Rami Malek Dikonfirmasi Jadi Musuh James Bond

| Tidak ada komentar

Rami Malek Dikonfirmasi Jadi Musuh James Bond

Setelah cukup lama dispekulasikan, peran Rami Malek di film James Bond berikutnya akhirnya terkonfirmasi. Uniknya, konfirmasi ini tidak datang dari Malek sendiri, melainkan produser Bond 25 yang diwawancara dalam suatu sesi interview.

Bahkan sebelum Bond 25 merilis secara resmi daftar pemain lengkapnya, keterlibatan Rami Malek sudah diberitakan terlebih dulu. Ia ramai diisukan bakal mengisi posisi villain, tapi sama sekali tak ada media yang mengkonfirmasi hal itu. Beberapa pengamat bahkan menduga jika Bond 25 bisa menampilkan lebih dari satu tokoh antagonis, dan peran Malek kemungkinan menjadi musuh minor yang akan dihadapi Daniel Craig di film James Bond terakhirnya.

Semua spekulasi itu akhirnya terjawab dalam sesi interview Barbara Broccoli bersama Empire. Ia merupakan salah satu sosok yang menduduki kursi produser di film Bond 25.

"(Karakter Rami Malek) benar-benar supervillain. Ia merupakan tokoh yang membuat Bond terusik. Ia sangat memancing rasa benci," demikian tutur Barbara Broccoli.

Baca juga: 12 Franchise Film Terlaris Dalam Sejarah Box Office

Safin adalah nama karakter yang diperankan Rami Malek di film ini. Dengan statusnya sebagai villain di Bond 25 yang secara resmi berjudul No Time to Die, Malek akan mengikuti jejak Mads Mikkelsen, Mathieu Amalric, Javier Bardem, dan Christoph Waltz yang berpengalaman menjadi tokoh antagonis James Bond di era Daniel Craig.

Sayangnya, belum ada informasi lebih lanjut yang bisa digali mengenai Safin; bagaimana wataknya, seperti apa asal-usulnya, atau apa motivasinya untuk menjadi karakter villain yang bersinggungan dengan James Bond.

Sinopsis Bond 25 sendiri hanya menekankan jika James Bond akan menghadapi musuh baru dan teknologi barunya yang berbahaya. Sementara itu, sebuah foto teaser untuk film ini telah dirilis pada minggu lalu dan menunjukkan kondisi James Bond yang mengalami luka-luka.

Teaser Bond 25

Ekspektasi untuk No Time to Die cukup tinggi, karena ini akan menjadi film perpisahan bagi Daniel Craig untuk perannya sebagai James Bond. Disamping itu, film ini juga akan menjadi pembuktian setelah didera berbagai masalah, mulai dari penundaan jadwal rilis, kecelakaan di lokasi syuting, hingga bongkar pasang sutradara dan penulis.

Setelah terakhir kali ditinggalkan oleh Danny Boyle dan penulis naskah kepercayaannya, No Time to Die kemudian ditangani oleh Cary Fukunaga dan ditulis oleh sosok pemenang Emmy Award, Phoebe Waller-Bridge.

Akankah formasi baru tersebut bisa membawa perubahan positif pada No Time to Die? Kita tunggu saja kehadirannya pada April 2020 mendatang.

Tag: , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi