Poster Film Pet Sematary
  • 7/10

Film Pet Sematary (2019)

Sinopsis film Pet Sematary

Dr. Louis Creed (Jason Clarke) dan istrinya Rachel (Amy Seimetz) pindah dari Boston ke pinggiran Maine bersama kedua anaknya. Disana mereka menemukan pemakaman misterius didalam hutan didekat rumah mereka. Ketika sebuah tragedi terjadi, Louis menemui dan mencurigai tetangganya yang aneh Jud Crandall (John Lithgow) yang justru mulai menimbulkan berbagai macam gangguan-gangguan setan yang lebih mengerikan.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 05 April 2019
  • Durasi 120 menit
  • Sutradara Kevin Kolsch, Dennis Widmyer
  • Produser Lorenzo di Bonaventura, Steven Schneider, Mark Vahradian
  • Produksi Di Bonaventura Pictures
  • Distributor Paramount Pictures
  • Genre Horror
  • Kelompok Umur 17+

Daftar pemain film Pet Sematary

Review & Ulasan film Pet Sematary

Salah satu film adaptasi karya Stephen King terbaik selain IT

| Ditulis oleh:

Pet Sematary (2019) adalah film bergenre horor misteri thriller yang disutradarai oleh Kevin Kölsch dan Dennis Widmyer dan ditulis oleh Jeff Buhler. Film ini adalah film adaptasi kedua dari novel tahun 1983 dengan judul yang sama oleh Stephen King. Mengapa film adaptasi kedua? Karena sebelumnya film ini sudah pernah di filmkan pada tahun 1989, tentu saja dengan judul yang sama pula. Diproduksi oleh Di Bonaventura Pictures dan didistribusikan oleh Paramounth Pictures, film ini dibintangi oleh Jason Clarke, Amy Seimetz, dan John Lithgow, dan Jeté Laurence. Penasaran bagaimana jalan ceritanya?

Cerita Pet Sematary (2019) berawal dari sebuah keluarga yang beranggotakan empat orang bersama satu ekor kucing peliharaan mereka. Sang ayah bernama Louis Creed (Jason Clarke). Ia adalah seorang dokter dari Boston, Massachusetts. Istrinya bernama Rachel (Amy Seimetz), ibu rumah tangga yang bertugas menjaga dua anak mereka Ellie (Jeté Laurence) dan Gage, serta kucing Ellie, Winston Churchill, singkatnya disebut "Church". Mereka sekeluarga pindah dari Boston ke kota kecil Ludlow, agar Louis bisa mempunyai lebih banyak waktu untuk keluarganya karena pekerjaan di kota kecil tidak akan sebanyak di kota besar seperti Boston. Rumah baru mereka sangatlah luas. Saat menjelajahi hutan di sekitar rumah baru mereka, Ellie tersandung prosesi pemakaman anak-anak mengenakan topeng binatang membawa anjing yang sudah meninggal ke kuburan, mencatat tanda bertuliskan "Pet Sematary." Jud Crandall (John Lithgow), tetangga mereka, memperingatkan Ellie dan Rachel bahwa hutan itu berbahaya. Oleh karena itu, jangan sampai keluar sendirian. Sedangkan di rumah sakit, Louis terguncang setelah gagal menyelamatkan nyawa Victor Pascow (Obssa Ahmed), seorang mahasiswa yang terluka parah setelah ditabrak kendaraan. Pada malam setelah kematian Pascow, Louis mengalami mimpi yang seolah-oleh nyata di mana ia bertemu Pascow, yang membawanya ke belakang pemakaman dan memperingatkan Louis untuk tidak "menjelajah lebih jauh" dan bahwa "tanahnya bertuah". Louis yang kaget terbangun dan menyadari kakinya ditempat tidur benar-benar dipenuhi lumpur. Hal ini tidak masuk di akal dan menunjukkan bahwa kejadian mimpi semalam lebih dari sekadar mimpi buruk.

Waktu pun berlalu dengan cepat. Pada Halloween, Jud menemukan Church (kucing Ellie) terbunuh oleh sebuah truk. Jud memberi tahu Louis dan sepakat akan menguburkan Church di malam hari secara sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan Ellie. Malamnya, Jud membawa Louis melewati Pet Sematary dan berjalan lebih jauh ke tanah pemakaman kuno dan menguburkan Church di sana. Keesokan harinya, Louis tertegun ketika Church kembali ke rumah hidup-hidup, meskipun ia berubah menjadi lebih agresif, mencakar Ellie. Louis datang menemui Jud untuk mengetahui apa yang sebenenarnya terjadi. Jud mengatakan bahwa tanah pemakaman di belakang Pet Sematary mampu mengembalikan makhluk hidup dari kematian dan diyakini dihuni oleh roh yang dikenal sebagai Wendigo. Kelakuan Church bertambah brutal. Kucing itu menyerang Gage ketika Louis sedang mencoba untuk menidurkannya. Louis memutuskan untuk membuang kucing itu jauh dari rumah dan memberi tahu Ellie bahwa Church kabur. Tanpa diduga, saat keluarga itu mengadakan pesta ulang tahun untuk Ellie, Ellie melihat Church berada di jalan raya dan bergegas lari untuk mengambilnya. Tanpa Ellie sadari, Gage mengikutinya dari belakang. Sebuah truk tangki besar melaju dengan kecepatan penuh dan berusaha menghindari Gage dan Louis yang berusaha menyelamatkan Gage. Pengemudi truk itu tidak dapat mengedalikan mobilnya, tangki terpisah dari truk traktor dan kemudian mengenai dan membunuh Ellie. Keluarga itu hancur. Rachel dan Gage pergi untuk menghabiskan beberapa hari dengan orang tua Rachel. Jud yang merasa bahwa Louis berencana untuk membangkitkan Ellie memperingatkan ayah yang berduka tersebut bahwa "kadang-kadang kematian itu lebih baik". Namun, terlepas dari peringatan dari semangat Jud, dan keraguannya sendiri tentang gagasan itu, kesedihan dan rasa bersalah Louis mendorongnya untuk melaksanakan rencananya. Setelah membius Jud, Louis mengeluarkan tubuh Ellie dari kuburnya dan membawanya ke tanah pemakaman bertuah tersebut. Ia mengubur ulang Ellie di sana. Apa yang selanjutnya terjadi? Dapatkah Ellie kembali dari kematian?

Film berdurasi 1 jam 41 menit ini cukup menegangkan. Tone dan atmosfer film ini perlu mendapat pujian. Bisa dibilang film ini terasa lebih menakutkan dibandingkan dengan film-film segenrenya. Jika kalian sudah menonton film adaptasi tahun 1989, film adaptasi kali ini bisa dibilang lebih baik. Bahkan bisa disebut sebagai salah satu adaptasi terbaik Stephen King. Namun, perubahan antara film dan buku, bisa menjadi koin dengan dua sisi yang berbeda. Ada yang mengkritik, dan pasti ada pula yang memuji. Hal itu lumrah karena bagaimanapun baiknya film adaptasi novel, pasti tidak akan pernah bisa memuaskan pecinta dan pembaca novel tersebut. Akting Clarke perlu mendapat acungan jempol. Tetapi, akting Laurence bahkan lebih baik lagi. Ellie yang tiba-tiba dewasa sebelum waktunya dan sangat sensitif, berhasil mencuri perhatian dalam film, dengan restu Kolsch dan Widmyer.

7/10

Penulis:

on my way to be Fashion Designer

Trailer film Pet Sematary

Statistik & Data

  • 05 April 2019
    13.36%
  • 06 April 2019
    15.10%
  • 07 April 2019
    14.35%
  • 08 April 2019
    15.50%
  • 09 April 2019
    14.88%
  • 10 April 2019
    12.21%
  • 11 April 2019
    7.91%
  • 12 April 2019
    7.80%
  • 13 April 2019
    7.09%
  • 14 April 2019
    7.72%
  • 15 April 2019
    8.14%
  • 16 April 2019
    6.97%
  • 17 April 2019
    3.67%
  • 18 April 2019
    0.96%
  • 19 April 2019
    1.14%
  • 20 April 2019
    1.07%
  • 21 April 2019
    1.08%
  • 22 April 2019
    1.10%
  • 23 April 2019
    1.00%
  • 24 April 2019
    0.01%
HariTanggal% LayarPerubahan
105 April 201913.36 %
206 April 201915.10 %+2 %
307 April 201914.35 %-1 %
408 April 201915.50 %+1 %
509 April 201914.88 %-1 %
610 April 201912.21 %-2 %
711 April 20197.91 %-5 %
812 April 20197.80 %
913 April 20197.09 %
1014 April 20197.72 %
1115 April 20198.14 %+1 %
1216 April 20196.97 %-2 %
1317 April 20193.67 %-3 %
1418 April 20190.96 %-3 %
1519 April 20191.14 %+1 %
1620 April 20191.07 %
1721 April 20191.08 %
1822 April 20191.10 %
1923 April 20191.00 %
2024 April 20190.01 %-1 %

Film Pet Sematary telah tayang di bioskop Indonesia sejak Jumat, 05 April 2019 selama 20 hari.

Berita Pet Sematary

10 Film Terseram Yang Diangkat Dari Novel Stephen King

10 Film Terseram Yang Diangkat Dari Novel Stephen King

| Tidak ada komentar

Buat Anda para pecinta film horor dan thriller, nama Stephen King pasti sudah tak asing lagi. Novelis kelahiran 1947 ini memang terkenal ahli dalam merangkai narasi-narasi fiksi yang berkenaan dengan genre horor, supranatural, suspense, sci fi, hingga fantasi. Mulai dari It hingga Pet Sematary, berikut adalah 10 film horor paling menyeramkan yang diadaptasi dari karya […]

Komentar dan Review film Pet Sematary

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi