Dora Tak Sanggup Kalahkan Hobbs And Shaw Di Box Office AS

| Tidak ada komentar

Dora Tak Sanggup Kalahkan Hobbs And Shaw Di Box Office AS

Selebrasi musim panas di Box Office AS tampaknya mulai reda. Hal ini terbukti dari kegagalan dua film pendatang baru menggulingkan Hobbs and Shaw dari posisi pertama. Padahal, laju pendapatan spin off Fast & Furious ini menjadi yang paling rendah jika dibandingkan dengan film-film lain dalam franchise-nya.

Menurut laporan Box Office Mojo, Hobbs and Shaw menduduki puncak Box Office AS untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut selama akhir pekan lalu. Total pendapatan mingguan yang dikumpulkannya tercatat sebesar 25 juta Dolar AS.

Sementara itu, Dora and the Lost City of Gold yang diadaptasi dari seri animasi Dora the Explorer hanya finish di urutan ke-4 dengan pemasukan senilai 17 juta Dolar AS. Kejutan justru datang dari Scary Stories to Tell in the Dark, film horor berbudget rendah yang selama ini cuma dikenal karena Guillermo del Toro bergabung dalam jajaran produsernya. Sinema rilisan Lionsgate ini menjadi pendatang baru terlaris akhir pekan lalu, dengan income sebesar 20 juta Dolar AS.

Secara keseluruhan, berikut ini adalah 10 besar film dengan pendapatan tertinggi di biosko-bioskop Amerika Utara pada akhir minggu lalu:

Baca juga: Kalahkan Rambo Dan Ad Astra, Downton Abbey Puncaki Box Office

Box Office Dora and the Lost City of Gold

 

Dora Belum Amankan Prospek Sekuel

Meski belum mampu mengalahkan Scary Stories to Tell in the Dark apalagi menggeser posisi Hobbs and Shaw dari puncak, Dora and the Lost City of Gold setidaknya mendapat apresiasi yang relatif positif dari para kritikus.

Per 13 Agustus 2019, film arahan James Bobin ini mendapat rating 80% dengan status Certified Fresh di Rotten Tomatoes. Sementara di Metacritic, Dora and the Lost City of Gold memperoleh rating 63/100, yang masih masuk dalam kategori generally favorable (secara umum bagus).

Raihan Box Office Dora and the Lost City of Gold cukup disayangkan, mengingat sutradara dan aktris utamanya sama-sama mengekspresikan keinginan mereka untuk kembali lagi jika film ini dibuat sekuelnya. Dalam wawancara bersama Screenrant, James Bobin mengatakan:

"Saya tak melihat alasan mengapa kita tidak bisa membuatnya sebagai film seri. Karena ini sungguh menyenangkan. Saya suka film-film petualangan, dan saat ini saya rasa akan sangat bagus jika bisa terus membuat film petualangan…"

Sementara itu, Isabela Moner si pemeran Dora berpendapat serupa. Ia bahkan sudah mulai membayangkan tema cerita yang bisa diangkat dalam sekuel Dora and the Lost City of Gold. "(Petualangan di) Jepang, Brazil? Entahlah.. (atau mungkin ber-setting ketika Dora sudah) kuliah?" demikian ujar Isabela Moner dalam interview eksklusif dengan Screenrant.

Isabela Moner

Biasanya, studio tak akan ragu untuk memberikan lampu hijau terhadap sekuel jika film pertamanya dianggap berperforma mengesankan. Melihat pencapaian Dora and the Lost City of Gold di akhir pekan perdananya, tentu saja sulit untuk menasbihkan kesuksesan film ini.

Akankah Dora berhasil mengakumulasikan income yang meyakinkan Paramount untuk membuat sekuelnya? Hal ini bisa saja terjadi jika film ini berhasil mendapat respon Audience yang lebih baik di pasar internasional, atau tak ada film high profile lain dalam waktu dekat.

Tag: , , , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi