Poster Film Cold Pursuit
  • 7/10

Film Cold Pursuit (2019)

Sinopsis film Cold Pursuit

Nelson (Liam Neeson) hidup tenang dan damai sebagai pembersih salju, tetapi semua itu berubah ketika anak laki-lakinya meninggal secara misterius. Pencariannya untuk menemukan fakta menuntunnya kesebuah bandar narkoba bernama Viking dan anak buahnya. Kehidupannya berubah dari warga biasa menjadi orang kejam berdarah dingin yang ingin membalas dendam kematian anaknya.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 15 Februari 2019
  • Durasi 118 menit
  • Sutradara Hans Petter Moland
  • Produser Finn Gjerdrum, Stein B. Kvae, Michael Shamberg, Ameet Shukla
  • Produksi StudioCanal, Summit Entertainment
  • Distributor Summit Entertainment
  • Genre Action, Drama, Thriller
  • Kelompok Umur 17+

Daftar pemain film Cold Pursuit

Review & Ulasan film Cold Pursuit

Film aksi laga ala Liam Neeson dengan sedikit sentuhan ala Tarantino

| Ditulis oleh:

Cold Pursuit (2019) adalah film drama action thriller yang disutradarai oleh Hans Petter Moland, yang baru memulai debut film Hollywood pertamanya, dan dari sebuah skenario dari Frank Baldwin. Film ini adalah film remake dari film Norwegia berjudul In Order of Disappearance (2014) yang juga merupakan film Moland sendiri dalam kariernya selama di Norwegia. Dibintangi oleh bintang utama Liam Neeson, film ini kabarnya sempat menuai kontroversi karena isu rasisme yang ada dalam konten film ini. Liam Neeson kabarnya juga ikut mendapatkan tudingan rasisme karena wawancaranya dengan The Independent terkait film ini dan pengalamannya yang langsung dibantah oleh Liam sendiri dalam kesempatan yang berbeda pada acara Good Morning America. Selain mencuat melalui kontroversi, film ini juga didukung oleh cast lain seperti Laura Dern, Emmy Rossum, William Forsythe, dan Tom Bateman.

Cerita Cold Pursuit (2019) bermula dari seorang snowplow driver (supir mobil pembersih salju jalan) bernama Nels Coxman (Liam Neeson) di Kohoe, (sebuah tempat bersalju yang terkenal dengan sebuah resort mewahnya, Colorado Ski Resort.  Coxman hidup bahagia bersama istri, Grace (Laura Dern) dan anak semata wayangnya Kyle (Micheál Richardson) dalam sebuah rumah kayu di bukit bersalju. Semuanya terasa sangat sempurna bagi Coxman apalagi ia baru saja dianugrahi penghargaan sebagai "warga terbaik" tahun ini. Namun, semua itu sirna saat polisi menemukan anaknya Kyle ditemukan mati di jalan karena overdosis heroin. Nels & Grace bergitu shock dengan kenyataan tersebut. Grace yang sangat terpukul dan merasa bersalah karena tidak mengenal anaknya akhirnya meninggalkan rumah. Sedangkan Nels sangat yakin, jika Kyle bukanlah pecandu dan bertanya-tanya akan kematian putranya itu. Ketika Nels memutuskan untuk bunuh diri, tiba-tiba seorang remaja bernama Dante (Wesley MacInnes) yang merupakan teman kerja Kyle di bandara muncul digarasinya dalam keadaan mengenaskan penuh darah dan lebam. Dante menceritakan kejadian sebenarnya pada Nels bahwa Kyle sebenarnya bukan mati overdosis melainkan dibunuh oleh bandar narkoba bernama Speedo (Michael Eklund). Mengetahui hal tersebut, Nels mengurungkan niatnya untuk bunuh diri dan bertekad untuk balas dendam.

Nels mulai memburu pembunuh anaknya dan melakukan pembunuhan demi pembunuhan. Tercatat sudah tiga orang drugs dealer yang ia bunuh dan buang ke sungai yaitu Speedo, Limbo, dan Santa. Penguasa kartel Trevor Calcote (Tom Bateman) atau yang lebih dikenal dengan nama Viking sangat murka dan kebingungan dengan anak buahnya yang tiba-tiba hilang. Ia menyangka ini adalah perbuatan dari White Bull (Tom Jackson) yang merupakan pemilik kartel saingannya. Selama bertahun-tahun mereka telah berbagi wilayah dan hidup dengan rukun berdampingan. Hilangnya orang-orang Viking membuat ia naik pitam dan memutuskan untuk memberi pelajaran dengan membunuh salah satu orang White Bull. Namun naas, orang yang dibunuh oleh Viking dan mayatnya digantung di jalan adalah anak satu-satunya dari White Bull yang baru pertama kali menjalankan tugasnya. White Bull yang mengetahui anaknya mati dibunuh oleh Viking, sangat murka. White Bull bermaksud membalas dendam melalui hutang darah, "seorang putra untuk seorang putra". Dari sinilah perang geng antara kedua kartel bermulai. Lalu bagaimanakah dengan Nels? Apakah ia akan aman dari tuduhan? Dan bagaimanakah kelanjutan perang kartel narkoba di Kohoe?

Film yang dirilis oleh Summit Entertainment ini memberikan aksi laga dan thriller yang banyak diharapkan penonton dari film thriller ala Liam Neeson. Namun sayang, di Indonesia sendiri banyak sekali adegan pembunuhan yang dipotong oleh lembaga sensor sehingga sensor yang dilakukan terkesan dipaksakan, sangat ketara, dan mengganggu jalan cerita. Walaupun terkesan film thriller, film remake ini juga memunculkan guyonan dan humor yang tak terduga dalam beberapa adegan sehingga membuat suasana tidak terlalu tegang. Satu lagi yang menarik dari film ini adalah penyajian counting down nama korban yang sudah terbunuh dengan musik-musik minor hampir seperti musik-musik dalam film Tarantino. Aksi Liam Neeson sudah tidak perlu dikomentari. Sedangkan akting aktor ganteng Tom Bateman dan aktris cantik Emmy Rossum sebagai penjahat dan polisi dapat memberikan kesegaran tersendiri bagi film ini. Yuk tonton filmnya!

7/10

Penulis:

on my way to be Fashion Designer

Trailer film Cold Pursuit

Statistik & Data

  • 15 Februari 2019
    7.91%
  • 16 Februari 2019
    14.35%
  • 17 Februari 2019
    13.97%
  • 18 Februari 2019
    14.31%
  • 19 Februari 2019
    15.91%
  • 20 Februari 2019
    15.44%
  • 21 Februari 2019
    12.71%
  • 22 Februari 2019
    12.68%
  • 23 Februari 2019
    10.53%
  • 24 Februari 2019
    10.57%
  • 25 Februari 2019
    11.50%
  • 26 Februari 2019
    11.53%
  • 27 Februari 2019
    11.70%
  • 28 Februari 2019
    0.53%
  • 01 Maret 2019
    0.45%
  • 02 Maret 2019
    0.46%
  • 03 Maret 2019
    0.52%
  • 04 Maret 2019
    2.68%
  • 05 Maret 2019
    4.14%
  • 19 Maret 2019
    0.20%
  • 20 Maret 2019
    0.20%
  • 21 Maret 2019
    0.20%
  • 22 Maret 2019
    0.14%
  • 23 Maret 2019
    0.09%
  • 24 Maret 2019
    0.45%
  • 25 Maret 2019
    0.46%
  • 26 Maret 2019
    0.30%
  • 27 Maret 2019
    0.12%
  • 28 Maret 2019
    0.09%
  • 29 Maret 2019
    0.05%
  • 30 Maret 2019
    0.02%
  • 31 Maret 2019
    0.02%
  • 01 April 2019
    0.02%
HariTanggal% LayarPerubahan
115 Februari 20197.91 %
216 Februari 201914.35 %+7 %
317 Februari 201913.97 %-1 %
418 Februari 201914.31 %+1 %
519 Februari 201915.91 %+1 %
620 Februari 201915.44 %
721 Februari 201912.71 %-3 %
822 Februari 201912.68 %
923 Februari 201910.53 %-2 %
1024 Februari 201910.57 %
1125 Februari 201911.50 %+1 %
1226 Februari 201911.53 %
1327 Februari 201911.70 %
1428 Februari 20190.53 %-11 %
1501 Maret 20190.45 %
1602 Maret 20190.46 %
1703 Maret 20190.52 %
1804 Maret 20192.68 %+2 %
1905 Maret 20194.14 %+2 %
2019 Maret 20190.20 %-4 %
2120 Maret 20190.20 %
2221 Maret 20190.20 %
2322 Maret 20190.14 %
2423 Maret 20190.09 %
2524 Maret 20190.45 %
2625 Maret 20190.46 %
2726 Maret 20190.30 %
2827 Maret 20190.12 %
2928 Maret 20190.09 %
3029 Maret 20190.05 %
3130 Maret 20190.02 %
3231 Maret 20190.02 %
3301 April 20190.02 %

Film Cold Pursuit telah tayang di bioskop Indonesia sejak Jumat, 15 Februari 2019 selama 33 hari.

Komentar dan Review film Cold Pursuit

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi