Joker Lagi-Lagi Pecahkan Rekor Baru, Apakah Itu?

| Tidak ada komentar

Joker Lagi-Lagi Pecahkan Rekor Baru, Apakah Itu?

Setelah menjadi film berating dewasa terlaris dalam sejarah, Joker kini sukses mencuri gelar film adaptasi komik paling menguntungkan dari Venom dan Deadpool.

Menurut laporan Forbes, Box Office Joker yang kini secara worldwide sudah mencapai 956 juta Dolar AS, membuatnya memiliki margin profit tertinggi di seantero film buku komik lainnya. Sebelumnya, rekor ini dipegang oleh Venom yang hanya dibuat dengan budget 90 juta Dolar AS dan mampu mengumpulkan pendapatan sebesar 854 juta Dolar AS. Joker juga menyalip profitabilitas Deadpool yang dibuat dengan budget lebih rendah.

Secara keseluruhan, berikut adalah daftar film adaptasi komik paling menguntungkan yang disusun oleh Forbes:

  1. Joker: (budget) 62.5 juta Dolar AS vs (Box Office) 956 juta Dolar AS.
  2. Venom: 90 juta Dolar AS vs 854 juta Dolar AS.
  3. Deadpool: 58 juta Dolar AS vs 783 juta Dolar AS.
  4. Batman: 35 juta Dolar AS vs 411 juta Dolar AS
  5. The Mask: 23 juta Dolar AS vs 351 juta Dolar AS

Dengan masuknya Joker dalam daftar di atas, Teenage Mutant Ninja Turtles pun terdepak dari 5 besar film adaptasi komik paling menguntungkan. Sebelumnya, film tersebut nangkring di urutan ke-5 dengan perolehan sebesar 200 juta Dolar AS, versus budget senilai 13.5 juta Dolar AS.

Baca juga: Frozen 2 Cetak Rekor Baru Untuk Disney

Mengingat masa tayang Joker belum benar-benar usai, maka tingkat keuntungan film ini masih berpotensi terus menukik di waktu mendatang. Melihat perolehan Box Office total Joker yang kini sudah lebih dari 950 juta Dolar AS, capaian pendapatan 1 miliar Dolar AS pun sudah di depan mata.

From Zero to Hero

Ini menjadi kabar mengejutkan sekaligus ironis bagi Warner Bros. Pasalnya, Joker bisa menjadi film buku komik paling menguntungkan karena sebelumnya telah mengalami penyusutan budget dari Warner Bros. Hal itu kabarnya dilakukan untuk menciutkan motivasi tim kreatif Joker.

Sebagai informasi, studio tersebut memang setengah hati dalam mendukung terwujudnya film Joker. Mereka berharap jika dukungan dana yang kecil akan membuat para pembuat film ogah melanjutkan Joker dan menelantarkan proyek ini.

Untungnya, kegigihan Todd Phillips untuk mengangkat Joker di layar lebar tak terhambat oleh sabotase "halus" yang dilakukan Warner Bros. Bahkan ketika ia terjepit di antara konflik Joaquin Phoenix dan Robert De Niro sekalipun, tak ada niatan baginya untuk membatalkan atau mengulur-ulur proses pembuatan film ini.

Maka dari itu, tak heran jika komitmen Phillips diganjar dengan hasil manis oleh Warner Bros. Setelah mengetahui pencapaian luar biasa Joker, studio itu kini merilis kampanye Oscar yang tak tanggung-tanggung untuk Joker.

Selain mempromosikan Joaquin Phoenix di kategori Best Actor, Warner Bros. juga menjagokan film ini untuk menghuni nominasi Best Picture dan Best Director. Peluang kesuksesan promosi tersebut cukup besar, mengingat Joker sendiri telah memenangkan Golden Lion, penghargaan tertinggi dari Festival Film Venice yang sebelumnya diraih oleh film-film sekaliber Roma dan The Shape of Water.

Tag: , , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi