Trailer Lady And The Tramp Meluncur, Nantikan Filmnya November Ini

| Tidak ada komentar

Trailer Lady And The Tramp Meluncur, Nantikan Filmnya November Ini

Disney baru saja merilis trailer Lady and the Tramp, film Live Action yang di-remake dari film animasi klasik. Nantinya, Lady and the Tramp akan menghadirkan Tessa Thompson dan Justin Theroux sebagai pengisi suara.

Ditulis oleh Andrew Bujalski dan disutradarai Charlie Bean, Lady and the Tramp akan tersedia di jaringan Disney Plus setelah peluncurannya 12 November nanti. Dengan demikian, film ini tidak akan diedarkan secara luas di bioskop-bioskop layaknya Aladdin ataupun The Lion King, dua film Live Action Disney lain yang lebih dulu meluncur tahun ini.

Dilihat dari cuplikan trailernya, film Live Action Lady and the Tramp tampaknya akan mengambil setting yang sama dengan versi aslinya, yakni di era awal 1900-an. Kemajuan teknologi membuat Disney bisa bermain-main dengan CGI untuk merealisasikan Live Action Lady and the Tramp, sehingga penonton diekspektasikan bisa menikmati versi yang lebih baik dari sekedar tontonan animasi.

Dari sisi cerita, sepertinya tak banyak yang mengalami perubahan. Audience yang sebelumnya sudah akrab dengan kisah Lady and the Tramp, akan kembali disuguhi dengan fokus cerita yang dimulai ketika hubungan Lady dengan pemiliknya mengalami perubahan dinamika. Selain itu, tak lupa pula dihadirkan romansa Lady dan Tramp di film Live Action ini.

Baca juga: James Cameron Lega Dengan Pencapaian Avengers: Endgame

Tak cuma Tessa Thompson dan Justin Theroux yang menyuarakan dua tokoh utama, ada pula beberapa karakter pendukung seperti Trusty dan Jock yang dibintangi oleh Sam Elliott dan Ashley Jensen.

Menariknya, pengambilan gambar yang melibatkan beberapa anjing sungguhan membuat para pemain di Live Action Lady and the Tramp jatuh cinta dengan hewan sahabat manusia itu. Salah satunya bahkan sampai mengadopsi anjing yang menjadi lakon di film ini.

Menurut liputan Variety, Yvette Nicole Brown yang memerankan Bibi Sarah kepincut dengan salah satu anjing yang dipasang sebagai pemeran Lady. Ia merasa terpanggil untuk memelihara salah satu anjing yang ia temui selama syuting Lady and the Tramp, karena mereka semuanya didatangkan dari tempat penampungan hewan terlantar yang memerlukan rumah baru.

Bagi para pecinta film Disney dan tontonan keluarga yang menghibur juga sarat makna, Lady and the Tramp tampaknya bisa menjadi pilihan dengan visual yang menjanjikan.

Menurut Sandy Schaefer dari Screenrant, keputusan Disney untuk menggunakan anjing-anjing sungguhan bisa menjadi langkah tepat yang tidak dimiliki oleh The Lion King atau bahkan The Jungle Book. Maklum, dua film Disney yang sama-sama berfokus pada dunia fauna itu bergantung 100% pada efek CGI untuk urusan visual.

Tag: , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi