Gemini Man Siap Menggebrak Dengan Visual Ciamik

| Tidak ada komentar

Gemini Man Siap Menggebrak Dengan Visual Ciamik

Film terbaru Will Smith besutan Ang Lee, Gemini Man, baru saja menggelar screening pertamanya. Dalam respon para kritikus yang menghadiri acara itu, beragam pujian mengalir untuk kecanggihan teknologi visual yang diterapkan dalam film ini. Saking memikatnya, media sampai menyebut Gemini Man bisa mengubah dunia perfilman modern dari segi visual.

Gemini Man sendiri adalah film sci-fi thriller tentang persaingan antara seorang pembunuh bayaran veteran dengan kloningnya yang lebih muda. Konflik unik ini rupanya dipresentasikan dengan teknik pengambilan gambar tak biasa. Menurut laporan Screen Rant, Ang Lee menggunakan kombinasi 3D, HFR (High Frame Rate), dan CGI untuk menciptakan sosok Will Smith yang lebih muda.

Terobosan ini rupanya menghasilkan efek visual yang sangat sukses jika dilihat dari ulasan para kritikus pasca acara screening-nya. Beberapa review tersebut bisa dilihat langsung pada posting di akun Twitter resmi para kritikus dan jurnalis film berikut ini:

 

Penantian Panjang Yang Berbuah Manis

Di balik kesuksesan melegakan Gemini Man, terdapat kisah menarik yang membuat keberhasilan film ini memicu kegembiraan berkali-kali lipat bagi kalangan tertentu. Pasalnya, Ang Lee dan Will Smith bisa dikatakan bertaruh cukup besar ketika bergabung dengan proyek film ini. Bagaimana bisa?

Hal ini rupanya terkait dengan perjalanan panjang Gemini Man untuk bisa direalisasikan di layar lebar. Usut punya usut, film ini sudah berencana dibuat sejak lebih dari 20 tahun lamanya, tepatnya di tahun 1997. Namun karena teknologi di era itu belum memungkinkan para pembuat film untuk membuat visual yang memadai, maka film ini terus mangkrak tanpa kejelasan yang pasti.

Seiring dengan berjalannya waktu, banyak sineas silih berganti mengisi peran dalam film ini. Sebelum berakhir di tangan Ang Lee, Gemini Man sempat akan ditangani Curtis Hanson kemudian Tony Scott.

Dari segi aktor utama, Will Smith juga bukan menjadi pilihan pertama karena aktor-aktor sekaliber Harrison Ford, Clint Eastwood, dan Nicolas Cage rupanya pernah "mampir" untuk menjajal bermain di film ini.

Sementara di kursi penulis skenario, David Benioff (Game of Thrones), Darren Lemke (Shazam!), dan Billy Ray (Overlord) masing-masing memiliki porsi berbeda dalam film ini.

Sebagaimana mitos film yang lama ditunda, Gemini Man banyak diyakini bakal kesulitan menjadi film yang berkualitas. Namun, kegigihan Ang Lee dan Will Smith untuk menampilkan yang terbaik ternyata sanggup membalikkan pesimisme tersebut.

Film Gemini Man

Bersama Mary Elizabeth Winstead di posisi pemain pendukung, pujian visual untuk Gemini Man agaknya cukup menutupi kritikan untuk narasinya yang dianggap masih kurang memadai. Salah seorang kritikus di atas bahkan sampai membandingkan potensi Gemini Man dengan Avatar yang dikenal luas berkat gebrakan visualnya.

Benarkah efek visual film ini begitu memukau? Tunggu saja kehadirannya pada Oktober mendatang di bioskop-bioskop kesayangan Anda.

Tag: ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi