Poster Film Benyamin Biang Kerok
  • 3/10

Film Benyamin Biang Kerok (2018)

Sinopsis film Benyamin Biang Kerok

Ketika pemukiman warga Betawi dipinggiran akan digusur sepihak, Pengki (Reza Rahadian), Somad (Adjisdoaibu) dan Achie (Aci Resti) memutuskan untuk merampok casion ilegal di Jakarta. Uang hasil rampokan tersebut akan digunakan untuk menebus tanah yang digusur. Tetapi kasino tersebut ternyata milik Said dan temannya Hengki yang merupakan mafia terbesar di Jakarta. Masalah bertambah rumit ketika Benyamin Pengki jatuh cinta kepada penyanyi bernama Aida (Delia Husein) yang ternyata adalah wanita simpanan milik Said.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 01 Maret 2018
  • Durasi 95 menit
  • Sutradara Hanung Bramantyo
  • Produser HB Naveen, Frederica
  • Produksi Falcon Pictures
  • Distributor -
  • Genre Comedy
  • Kelompok Umur 17+

Daftar pemain film Benyamin Biang Kerok

Review & Ulasan film Benyamin Biang Kerok

Mencatut nama legenda budaya Betawi hanya sebagai trik pemasaran saja.

| Ditulis oleh:

Benyamin Sueb adalah legenda Betawi dan perfilman Indonesia. Berperan di puluhan judul film dan serial tv serta meraih segudang prestasi, termasuk piala citra pada zamannya. Ikut andil melestarikan budaya dan tradisi Betawi, salah satunya dengan mendirikan Bens Radio (Wikipedia). Dari data tersebut bisa terlihat bagaimana Benyamin Sueb punya perhatian khusus terhadap budaya dan musik Betawi.

Salah satu film besarnya, Benyamin Biang Kerok, dibuat kembali dengan cerita dan pemeran yg berbeda.
Reza rahadian sebagai Pengki, anak dari seorang ibu (Meriam Belina) pengusaha IT yang tidak hanya kaya tapi juga punya pengaruh kuat di lingkup politik. Babe-nya seorang lelaki khas betawi yang sehari-hari mengurusi ternak dan oplet kesayangannya.

Pengki berpenampilan necis (hampir) kekinian sedikit norak, alih-alih lucu, disebut ibunya sebagai anak yg kerjaannya foya-foya dan manja. Padahal doi bersama kedua sahabatnya, Somad (Adjis Doaibu) dan Achie (Aci Resti) bekerja sama membantu orang kesusahan bak robin hood.

Film langsung dimulai dengan penyamaran pengki (diperankan oleh Tora Sudiro) ingin merampok uang seorang penjahat besar Said (Qomar). Si Pengki dan kelompoknya ini antara bodoh atau kelewat berani cari masalah dengan orang "kuat". Kejadian ini merupakan awal dari konflik utama sepanjang film.

Sebuah halaman kompleks rusun menjadi tempat bermain Pengki sehari-hari bersama anak-anak sekitar dan mengajari meraka sepakbola. Di tempat bermainnya pula, Pengki bertemu dan jatuh cinta dengan Aida, seorang penyanyi cantik yang ternyata menjadi "tawanan" Said. Banyak isu sosial yang dibahas di lingkungan tersebut. Mulai dari awal yaitu penggusuran, drama tentang (calon) TKI diperankan oleh Omas, hingga pendirian taman baca dan bermain untuk anak-anak kompleks. yang digagas oleh Aida. Sayang, nilai-nilai positif tersebut disampaikan terlalu dangkal dan lemah.

Bak film La La Land, film Benyamin Biang Kerok memaksa memasukkan scene musikal di sela-sela adegan film. Musik, pergerakan kamera, kostum, dan tarian memang terlihat digarap serius sehingga hanya bagian inilah yang merupakan hal terbaik dari film ini.

Banyak aktor dan aktris bisa berperan (harusnya) dengan baik, termasuk Reza Rahadian. Buruknya script membuat akting mereka tidak sampai untuk disebut bagus. Para pemeran senior seperti Lydia Kandou, Rano Karno, dan Qomar sepertinya salah memilih naskah cerita yang bagus. Karena beberapa kali terlihat adegan yang memaksa dan guyonan yang krik krik.

Pemotongan scene akhir sebagai ending yang dengan sangat memaksa dan seenak hati makin membuat saya yakin tidak akan menonton sekuelnya yang akan rilis akhir tahun ini.

3/10

Penulis:

Mengaku diri sebagai fotografer sekaligus penggila film tapi takut film setan lokal.

Trailer film Benyamin Biang Kerok

Komentar dan Review film Benyamin Biang Kerok

3 komentar untuk Benyamin Biang Kerok

  • Joko -

    Film tdk bgus!!

    Balas
  • Malik fajar af fany -

    Kenapa beyamin tidak tayang di tv aja karena kalau nonton di bioskomeng habiskan uang saja

    Balas
  • NOVITA DEWI -

    filmnya bagus kok saya suka ,, cuma pengen nanyya kapan lanjutan film nya di rilis???? jadi penasaran karna waktu ini kan beru setengah di puterin

    Balas

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi