Avatar 2 Diundur Hingga Setahun Gegara Akuisisi Disney

| Tidak ada komentar

Avatar 2 Diundur Hingga Setahun Gegara Akuisisi Disney

Sekuel Avatar yang sedianya akan tayang pada tahun depan, tiba-tiba mengalami penundaan. Padahal, film itu rencananya akan diikuti dengan 3 film lanjutan, sehingga franchise Avatar nantinya akan menjadi sebuah seri yang terdiri dari 5 film. Lantas, bagaimana nasib ketiga sekuel tersebut?

Dilansir dari Screenrant, Avatar 2 yang saat ini masih digarap James Cameron baru akan meluncur pada Desember 2021, mundur setahun dari rencana awalnya yang ditetapkan pada 18 Desember 2020. Sementara itu, 3 sekuel berikutnya akan diluncurkan setiap 2 tahun sekali setelah debut film kedua. Menurut rilis jadwal film yang diterbitkan Walt Disney Studio, berikut adalah rincian tanggal rilis untuk Avatar 2 hingga Avatar 5:

  • Avatar 2: 17 Desember 2021, mundur dari 18 Desember 2020
  • Avatar 3: 22 Desember 2023, mundur dari 17 Desember 2021
  • Avatar 4: 19 Desember 2025, mundur dari 20 Desember 2024
  • Avatar 5: 17 Desember 2027, mundur dari 19 Desember 2025

Detail di atas memperlihatkan bahwa Disney cukup banyak merombak strategi rilis film-film Avatar, dari yang tadinya direncanakan meluncur tiap tahun, kini menjadi setiap 2 tahun sekali.

Perlu diketahui, Avatar merupakan salah satu properti Fox yang diakuisisi Disney dari proses merger yang memakan waktu hingga lebih dari 2 tahun lamanya. Sebagai tontonan populer yang hingga kini menyandang film terlaris sepanjang masa, Disney tentunya ingin lebih berhati-hati dalam menangani Avatar. Apalagi, nama besar seperti James Cameron sudah berkomitmen untuk membesut semua film Avatar hingga akhir.

Baca juga: Intip Keajaiban Negeri 1001 Malam Di Trailer Aladdin

 

Akibat "Bentrok" Dengan Star Wars

Jadwal rilis Avatar yang setiap tahun merupakan pengaturan lama dari Fox. Disney terpaksa melakukan perubahan ekstrim pada tanggal-tanggal peluncuran Avatar 2 hingga 5, karena mereka tentunya perlu menyesuaikan agar film-film tersebut tak tumpang tindih dengan film Disney lainnya.

Studio film ini memang menaungi banyak franchise populer yang sedang digandrungi sebagian besar pecinta film; sebut saja Star Wars dan MCU sebagai dua di antaranya. Belum lagi, film-film Live Action buatan Disney sendiri selalu dibuat secara ambisius dan ditargetkan untuk menggaet popularitas yang tak kalah dari franchise lainnya.

Jika Disney tak berhati-hati mengatur ulang jadwal rilis seluruh film-filmnya, maka itu justru bisa menjadi bumerang bagi pendapatan Box Office film-film terkait. Contohnya, sebesar apapun film Marvel, apabila seminggu setelah rilisnya muncul film Star Wars, maka pendapatannya tak akan sebanyak ketika film tersebut mendapat jatah waktu penayangan hingga 2 bulan tanpa kompetisi.

Jadwal rilis Avatar overlap dengan Star Wars

Nah, jadwal rilis Avatar yang selalu diplot pada bulan Desember tentu saja bertubrukan dengan waktu tayang film-film Star Wars yang selama ini juga selalu mendapat jatah premiere di akhir tahun. Untuk menyiasatinya, Disney pun memberikan slot rilis Desember di tahun berbeda untuk masing-masing film. Maka dari itu, tak heran bila Desember 2022, 2024, dan 2026 yang merupakan sela-sela rilis film Avatar 3 hingga 5, kini sudah dikonfirmasi bakal ditempati oleh film-film Star Wars.

 

Avatar Bukan Satu-Satunya Seri Yang Kena Rombak

Satu lagi dunia sinematik raksasa yang diakuisisi Disney dari Fox adalah X-Men Universe. Berbeda dari Avatar yang merupakan karya original, strategi perilisan X-Men di bawah bendera Disney sedikit lebih kompleks karena franchise ini sebenarnya merupakan bagian dari Marvel Comics, tapi belum pernah berasimilasi dengan film-film MCU karena perbedaan studio.

Kini setelah keduanya bisa berkolaborasi, Disney dan MCU sama-sama belum mengungkapkan seperti apa rencana bergabungnya X-Men di dunia sinematik Marvel. Sejauh ini, hanya pimpinan MCU Kevin Feige yang menyebutkan bahwa hal itu masih jauh dari perencanaan, karena studionya sendiri sudah mempersiapkan lineup film untuk beberapa tahun ke depan.

Namun demikian, salah satu petunjuk dalam trailer Spider-Man: Far From Home terbaru memicu ekspektasi bahwa Marvel sebenarnya sudah mulai "membuka jalan" untuk kehadiran X-Men di dunia sinematik mereka.

X-Men akan dirombak Disney

Sambil menunggu terbangunnya celah tersebut, Disney tampaknya membuat beberapa keputusan tegas untuk proyek-proyek X-Men yang sudah cukup matang sebelum proses akuisisinya atas Fox difinalisasi. Setelah mengalami penundaan hingga berkali-kali, Dark Phoenix akan diluncurkan pada 7 Juni 2019. Sementara itu, New Mutants diundur dari 2 Agustus 2019 menjadi 3 April 2020. Kedua film itu kabarnya akan menjadi seri terakhir dari X-Men Universe yang selama ini kita kenal, karena Disney dilaporkan bakal merombak franchise ini dan mengganti semua karakternya kecuali Deadpool.

Yang lebih ekstrim lagi, Disney memutuskan untuk membatalkan proyek film solo Gambit. Padahal, kabar pembuatan film ini telah beredar sejak 5 tahun lalu, dan bahkan sudah menggaet Channing Tatum untuk menjadi bintang utamanya.

Namun karena alasan tertentu, Fox selalu menunda proyek film ini, dan Disney tampaknya tak berminat meneruskan sesuatu yang membuat Fox saja enggan melakukannya. Hal ini cukup disayangkan, mengingat Channing Tatum sudah berulang kali menyuarakan antusiasmenya akan film solo Gambit, dan bahkan dikabarkan siap menyutradarai sendiri film ini.

Tag: , , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi