Doctor Strange 2 Kehilangan Sutradara, Apa Penyebabnya?

| Tidak ada komentar

Doctor Strange 2 Kehilangan Sutradara, Apa Penyebabnya?

Ditunggu-tunggu sebagai film MCU paling menarik di Phase 4, Doctor Strange in the Multiverse of Madness justru berpeluang terhambat oleh masalah produksi yang cukup serius. Mengapa bisa demikian?

Dilansir Collider, Scott Derrickson menyatakan hengkang dari posisinya saat ini. Sosok yang merupakan sutradara film pertama Doctor Strange dan sedianya akan kembali sebagai pengarah di film kedua itu mengkonfirmasi bahwa kemundurannya disebabkan oleh "perbedaan arah kreativitas" dengan pihak Studio Marvel.

Dalam pernyataan resminya, Marvel mengkonfirmasi perkembangan ini dengan statement sebagai berikut:

"Marvel Studios dan Scott Derrickson telah berpisah secara baik-baik terkait penggarapan Doctor Strange in the Multiverse of Madness karena perbedaan kreativitas. Kami berterima kasih atas semua kontribusinya terhadap MCU."

Baca juga: 10 Film Paling Diantisipasi Di Tahun 2020

Meningat alasan tersebut sudah dikenal sebagai pernyataan formal yang selalu dipakai ketika terdapat konflik antara tim produksi dengan pihak studio, media dan fans pun tak percaya begitu saja. Spekulasi yang beredar saat ini menyebutkan jika Marvel tak ingin terlalu menjadikan Doctor Strange 2 sebagai film horor pertama di MCU; sesuatu yang bertolak belakang dengan kehendak Scott Derrickson.

Sutradara Doctor Strange
Scott Derrickson

Kegigihan Derrickson untuk memperjuangkan nuansa horor di Doctor Strange in the Multiverse of Madness tak mengejutkan banyak pihak, mengingat ia sendiri merupakan sutradara yang "berasal" dari genre horor (The Exorcism of Emily Rose, Sinister, Sinister 2) sebelum mengarahkan Doctor Strange.

Sayangnya, Marvel tampak belum ingin mengeksplor genre tersebut sebagai tema utama di Doctor Strange in the Multiverse of Madness. Perbedaan komitmen ini sebenarnya sudah terlihat beberapa waktu lalu, ketika Kevin Feige mengkonfirmasi jika Doctor Strange 2 tidak akan menjadi film MCU pertama yang mengedepankan nuansa horor.

Masa Depan Doctor Strange 2 Mengkhawatirkan?

Hengkangnya Scott Derrickson yang tadinya memperjuangkan visi Doctor Strange 2 sebagai film superhero horor membuat banyak pihak was-was. Meskipun ia masih berperan sebagai Executive Producer dan menyumbang naskah di film tersebut, para penggemar yang terlanjur antusias dengan konsep Doctor Strange 2 masih khawatir dengan prospek film ini.

Media Screenrant contohnya, menerbitkan ulasan panjang mengenai alasan mengapa kemunduran Scott Derrickson merupakan hal yang patut disesalkan oleh Marvel. Menurut mereka, MCU saat ini butuh nuansa baru yang sanggup membuat para penggemar semakin terkesan sekaligus membungkam para hater yang selalu menyoroti gimmick komedinya sebagai kelemahan.

Sudah terlalu lama bagi Marvel untuk bertahan dengan konsep film action berbumbu komedi. Saat ini saja, suara-suara sumbang yang mencemooh MCU sebagai film superhero tak berbobot karena keengganannya untuk mengeksplor genre yang lebih gelap semakin sering bermunculan.

Doctor Strange in the Multiverse of Madness awalnya diekspektasikan untuk menjawab tantangan tersebut, mengingat film ini juga akan menghadirkan Scarlet Witch dan mengupas kekuatan supranaturalnya yang fenomenal.

Kecuali Marvel segera menggaet sutradara berbakat dengan track record yang mengesankan, kekhawatiran berbagai pihak tampaknya akan terus berseliweran. Jikapun Feige dkk. tidak ingin mengusung genre horor sebagai konsep utama Doctor Strange 2, mereka perlu mengusung terobosan baru untuk memuaskan keraguan para penggemar, media, kritikus, dan terutama para hater.

Doctor Strange in the Multiverse of Madness saat ini belum memasuki tahap produksi, dan baru akan dirilis pada 7 Mei 2021.

Tag: , , ,

Penulis:

Online content writer yang sedang mencari pelarian dan akan selalu punya ketertarikan lebih dengan industri perfilman.

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi