10 Film Terseram Yang Diangkat Dari Novel Stephen King

| 1 komentar

10 Film Terseram Yang Diangkat Dari Novel Stephen King

Buat Anda para pecinta film horor dan thriller, nama Stephen King pasti sudah tak asing lagi. Novelis kelahiran 1947 ini memang terkenal ahli dalam merangkai narasi-narasi fiksi yang berkenaan dengan genre horor, supranatural, suspense, sci fi, hingga fantasi. Mulai dari It hingga Pet Sematary, berikut adalah 10 film horor paling menyeramkan yang diadaptasi dari karya literatur karangan Stephen King.

Sangat jarang ada sebuah nama pengarang yang tidak hanya populer di dunia penulisan, tapi juga perfilman. Selain JK Rowling, mungkin belum ada yang menyamai ketenaran nama penulis buku di kalangan penggemar film. Walaupun banyak sinema yang diangkat dari sebuah atau mungkin serangkaian seri novel, nama-nama penulisnya seakan datang dan pergi tanpa benar-benar meninggalkan jejak yang membekas di benak para pecinta film.

Hal ini mungkin tak benar-benar berlaku bagi Stephen King, seorang penulis yang sudah berkarir selama 3 dekade lamanya di dunia literatur. Bahkan sebelum JK Rowling memiliki ide untuk menuliskan dunia sihir Harry Potter, Stephen King sudah menginspirasi puluhan pembuat film untuk membuat karya sinema dari tulisan-tulisannya. Per tahun 2017, Stephen King sudah mengorbitkan lebih dari 50 novel dan menjual lebih dari 350 juta salinan buku-bukunya. Catatan yang fantastis, bukan?

Apabila Anda menggemari film menyeramkan tapi belum benar-benar familiar dengan karya adaptasi novel Stephen King di masa lalu, daftar ini mungkin bisa membantu Anda untuk menemukan tontonan horor berkualitas yang bisa menjadi referensi nonton. Bagaimanapun juga, dua film adaptasi novel Stephen King dalam 2 tahun terakhir -It (2017) maupun Pet Sematary (2019)- selalu mendapat respon positif.

Baca juga: 10 Film Horor Komedi Terbaik Untuk Meramaikan Halloween

 

10. 1408

Film 1408

Dirilis pada tahun 2007, 1408 merupakan film horor psikologis yang dibintangi John Cusack dan Samuel L. Jackson. Di sini, Cusack berperan sebagai seorang penulis pesimistis yang menginvestigasi sebuah kamar hotel berhantu. Sementara itu, Samuel L. Jackson menjadi manajer hotel tempatnya menginap.

Meskipun tidak bisa dikatakan sebagai film terbaik yang mengadaptasi karya Stephen King, 1408 menawarkan tontonan horor yang tak bisa dipandang sebelah mata. Tak cuma mengandalkan unsur-unsur horor klasik seperti arwah gentayangan dan teror mencekam, film ini juga menghadirkan kengerian terjebak di suatu ruangan yang membuat sang karakter utama tak bisa lepas dari "hantu-hantu" masa lalunya.

 

9. The Dead Zone

Berbeda dari 1408 yang tak terlalu dikenal, The Dead Zone merupakan salah satu film Stephen King yang mendapat tanggapan luar biasa positif dari para kritikus. Kesuksesan film ini bahkan melahirkan sebuah serial TV berjudul sama di awal tahun 2000-an.

Film The Dead Zone sendiri dibintangi oleh Christopher Walken dan dirilis pada tahun 1983. Menawarkan kisah seseorang yang memiliki kemampuan super setelah bangun dari koma, The Dead Zone mengupas penggambaran tragedi kehidupan yang bersua dengan beragam elemen horor dan thriller. Hasilnya, film ini sukses menjadi penyaji kisah supranatural yang mengeruk pendapatan sebesar 20.8 juta Dolar AS, dari budget senilai 10 juta Dolar AS saja.

 

8. Creepshow

Creepshow

Bagaimana jadinya jika Stephen King bertemu dengan figur film horor yang tak kalah legendaris seperti George A. Romero? Film Creepshow inilah hasilnya. Diterbitkan sebagai antologi berseri yang terdiri dari 5 film, sinema ini banyak diakui sebagai salah satu franchise horor terbaik sepanjang masa. Seperti judulnya, Creepshow dipenuhi dengan beragam aspek horor dan segala macam level ketakutan yang bisa ditawarkan; mulai dari kesan merinding hingga menjijikkan.

Menariknya, Creepshow juga dibumbui komedi yang bisa mengundang rasa tawa sekaligus ketakutan dari penonton. Salah satu tagline dalam posternya saja berbunyi "The most fun you'll ever have being scared!!" Jadi apabila Anda masih belum percaya jika ketakutan nonton film horor bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan, seri Creepshow ini mungkin bisa mengubah persepsi Anda.

 

7. It

Film It

Tak dapat dipungkiri, film adaptasi ulang yang meluncur di akhir tahun 2017 tahun lalu ini merupakan salah satu bukti bahwa karya Stephen King tak akan pernah lekang oleh waktu. Meskipun novelnya sudah dipublikasikan puluhan tahun silam, adaptasi film ini memperlihatkan bahwa para pembuat film di Hollywood selalu bisa mengandalkan ceritanya untuk membuat sajian horor yang relevan dari masa ke masa.

It pada mulanya diangkat ke layar kaca sebagai film TV yang cukup sukses pada tahun 1990 silam. Kemudian di tahun 2017, versi layar lebar It berhasil menjadi fenomena tersendiri yang tidak hanya meraup pujian dari pengamat, tapi juga sukses menjadi film horor terlaris sepanjang masa.

Bagi anak muda jaman now, karya Stephen King yang paling familiar mungkin adalah It ini. Begitu banyak ulasan hingga meme yang berseliweran di internet mengenai sosok Pennywise si badut dari film ini, sehingga kengeriannya sudah tak perlu dijelaskan lagi dengan kata-kata.

Keberhasilan film It kemungkinan bisa dikejar atau bahkan diungguli oleh sekuelnya, It: Chapter 2, yang akan dirilis sekitar akhir tahun 2019 ini.

 

6. Cujo

Film Cujo

Tak lengkap rasanya membicarakan film-film yang diangkat dari karya Stephen King, jika tak menyebut film rilisan tahun 1983 ini. Hal itu karena Cujo berhasil menjadi film sukses yang paling "setia" dengan sumber materi dari Stephen King. Film arahan Lewis Teague ini juga mampu menghadirkan sisi memyeramkan dari hewan jinak yang biasa disebut sebagai sahabat manusia.

Cujo sendiri adalah nama seekor anjing peliharaan yang berubah ganas setelah digigit kelelawar berpenyakit. Tidak hanya menyerang, Cujo bahkan membunuh majikannya dan membuat seorang ibu dan anak terjebak dalam sebuah mobil, sebelum menghabisi seorang petugas kepolisian yang datang untuk menginvestigasi.

Horor dalam film ini tak mengandalkan efek suara maupun visual, tapi lebih kepada performa akting dan jump scare meyakinkan dari seekor hewan yang selama ini kita kenal sangat bersahabat. Meski saat ini sudah banyak terlupakan, film ini dinggap sukses di masanya karena berhasil mengumpulkan pendapatan 21.2 juta Dolar AS dari budget 8 juta Dolar AS.

 

5. Misery

Film Misery

Tidak seperti film-film sebelumnya, Misery secara unik mengisahkan pengalaman horor seorang penulis novel romansa yang diteror oleh fans-nya sendiri. Tak sekedar menguntit, fans ini bahkan rela mencelakakan keselamatan sang idola karena obsesinya yang berlebihan.

Karena performa mengesankan dari dua pemain utamanya, tak heran jika film ini mendapat banyak pujian; kritikus memang cenderung menyukai film horor thriller yang grounded dan berkaitan dengan psikologis manusia, ketimbang teror arwah penasaran dan hal-hal lainnya yang di luar nalar.

Pada akhirnya, Misery berhasil menggondol piala Oscar untuk Kathy Bates dan menorehkan penghasilan hingga 3 kali lipat biaya pembuatannya.

 

4. The Mist

The Mist

The Mist adalah karya ketiga yang menandai kerjasama Frank Darabont dengan Stephen King. Sebelumnya, sutradara sekaligus penulis skenario itu pernah mengarahkan dua film adaptasi novel non-horor dari Stephen King yang tak kalah sukses, yakni The Green Mile dan The Shawshank Redemption.

The Mist mengungkapkan teror yang dialami sekelompok orang saat terjebak bersama di sebuah toko, karena ancaman makhluk-makhluk mengerikan yang bersembunyi di balik kabut. Dengan beragam karakter unik merepresentasikan masing-masing tokoh di film ini, The Mist berhasil menggambarkan betapa faktor ketakutan yang membabi buta bisa membuat orang-orang hilang kewarasan, hingga akhirnya mereka saling menghabisi satu sama lain.

Di jajaran pemain, film ini mengandalkan performa aktor dan aktris yang tak begitu dikenal. Meski demikian, Thomas Jane, Marcia Gay Harden, Laurie Holden, dan sekumpulan pemain lainnya berhasil menyuguhkan penampilan yang begitu meyakinkan di The Mist.

 

3. Pet Sematary

Pet Sematary (2019)

Baru meluncur pada awal bulan ini, beragam ulasan untuk Pet Sematary sudah menasbihkan film ini sebagai salah satu yang terseram dari adaptasi novel Stephen King. Meskipun pernah diangkat ke layar lebar pada tahun 1980-an, Pet Sematary versi 2019 nyatanya lebih diapresiasi dan dianggap mampu menerjemahkan kengerian yang digambarkan Stephen King dengan lebih nyata.

Chris Nashawaty dari EW bahkan menyebut jika Pet Sematary mungkin adalah film adaptasi terbaik dari karya Stephen King dalam 20 tahun terakhir.

Menceritakan teror yang dialami sebuah keluarga kecil setelah pindah ke sebuah daerah pinggiran di Maine, Pet Sematary adalah kisah horor yang membuat Stephen King sendiri merasa ketakutan saat menulisnya. Film ini seperti menggabungkan unsur cerita rakyat dari suku Indian, teror pembunuhan, dan kebangkitan dari alam kubur yang membuat bulu kuduk berdiri.

 

2. The Shining

The Shining

Salah satu film horor legendaris sepanjang masa, The Shining merupakan salah satu sinema ikonik yang disutradarai Stanley Kubrick dan dibintangi Jack Nicholson. Kengerian dari hantu-hantu yang bergentayangan di sebuah hotel kosong, berpadu dengan kegilaan dari si tokoh utama yang kemudian menjadi teror paling menyeramkan di film ini.

Saking populernya The Shining, berbagai elemen dari film ini sering diangkat lagi di berbagai media, dan menjadi inspirasi dari beragam karya seni maupun hiburan di era modern. Sebut saja video klip The Kill dari band Thirty Seconds to Mars yang digawangi Jared Leto sebagai salah satu contohnya.

Ironisnya, meski The Shining sampai saat ini dianggap sebagai film adaptasi karya Stephen King yang paling fenomenal dan berpengaruh, film ini menjadi tontonan yang paling tidak disukai oleh sang penulis novel sendiri. Beredar kabar jika ia dan sutradara Stanley Kubrick banyak bersilang pendapat mengenai pendekatan cerita dan karakter yang ditampilkan di film.

 

1. Carrie

Film Carrie

Carrie merupakan film pertama yang mengangkat novel Stephen King ke layar lebar. Dirilis hanya berselang dua tahun setelah rilis novelnya, film ini disutradarai oleh Brian De Palma dan berhasil meraih 2 nominasi Oscar di kategori Best Actress dan Best Supporting Actress.

Carrie sendiri menceritakan tentang balas dendam seorang remaja putri setelah ia dipermalukan oleh seisi sekolah. Kekuatan telekinesis yang dimilikinya memungkinkan ia untuk menyebarkan teror pada siapa saja yang telah mem-bully-nya.

Yang membuat film ini menarik adalah, meskipun Carrie jelas-jelas memiliki kekuatan dan menjadi tokoh yang melakukan teror, penonton diajak untuk ikut bersimpati pada karakternya dan memahami bahwa tokoh paling keji di film ini bukanlah Carrie, melainkan pihak-pihak yang memojokkannya sedari awal.

Sekali lagi, film ini membuktikan bahwa kengerian dalam karya Stephen King tidak cuma berasal dari misteri ala kadarnya atau jump scare semata, melainkan kedalaman karakter dan teror psikologis yang begitu relevan dengan kehidupan nyata.


Dari 10 film di atas, adakah yang membuat Anda tertarik atau justru sudah pernah Anda saksikan? Jika ya, berikan kesan-kesan Anda pada kolom komentar di bawah ini.

Tag: , , , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

1 komentar untuk 10 Film Terseram Yang Diangkat Dari Novel Stephen King

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi