Poster Film Happy Death Day
  • 6/10

Film Happy Death Day (2017)

Sinopsis film Happy Death Day

Tree Gelbman (Jessica Rothe) merupakan mahasiswi yang bahagia dan bersukur. Dihari ulangtahunnya ia terbangun ditempat tidur mahasiswa bernama Carter (Israel Broussard). Ketika warktu berjalan, Tree merasa ia pernah mengalami kejadian hari ini. Ketika seseorang dengan topeng membunuhnya dengan brutal, ia terbangun lagi ditempat tidur Carter tanpa terluka. Sekarang ia harus mengulangi kejadian hari ini hingga ia dibunuh lagi, mengulanginya lagi, hingga ia menemukan siapa pelakunya.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 14 Oktober 2017
  • Durasi 96 menit
  • Sutradara Christopher B. Landon
  • Produser Jason Blum, Angela Mancuso, Ryan Turek, John Baldecchi, Seth William Meier
  • Produksi Blumhouse Productions
  • Distributor Universal Pictures
  • Genre Horror, Mystery, Thriller
  • Kelompok Umur 13+

Daftar pemain film Happy Death Day

Review & Ulasan film Happy Death Day

Film thriller comedy dengan konsep time loop yang sedang “in” namun sayang jalan cerita dan ending mudah tertebak

| Ditulis oleh:

Oktober identik dengan tayangnya film bertema horror dan thriller karena bersamaan dengan perayaan Halloween. Happy Death Day adalah salah satunya. Diproduksi oleh production house spesialis film horor Blumhouse Production, Happy Death Day berhasil digarap dengan baik oleh Christopher B. Landon. FYI, Christopher juga orang dibalik Paranormal Activity: The Marked Ones dan Scouts Guide to the Zombie Apocalypse.

Happy Death Day berkisah tentang seorang mahasiswi cantik dan popular bernama Tree (Jessica Rothe) yang pada suatu pagi di hari ulang tahunnya terbangun di sebuah kamar asrama seorang pria culun dan polos bernama Carter (Israel Broussard) setelah berpesta habis-habisan semalam.  Takut akan reputasinya sebagai cewek supergaul menjadi rusak karena ketahuan ada hubungan dengan Carter, Tree menyuruh Carter untuk tutup mulut. Dalam perjalanannya pulang ke asramanya, Tree mengalami berbagai macam hal normal yang tadinya tidak dihiraukannya seperti mendapat telpon dari sang ayah (yang kemudian diabaikannya), menyaksikan kesibukan siswa di pekarangan sekolah, menolak cupcake ulang tahun yang ditawarkan teman sekamarnya Lori (Ruby Modine), bertemu pacar gelapnya yang tak lain adalah gurunya (Charles Aitken), hingga akhirnya mati dibantai oleh pembunuh yang memakai topeng maskot sekolah.

Hidup Tree tidak berhenti sampai situ. Setelah terbunuh, Tree terbangun kembali di kamar Carter. Ia mendengar ucapan Carter yang sama, melihat kesibukan siswa yang sama, dan menerima tawaran cupcake yang sama, sampai kemudian Tree sadar bahwa semua peristiwa yang terjadi di hari ulang tahunnya tersebut terulang persis sama satu demi satu, dengan akhir yang sama pula, terbunuh. Lelah dan stres dengan kehidupannya yang terus berulang, Tree melakukan hal-hal bodoh dan konyol yang tidak bisa ia lakukan semasa ia hidup sebagai cewek popular dulu sampai jenuh.

Kematian berulang membuat Tree semakin tertukar. Tree akhirnya bercerita kepada Carter tentang apa yang dialaminya. Carter dan Tree akhirnya menyusun rencana dan mencoba berbagai skenario agar Tree tak terbunuh dan muncullah ide untuk mengungkap siapa si pembunuh ini agar ia bisa menghindari kematian. Tree sangat berharap dengan menghindari kematian, Tree juga akan menghentikan siklus maut tersebut. Berhasilkah Tree mengungkap siapa pembunuhnya dan menghentikan siklus time loop kematiannya?

Film ini berhasil menyajikan komedi yang menyegarkan mata dan senyum pada pertengahan film. Awal film terasa membosankan karena time loop yang disajikan sedikit monoton. Untuk kamu yang masih remaja atau kuliah pasti akan sangat suka dan terhibur dengan film ini karena film ini terasa sangat “kamu banget” namun, tidak untuk penonton dewasa.

Kesan thriller yang dibangun juga berhasil membuat penonton pada awal-awal film kaget dan menjerit (saya contohnya). Namun, karena kematian berulang, kesan thriller jadi kurang terasa mengagetkan dan menantang pada akhir film. Dalam segi alur cerita, bisa dibilang Happy Death Day adalah salah satu film thriller yang endingnya sangat mudah ditebak. Terlebih oleh orang yang sudah terbiasa dan suka untuk menonton film thriller dan misteri pasti dengan mudah bisa menebak siapa pembunuh Tree dan endingnya.

Kesimpulannya, film ini seperti gabungan antara Groundhog Day (1993) dengan Scream (1996) dengan pemanis Mean Girls (2004). Namun sayang, penggarapan dan ceritanya seperti kurang maksimal. Akan tetapi acting Jessica Rothe sebagai Tree amat sangat menghibur dan menjadikan film ini salah satu film yang bisa dijadikan hiburan untuk libur Halloween mu.

Happy death day!

6/10

Penulis:

on my way to be Fashion Designer

Trailer film Happy Death Day

Berita Happy Death Day

Cerita Sekuel Happy Death Day Sudah Ada Dalam Pikiran Sutradara

Cerita Sekuel Happy Death Day Sudah Ada Dalam Pikiran Sutradara

| Tidak ada komentar

Happy Death Day sepertinya akan menjadi film Horror yang menarik, karena sepertinya film ini model slasher dan juga ada unsur komedinya. Trailernya telah dirilis beberapa waktu yang lalu dan filmnya sendiri akan dirilis pada hari Rabu 18 Oktober mendatang. Yang menarik tentu saja ceritanya yang menceritakan seorang mahasiswi yang dibunuh dengan sadis.

Komentar dan Review film Happy Death Day

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi