Poster Film Bumi Manusia
  • 6.5/10

Film Bumi Manusia (2019)

Sinopsis film Bumi Manusia

Pemuda pribumi Jawa totok Minke (Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan) jatuh cinta dengan gadis Indo Belanda Annelies (Mawar Eva De Jongh) anak seorang Nyai. Sementara Bapak Minke yang Bupati tidak pernah setuju Minke dengan keluarga Nyai. Tetapi Minke mengagumi perjuangan dan pemikiran Nyai dalam melawan bangsa kolonial.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 15 Agustus 2019
  • Durasi 176 menit
  • Sutradara Hanung Bramantyo
  • Produser -
  • Produksi Falcon Pictures
  • Distributor -
  • Genre Drama
  • Kelompok Umur 13+

Daftar pemain film Bumi Manusia

Review & Ulasan film Bumi Manusia

Adaptasi novel legendaris yang sesuai dengan ekspektasi pasar

| Ditulis oleh:

Sedikit kehebohan terjadi tatkala muncul berita Bumi Manusia akan difilmkan oleh Hanung Bramantyo, serta karena Minke diperankan oleh Iqbaal Ramadhan. Banyak pecinta karya maestro Pram yang kecewa seorang Minke diperankan oleh Iqbaal yang kadung lekat dengan karakter Dilan. "Tidak cocok" kata mereka. Akan tetapi, hal tersebut malah membuat ekspektasi saya khususnya, tidak tinggi untuk film berdurasi hampir 3 jam ini.

Sedikit kehebohan terjadi tatkala muncul berita Bumi Manusia yang akan difilmkan oleh Hanung Bramantyo, sebab Minke diperankan oleh Iqbaal Ramadhan. Banyak pecinta karya maestro Pram yang kecewa seorang Minke diperankan oleh Iqbaal yang, asumsi saya, kadung lekat dengan karakter Dilan. "Tidak cocok" kata mereka. Akan tetapi, hal tersebut malah membuat ekspektasi saya khususnya, tidak terlalu tinggi untuk film berdurasi hampir 3 jam ini, adalah hal yang bagus.

Di awal film, penampilan Minke entah kenapa mirip dengan Dilan. Beberapa gombalan muncul adalah tipikal Dilan. Entah mungkin memang Minke di novel aslinya adalah seorang pecinta ulung. Jujur saya belum membaca novel besar tersebut, sih.

Ketakjuban saya muncul melihat bagaimana Sha Ine Febriyanti sebagai Nyai Ontosoroh. Mimik, ekspresi, dan gesturnya sangat kuat. Kesan “nyai” yang cantik, cerdas, dan mistis secara bersamaan. Di lain pihak, Mawar Eva de Jongh sebagai Annelis Mellema berperan bagus dalam memunculkan sisi polos di awal dan sisi dewasa menjelang akhir film.

Kutipan-kutipan yang quote-able, seperti adil sejak dalam pikiran yang saya baru tahu ternyata punya Jean Marais, “Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri, bersuka karena usahanya sendiri, dan maju karena pengalamannya sendiri.”-nya Nyai Ontosoroh contohnya yang bisa menemukan konteks yang cukup pas, walaupun kutipan yang lain ada yang terasa cukup dipaksakan.

Beberapa adegan romansa terasa cringe, kalo dengan diksi milenials. Cringe yang berarti terasa lebay, kurang elegan. Memang cerita roman yang jauh diunggulkan ketimbang konteks cerita politik yang mendapat persentase yang kecil.

Hanung Bramantyo mempunyai beban yang berat ketika harus melayarkan kanon legendaris. Ya, walaupun tetap tidak bisa menyenangkan semua pihak, terutama para pembaca khusuk Pram. Tapi saya kira seorang Hanung telah berhasil menghidupkan  dan kemudian diterima serta memulai babak awal cerita tetralogi Buru yang berusia jauh lebih tua dari sebagian besar usia penonton bioskop hari ini.

6.5/10

Penulis:

Mengaku diri sebagai fotografer cum videografer sekaligus penggila film tapi takut film setan lokal.

Trailer film Bumi Manusia

Statistik & Data

  • 15 Agustus 2019
    15.14%
  • 16 Agustus 2019
    16.02%
  • 17 Agustus 2019
    16.00%
  • 18 Agustus 2019
    16.66%
  • 19 Agustus 2019
    18.71%
  • 20 Agustus 2019
    20.19%
  • 21 Agustus 2019
    17.24%
  • 22 Agustus 2019
    12.81%
  • 23 Agustus 2019
    12.43%
  • 24 Agustus 2019
    14.59%
  • 25 Agustus 2019
    14.99%
  • 26 Agustus 2019
    15.55%
  • 27 Agustus 2019
    15.04%
  • 28 Agustus 2019
    12.75%
  • 29 Agustus 2019
    7.46%
  • 30 Agustus 2019
    6.16%
  • 31 Agustus 2019
    5.73%
  • 01 September 2019
    5.93%
  • 02 September 2019
    6.39%
  • 03 September 2019
    6.28%
  • 04 September 2019
    3.69%
  • 05 September 2019
    1.87%
  • 06 September 2019
    1.93%
  • 07 September 2019
    1.75%
  • 08 September 2019
    1.84%
  • 09 September 2019
    1.88%
  • 10 September 2019
    1.58%
  • 11 September 2019
    1.22%
  • 12 September 2019
    0.43%
  • 13 September 2019
    0.39%
  • 14 September 2019
    0.31%
  • 15 September 2019
    0.34%
  • 16 September 2019
    0.36%
  • 17 September 2019
    0.34%
  • 18 September 2019
    0.27%
  • 19 September 2019
    0.22%
HariTanggal% LayarPerubahan
115 Agustus 201915.14 %
216 Agustus 201916.02 %+1 %
317 Agustus 201916.00 %
418 Agustus 201916.66 %
519 Agustus 201918.71 %+2 %
620 Agustus 201920.19 %+2 %
721 Agustus 201917.24 %-3 %
822 Agustus 201912.81 %-5 %
923 Agustus 201912.43 %
1024 Agustus 201914.59 %+2 %
1125 Agustus 201914.99 %
1226 Agustus 201915.55 %+1 %
1327 Agustus 201915.04 %
1428 Agustus 201912.75 %-3 %
1529 Agustus 20197.46 %-5 %
1630 Agustus 20196.16 %-1 %
1731 Agustus 20195.73 %-1 %
1801 September 20195.93 %
1902 September 20196.39 %+1 %
2003 September 20196.28 %
2104 September 20193.69 %-3 %
2205 September 20191.87 %-2 %
2306 September 20191.93 %
2407 September 20191.75 %
2508 September 20191.84 %
2609 September 20191.88 %
2710 September 20191.58 %
2811 September 20191.22 %
2912 September 20190.43 %-1 %
3013 September 20190.39 %
3114 September 20190.31 %
3215 September 20190.34 %
3316 September 20190.36 %
3417 September 20190.34 %
3518 September 20190.27 %
3619 September 20190.22 %

Film Bumi Manusia telah tayang di bioskop Indonesia sejak Kamis, 15 Agustus 2019 selama 36 hari.

Komentar dan Review film Bumi Manusia

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi