Poster Film DOA - Doyok Otoy Ali Oncom: Cari Jodoh
  • 5/10

Film DOA - Doyok Otoy Ali Oncom: Cari Jodoh (2018)

Sinopsis film DOA - Doyok Otoy Ali Oncom: Cari Jodoh

Doyok (Fedi Nuril), Otoy (Pandji Pragiwaksono) dan Ali Oncom (Dwi Sasono) adalah 3 orang yang memiliki latar belakang yang berbeda tetapi mereka punya kesamaan dalam menghadapi kerasnya Jakarta, yaitu nasib yang selalu sial. Doyok perjaka tua yang lugu dengan blangkon khasnya, Otoy pengangguran yang takut istri dan Ali Oncom playboy kampung sekaligus tukang ojek dan pemburu janda. Mereka bertiga bersahabat dan kali ini mereka membantu Doyok untuk mencarikannya jodoh.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 16 Agustus 2018
  • Durasi 85 menit
  • Sutradara Anggy Umbara
  • Produser -
  • Produksi MD Pictures
  • Distributor -
  • Genre Comedy
  • Kelompok Umur 13+

Daftar pemain film DOA - Doyok Otoy Ali Oncom: Cari Jodoh

Review & Ulasan film DOA - Doyok Otoy Ali Oncom: Cari Jodoh

Pengulangan resep komedi ala Anggy yang tidak menonjol

| Ditulis oleh:

Lagi-lagi kita disuguhi film komedi yang asal ceritanya dari adaptasi kisah lawas. Setelah kisah grup komedi Warkop DKI (Dono Kasino Indro) yang bisa dibikin hingga sekuel kedua, karena bisa tembus jutaan penonton. Sang sutradara, Anggy Umbara, berharap bisa mengulangi kesuksesannya dengan racikan yang mirip. Walaupun tentu, dengan membawa nama besar Warkop DKI merupakan andil besar dalam kesuksesan film sebelumnya tersebut.

Premis film DOA, yang sudah ditampilkan secara jelas di judul, tentang pencarian jodoh. Doyok yang diburu nikah oleh ibunya yang telah almarhum melalui telepon cukup maksa untuk jadi bahan komedi. Diselipi adegan mereka berdua bernyanyi dengan unsur horor menambah absurdnya selera humor pembuat skrip. Awal yang buruk untuk memulai film komedi. Hal tersebut berlanjut ketika idola saya, Laura Basuki, yang terlihat luar biasa menawan muncul yang lagi-lagi dengan adegan nyanyi-nyanyi yang tentu nggak banget. Tidak seperti kebanyakan film Bollywood yang dengan luwes memasukkan musik dan tarian. Imaji saya tentang Laura Basuki dihancurkan begitu saja dengan plot twist di tengah film yang lagi-lagi maksa.

Munculnya Ence Bagus sebagai pemilik warung yang sering dijadikan tempat tongkrongan kiranya bisa memberikan hal positif dari film ini. Guyonan Mang Ujang cukup segar dibandingkan komika yang muncul di sepanjang film, termasuk Otoy. Berbeda dengan Dwi Sasono, yang memainkan perannya jauh lebih baik di sitkom TV Tetangga Masa Gitu. Ali Oncom menampilkan gestur yang lebay dan jauh dari lucu.

Latar cerita berpindah ke pantai yang tentu kurang jika tidak ada perempuan dengan baju bikini. Mengingatkan pada film-film Warkop DKI yang lama. Formula komedi, pantai, dan cewek seksi berbikini.  Yuli, pacar Ali Oncom mendapat jatah sorotan kamera menjadi perempuan seksi. Muncul perempuan seksi lain yang ternyata memberikan konflik besar film ini.

Kemunculan lakon antagonis yang terasa tiba-tiba karena tidak adanya latar belakang dengan cerita sebelumnya. Para suami yang tiba-tiba ikut disekap oleh penjahat itu. Anggy Umbara sangat lemah dalam penyampaian cerita membuat film DOA hanya menambah daftar buruk filmnya.

5/10

Penulis:

Mengaku diri sebagai fotografer sekaligus penggila film tapi takut film setan lokal.

Trailer film DOA - Doyok Otoy Ali Oncom: Cari Jodoh

Komentar dan Review film DOA - Doyok Otoy Ali Oncom: Cari Jodoh

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi