman maupun pertelevisian.

Sekalipun demikian, rampungnya proses akuisisi Disney-Fox senilai 71.3 miliar Dolar AS ini juga menjadi kabar baik bagi banyak penggemar film, khususnya fans Marvel yang telah lama menantikan crossover X-Men dengan para Avengers, atau setidaknya seri film Fantastic Four yang lebih berkualitas.

Baca juga: 7 Hal Yang Membuat Dark Phoenix Gagal Di Box Office

Deadpool saja tak ketinggalan merayakan merger ini. Melalui akun Twitter pribadinya, Ryan Reynolds mengunggah gambar berikut yang menandakan kepindahan Deadpool ke "Mouse House".

Lantas apakah ini langsung membuka jalan bagi studio Marvel yang juga berada di bawah Disney untuk menggunakan karakter-karakter X-Men serta Fantastic Four? Nyatanya tidak juga, meskipun tak sedikit penggemar yang mengharapkan ada kejutan terkait hal ini dalam post-credit Avengers: Endgame.

Dilansir dari The Hollywood Reporter, Marvel paling cepat bisa merilis satu film X-Men atau Fantastic Four pada tahun 2021; itu pun jika mereka benar mengembangkannya sedari sekarang. Hal ini karena Marvel sendiri sudah memiliki segudang proyek yang masih dalam tahap pengerjaan.

Contoh paling nyata adalah film solo Black Widow dan The Eternals yang diekspektasikan hadir pada tahun 2020. Sutradara dan penulis Doctor Strange telah mengindikasikan ide-ide baru untuk sekuel, begitu juga dengan Black Panther. Tak diragukan lagi, Marvel saat ini sudah memiliki layout yang tertata untuk MCU Phase 4.

Film X-Men ataupun Fantastic Four bisa saja dimasukkan di era ini, tapi tentu perlu waktu bagi tim kreatif untuk menggagas ide, mengumpulkan kru dan pemain, serta melaksanakan proses produksi yang memakan waktu berbulan-bulan.

Avengers dan X-Men

Ditambah lagi, menjejalkan suatu komponen di luar rencana bukanlah gaya Marvel selama ini. Studio yang dibawahi Kevin Feige itu selalu menyusun segala komponen di muka untuk memastikan kesinambungan yang ideal di MCU; inilah formula sukses Marvel yang membuatnya masih sulit untuk dikalahkan oleh DCEU maupun dunia-dunia sinematik lainnya.

 

Deadpool Aman, X-Men Dan Fantastic Four Terancam

Terlepas dari waktu tunggu yang lama untuk bisa melihat X-Men dan Fantastic Four beraksi di bawah bendera Disney, ada satu kabar baik mengenai Deadpool. Menurut ulasan berbagai media ternama, Deadpool akan menjadi satu-satunya seri yang tidak di-reboot dan akan dibiarkan apa adanya oleh Disney.

Sebaliknya, X-Men kemungkinan besar akan mengalami reboot karena timeline-nya saat ini yang sudah begitu rumit. Itu artinya, Disney bisa merekrut aktor-aktor baru untuk memerankan Magneto dkk., terutama tokoh Wolverine yang sebelumnya sudah ditinggalkan oleh Hugh Jackman.

Sementara itu, Fantastic Four sudah 99% akan dibuat ulang, mengingat dua percobaan yang dilakukan Fox selalu menemui nasib tragis dan tidak ada kesinambungannya hingga saat ini.

Tag: , , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi