Spider-Man Kembali Ke MCU Setelah Disney-Sony Akur Lagi

| Tidak ada komentar

Spider-Man Kembali Ke MCU Setelah Disney-Sony Akur Lagi

Kabar baik yang ditunggu-tunggu fans Marvel akhirnya datang juga. Setelah beberapa minggu bergelut untuk membuat kesepakatan yang bisa memenuhi kepentingan kedua belah pihak, Sony dan Disney berhasil menjalin kerja sama lagi untuk mengupayakan Spider-Man kembali ke dunia sinematik Marvel. Bagaimana cerita lengkapnya?

Sebelum ini, Spider-Man memang terpaksa angkat kaki dari MCU, karena Disney yang membawahi studio Marvel gagal menemukan kesepakatan baru dengan Sony. Penyebabnya pun relatif simpang siur.

Ada yang menyebutkan bahwa Disney menginginkan lebih banyak pembagian keuntungan, ada yang mengabarkan jika Sony terlalu kaku dalam bernegosiasi dengan Disney, bahkan ada pula yang mengaitkan hal ini dengan kegagalan Dark Phoenix.

Pihak Sony sendiri mengungkapkan enggan meneruskan kerja sama karena franchise Spider-Man berpotensi untuk tak lagi menjadi prioritas Marvel. Pasalnya, Kevin Feige sang pimpinan studio Marvel akan banyak disibukkan dengan berbagai proyek film baru.

Baca juga: Per 2021, Marvel Akan Rilis Film 4 Kali Setahun

Tak lama setelah pengumuman retaknya hubungan Sony dan Disney, banyak fans menyuarakan protes dan menuntut kedua studio itu untuk mencari jalan keluar agar Spider-Man tetap berada di MCU. Beberapa aktor dan sineas pun ikut mengungkapkan opini mereka, termasuk Jeremy Renner dan duo sutradara Avengers: Endgame yang menyayangkan perpecahan Sony dan Disney.

Kini, sekitar satu bulan setelah Disney-Sony pecah kongsi, muncul kabar positif bahwa keduanya telah mengumumkan film Spider-Man ketiga yang akan diproduseri oleh Kevin Feige. Tak cuma itu, tanggal rilis untuk film yang akan menjadi sekuel Far From Home ini bahkan sudah ditetapkan, yakni pada 16 Juli 2021. Menanggapi perkembangan ini, Feige menuturkan bahwa:

"Saya sangat gembira mengetahui perjalanan Spider di MCU akan berlanjut, dan saya dan semuanya di studio Marvel begitu antusias kami bisa terus bekerja (dengan karakter ini). Spider-Man adalah ikon dan pahlawan yang amat kuat, yang kisahnya bisa menjangkau penonton dari semua kalangan usia di seluruh dunia. Ia juga kebetulan menjadi satu-satunya superhero yang saat ini bisa muncul di beberapa dunia sinematik, dan dengan Sony yang saat ini masih mengembangkan Spidey-verse mereka, mungkin akan ada kejutan lain di masa depan."

Pernyataan Kevin Feige ini tidak hanya mengkonfirmasi kembalinya Spider-Man. Kalimat "bisa muncul di beberapa dunia sinematik" patut digarisbawahi, karena mengindikasikan jika tokoh superhero yang diperankan Tom Holland ini tetap akan tampil di dunia sinematik Sony yang dipelopori Venom, meskipun sudah ikut kembali berpartisipasi di MCU.

 

Sony Dapat Kesepakatan Emas

Sebenarnya, apa yang membuat Sony dan Disney bisa mengakhiri perpecahan mereka? Menurut laporan media Variety dan Buzzfeed yang sama-sama menyelidiki detail kerja sama baru kedua studio tersebut, rupanya telah terjadi negosiasi baru antara Sony yang diwakili Tom Rothman, Disney yang direpresentasikan oleh Alan Horn serta Alan Bergman, dan Kevin Feige yang mewakili studio Marvel.

Ketiga pihak itu sepakat untuk menaikkan porsi profit Disney dari film-film Spider-Man menjadi 25% (lebih rendah dari permintaan awal yang 50%). Selain, itu Disney juga dituntut untuk ikut membiayai sekitar seperempat dari total budget produksi film Spider-Man. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa Sony telah berhasil mendapatkan bentuk kerja sama yang lebih menguntungkan pihak mereka.

Sony-Disney

Apalagi, Sony juga berhasil mengamankan prioritas Kevin Feige dengan mengunci musim panas 2021 sebagai waktu rilis film Spider-Man berikutnya. Jika tidak melalui negosiasi ini, maka Spider-Man bisa jadi akan terus tertunda karena begitu sesaknya jadwal rilis film-film MCU yang sudah direncanakan di Phase 4 dan Phase 5. Belum lagi, masih ada tayangan Marvel di Disney+, serta tokoh-tokoh dari studio Fox yang membutuhkan perencanaan.

 

Hanya Akan Tampil Di Satu Film Marvel Lagi

Walaupun kesepakatan baru sudah tercapai, hal itu rupanya cuma mengamankan keikutsertaan Spider-Man di dua film yang diproduksi bersama oleh Disney dan Sony. Jadi selain film ketiga Spider-Man, kemungkinan ada satu film Marvel yang bisa memanfaatkan kehadiran sosok superhero ini.

Belum jelas film apakah yang dimaksud, tapi banyak pihak sudah menduga bila Spider-Man bisa muncul di film kelima Avengers. Kalaupun bukan, Marvel akan menampilkannya di film team-up lain seperti ketika ia pertama kali debut di Captain America: Civil War.

Apakah Spidey masih bisa meramaikan film Marvel lain apabila diperlukan? Kemungkinannya ada, tapi hal itu akan memerlukan negosiasi baru lagi untuk mematangkan model kerja sama yang lebih permanen.

 

Disambut Gembira Oleh Para Aktor Spider-Man

Walaupun hanya menjanjikan dua film bersama, kesepakatan baru Sony-Disney agaknya cukup untuk bisa meneruskan perjalanan Spider-Man di MCU dengan prospek yang cerah. Jikapun nantinya harus berpisah, dua film akan menjadi media yang cukup bagi kedua belah pihak untuk "merapikan" keterkaitan antara Spidey dan para tokoh lainnya di MCU.

Maka dari itu, tak heran jika berita ini direspon sangat positif oleh para pemain Spider-Man. Tom Holland bahkan mengunggah cuplikan adegan dari Wolf of Wall Street yang menampilkan kesuksesan tokohnya untuk bertahan di tempat perusahaannya bekerja.

Tak ingin ketinggalan, Zendaya pun mengunggah video selebrasi ini di akun Twitter-nya:

Sementara itu, Jacob Batalon si pemeran Ned mengungkapkan bahwa ia dan rekan-rekannya sangat senang bisa bekerja dengan Marvel lagi. Meskipun demikian, ia menyebutkan bahwa para pemain Spider-Man sebenarnya sudah siap jika memang harus melaju bersama Sony saja.

Sony dan Disney sendiri kabarnya sudah bergerak cepat pasca mengumumkan rencana rilis film ketiga Spider-Man. Keduanya bahkan sudah berupaya merekrut Jon Watts lagi untuk menyutradarai film tersebut, terutama setelah keberhasilannya membesut Homecoming dan Far From Home.

Tag: , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi