Trailer The King's Man Sajikan Aksi Berlatar Perang Dunia

| Tidak ada komentar

Trailer The King's Man Sajikan Aksi Berlatar Perang Dunia

Belum lama ini, Fox meluncurkan trailer perdana The King's Man, yang digadang-gadang sebagai prekuel film-film Kingsman. Meskipun tidak mengandalkan nama besar Colin Firth dan Taron Egerton layaknya di dua film pendahulunya, The King's Man menyajikan kisah cikal bakal terbentuknya agensi Secret Service yang menarik untuk diikuti. Sepertiapa ya cuplikannya?

Dibintangi oleh Ralph Fiennes dan Harris Dickinson, film yang dibesut oleh Matthew Vaughn ini mengungkap skenario tersembunyi di balik pecahnya Perang Dunia I, yang kemudian mengarah pada pembentukan Secret Service.

ndikasi lini masa Perang Dunia I diperoleh dari kemunculan tokoh terkenal Grigori Rasputin, yang diperankan oleh Rhys Ifans di film ini. Beberapa aktor ternama lain yang dikonfirmasi bergabung di The King's Man antara lain Matthew Goode, Djimon Hounsou, Daniel Bruhl, dan Gemma Arterton.

Lebih dari itu, The King's Man juga akan berfokus pada relasi antara karakter Ralph Fiennes dan Harris Dickinson yang menyerupai dinamika Harry dan Eggsy di film pertama Kingsman. Seperti apa ya keseruannya? Simak langsung di trailer berikut ini:

Baca juga: Prekuel Kingsman Resmi Berjudul The King's Man

Dibanding film terakhir Kingsman yang juga dikenal sebagai The Golden Circle, The King's Man menawarkan sensasi yang hampir sama sekali berbeda karena terlihat lebih kelam dan serius.

Menurut Sandy Schaefer dari Screenrant, Vaughn selaku kreator film-film Kingsman selama ini agaknya ingin melakukan perubahan tersebut untuk merespon berbagai kritikan yang disematkan pada seri The Golden Circle. Pasalnya, film kedua Kingsman tersebut dianggap terlalu "kekanak-kanakan" untuk seukuran film agen rahasia.

Walaupun tidak mengkonfirmasi dugaan tersebut. Matthew Vaughn sendiri mengakui bahwa The King's Man akan menjadi film yang sangat kontras dari pendahulu-pendahulunya.

"Prekuel ini akan sangat berbeda. Bagi saya, konsep ini benar-benar baru untuk dikembangkan dan dimaksimalkan, dan saya harap publik menyukainya… Saya sudah sangat bangga dengan film ini. Tapi karena sangat, sangat berbeda, beberapa orang mungkin (punya reaksi berbeda pula) - orang-orang yang tidak suka Kingsman bisa jadi berubah menyukai The King's Man, mereka yang menyukai Kingsman malah kemungkinan merasa sebaliknya," demikian tutur Vaughn dalam wawancara di ReelBlend Podcast.

Terlepas dari hal itu, tak dapat dipungkiri bahwa keberanian Matthew Vaughn untuk mencoba sesuatu yang sangat baru dari konsep sebelumnya patut diapresiasi. Apalagi, ia memilih untuk membuat prekuel yang lini masanya mundur sangat jauh dari film-film sebelumnya.

Poster The Kings Man

Mike Floorwalker dari Looper merasa optimis jika langkah Mathhew Vaughn ini tepat, karena sang sutradara pernah melakukannya dengan sukses ketika ia dipercaya mengarahkan X-Men: First Class. Film yang bisa dianggap sebagai soft-reboot dari trilogi pertama film X-Men itu bisa dikatakan telah memberi harapan baru bagi Fox untuk melanggengkan film-film X-Men berikutnya, termasuk sinema-sinema spin-off seperti Deadpool dan sekuelnya.

Akankah pilihan Matthew Vaughn untuk membawa Audience kembali ke kisah mula pembentukan The Secret Service sudah tepat? Lalu bagaimana kaitannya dengan petualangan Harry dan Eggsy yang selama ini lebih familiar di kalangan penonton? Kita tunggu saja sepak terjang Ralph Fiennes dan Harris Dickinson dalam The King's Man pada 14 Februari 2020 mendatang.

Tag: , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi