Poster Film Arini
  • 6.5/10

Sinopsis film Arini

Arini (Aura Kasih) yang berusia 38 tahun pertama kali bertemu Nick (Morgan Oey) yang waktu itu berumur 23 tahun di kereta api di Jerman. Nick langsung jatuh cinta dan berusaha masuk ke kehidupan Arini, tetapi Arini yang sudah tidak percaya dengan cinta tidak mau menerima Nick. Arini kembali ke Indonesia karena ia ditunjuk menjadi CEO tempat ia bekerja, dan Nick mengikutinya ke Yogyakarta, ia rela meninggalkan kuliahnya di London.

Arini bertemu mantan suaminya Helmi (Haydar Salishz) dan sahabatnya Ira (Olga Lydia) yang membuat Arini mengingat dan menyesali pertemuannya dengna Ira di sebuah kereta api ke Yogyakarta beberapa tahun yang lalu. Sementara Nick berusaha mengingatkan pertemuan mereka di kereta api di Jerman.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 05 April 2018
  • Durasi 79 menit
  • Sutradara Ismael Basbeth
  • Produser Ody Mulya Hidayat
  • Produksi MAX Pictures, Falcon Pictures
  • Distributor -
  • Genre Drama, Romance
  • Kelompok Umur 17+

Daftar pemain film Arini

Review & Ulasan film Arini

Ketergesaan Ismail Basbeth membuat Arini dewasa ini kurang matang

| Ditulis oleh:

Akhir-akhir ini adalah masa perfilman Indonesia membuat-ulang film-film lawas. Tak terkecuali Film Arini. Tapi pembuat film Arini mendaku bahwa film Arini 2018 ini berbeda dari segi cerita jika dibandingkan dengan film Arini buatan tahun 1987. Arini (2018) mengambil cerita sebelum Arini (1987) terjadi. Cerita Arini (2018) berdasarkan adaptasi pada novel Masih Ada Kereta yang Akan Lewat karya Mira W. Bukan remake dari film Arini tahun 1987.

Premis kisah cinta antara wanita dewasa, janda lebih tepatnya, dengan lelaki awal 20-an. Arini mempunyai trauma mendalam terkait dengan masa lalunya bersama mantan suami. Ketika sedang berlibur ke Jerman, di kereta Arini bertemu dengan Nick, seorang penumpang gelap. Nick jatuh cinta kepada Arini. Nick mengaku warga Filipina, sedang kuliah di London dan kebetulan sedang ber-backpacker-an di Eropa.

Mulai dari sini terlihat Arini yang "diteror" oleh Nick. Arini yang tidak ramah terhadap lelaki didekati dengan sangat intens oleh Nick yang tengil dan usil. Di sela-sela adegan pendekatan Nick kepada Arini, terselip adegan kilas balik kehidupan masa lalu Arini mulai dari bertemu kawan sekolahnya dulu, Ira, dan kemudian bertemu dengan calon suaminya, Helmy. Plot maju mundur antara masa lalu di Yogya dan masa kini di Jerman silih berganti. Memberikan kepingan cerita kepada penonton. Penggambaran masa lalu dengan cara permainan plot maju mundur ini cukup efektif. Tapi, Ismail Basbeth sepertinya terlalu terfokus dengan bagaimana menyajikan cerita masa lalu sehingga kedalaman interaksi antara Nick dan Arini di masa sekarang luput tersaji dengan baik. Akibatnya ada kesan yang muncul; si Nick baru dikenal Arini sudah main gandeng tangan dan peluk.  Cukup kontras dengan sosok Arini yang punya pengalaman buruk dengan lelaki, bisa dengan cepat luluh oleh Nick.

Morgan Oey berhasil memerankan Nick yang slengekan dan enerjik. Tipikal anak muda usia awal 20-an tahun yang optimis nan bersemangat menjalani hidup. Kelam, murung, serta pesimistis sukses melekat di peran Aura Kasih. Tapi sayang, relasi dan intimitas pasangan itu kurang tergali dengan baik. Masih terlihat canggungnya yang seharusnya tidak muncul.

Arini (2018) cenderung bermain aman dan lempang. Diluar itu, tetap apresiasi untuk Ismail Basbeth yang menyajikan cerita yang berbeda dari kisah Arini sebelumnya.

6.5/10

Penulis:

Mengaku diri sebagai fotografer cum videografer sekaligus penggila film tapi takut film setan lokal.

Trailer film Arini

Komentar dan Review film Arini

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi