Poster Film The Greatest Showman
  • 8/10

Film The Greatest Showman (2017)

Sinopsis film The Greatest Showman

The Greatest Showman adalah film musikal yang terinspirasi oleh kehidupan P.T. Barnum, yang dibintangi Hugh Jackman. Barnum adalah seorang visioner yang bangkit dari bukan apa-apa menjadi seorang yang sukses menciptakan "Greatest Show on Earth", sebuah tontonan yang memikat penonton di seluruh dunia.

Adegan selama kredit film: Tidak Ada
Adegan setelah kredit film: Tidak Ada

Info Film

  • Tanggal Rilis 22 Desember 2017
  • Durasi 139 menit
  • Sutradara Michael Gracey
  • Produser Hugh Jackman, Laurence Mark
  • Produksi Chernin Entertainment
  • Distributor 20th Century Fox
  • Genre Biography, Drama, Musical
  • Kelompok Umur 13+

Daftar pemain film The Greatest Showman

Review & Ulasan film The Greatest Showman

Film musikal dari kisah nyata yang menyentuh dengan balutan lagu dan koreografi yang menawan

| Ditulis oleh:

Satu lagi film musical datang untuk meramaikan industri perfilman Hollywood. The Greatest Showman hadir sebagai film yang menutup penghujung tahun 2017 dengan pesonanya. Walaupun film ini disutradarai oleh sutradara pendatang baru Michael Gracey, bukan berarti film ini harus diremehkan. Dengan cast dan musical yang sangat matang, The Greatest Showman berhasil menjadi film yang patut diperhitungkan.

The Greatest Showman sendiri berkisah tentang kisah nyata seorang tokoh yang memulai bisnis pertunjukan sirkus sekitar tahun 1840-an  bernama Phineas Taylor Barnum (Hugh Jackman). Cerita berawal dari kehidupan Barnum saat kecil di mana ia hanyalah anak dari seorang penjahit yang mempunyai mimpi besar dengan bakatnya. Namun, kenyataan berkata lain. Tidak lama berselang, ayah Barnum jatuh sakit dan meninggal. Barnum menjadi yatim piatu dan hidup menggelandang di jalan dan sesekali mencoba untuk mencuri. Ia harus berjuang seorang diri untuk bisa survive dari kerasnya kehidupan New York.

Singkat cerita, Barnum telah beranjak dewasa dan akan segera melamar cinta masa kecilnya, Charity Hallet (Michelle Williams), yang mempunyai background sebagai anak orang kaya langganan jahit ayahnya sewaktu masih hidup dahulu. Menikahi Charity yang berasal dari anak orang berada dan terpandang menjadi momok tersendiri bagi Barnum. Ia berjanji pada orang tua Charity untuk membahagiakan anaknya dan menciptakan hidup yang layak bagi Charity. Untuk memenuhi janjinya, Barnum bekerja lebih keras berusaha untuk menjadi orang berkecukupan agar tidak dipandang sebelah mata oleh orang lain terutama keluarga Charity.

Namun, usaha Barnum untuk menjadi sukses tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Saat anak dan istrinya sedang butuh uang, perusahaan tempat Barnum bekerja bangkrut dan semua pegawai kehilangan lapangan pekerjaan termasuk dirinya. Di sela-sela keputusasaan, Barnum memperoleh ide untuk membangun dan berbisnis sesuatu. Ia memperoleh hutang dari bank dengan cara menggadaikan surat kepemilikan kapal palsu dari perusahaan lama tempat ia bekerja dan segera membeli sebuah museum. Lama berselang, museum yang Barnum beli sepi pengunjung. Ia kembali putus asa dan kehabisan cara untuk memenuhi kebutuhan hidup sampai anak-anaknya memberikan ia inspirasi untuk menampilkan sesuatu yang nyata, sesuatu yang hidup untuk dipertunjukkan di Museumnya.

Dari situ Barnum mulai bertekat untuk mengumpulkan orang-orang aneh dengan kelainan fisik atau kemampuan aneh dan langka. Dengan imajinasinya, Barnum menamai menciptakan karakter panggung bagi masing-masing orang tersebut dan mengatur sedemikian rupa aksi mereka untuk dikemas menjadi kesatuan aksi pertunjukan yang sekarang kita kenal dengan nama sirkus. Dengan strategi ini, Barnum berhasil menjadi salah satu pengusaha sukses dibidang panggung pertunjukkan di New York.

Rupanya apa yang didapat Barnum belumlah cukup. Ia tidak ingin pertunjukkannya hanya ditonton oleh orang kelas bawah. Ia ingin orang-orang kelas atas juga datang ke panggung pertunjukkannya. Oleh karena itu, ia berhasil meyakinkan penyanyi terlaris di Eropa kala itu, Jenny Lind (Rebecca Ferguson) untuk tour keliling Amerika di bawah naungannya. Pertunjukkan dari Jenny Lind berhasil menjadi pertunjukan pertama yang paling dicari orang-orang kelas atas.  Posisi Barnum benar-benar di atas angin sekarang. Tapi semua itu hanya sementara, setelah cinta Jenny ditolak oleh Barnum, Jenny berhenti tour secara tiba-tiba dan Barnum menelan kerugian besar. Hal lain yang menambah pelik masalah adalah Museum milik Barnum juga terbakar karena kerusuhan yang ditimbulkan oleh orang-orang yang menolak bisnis Barnum berdiri dan mengekspos sekumpulan orang aneh dan cacat. Apakah Barnum berhasil bangkit dari situasi sulit tersebut?

Film The Greatest Showman ini penuh dengan cast yang sangat memikat. Hugh Jackman tampil dengan brilliant di film ini. Ini bukanlah kali pertama Jackman berperan dalam film musikal. Sebelumnya ia juga tampil di film Les Miserables (2012) dengan sangat mempesona. Mungkin kalian yang belum pernah melihat Jackman di film musical akan sangat aneh melihat ia yang tadinya identik dengan perannya sebagai Logan (wolverine) kemudian berubah 180 derajat menjadi sosok yang mempunyai suara merdu dan cakap menari. Sepasang tokoh yang menjadi gula dalam film ini adalah Phillip Carlyle (Zac Efron) dan Anne Wheeler (Zendaya) berkat ketampanan dan kecantikannya yang dapat menambah bumbu tersendiri dalam film ini.

Tidak butuh waktu lama untuk saya menangis di film ini. Cukup sepuluh menit saja sudah ada adegan yang membuat saya terharu. Walau cerita dalam film ini tidak bisa dibilang berbobot, tetapi yang terpenting film ini dapat membawa banyak motivasi dan kebaikan. Semua lagu yang ada dalam film ini bagus dan mengikuti pasar yang ada sekarang, sehingga begitu kamu keluar dari bioskop, lagu-lagu dalam film ini masih akan terngiang-ngiang di telingamu atau bahkan untuk beberapa hari ke depan.

Walaupun cerita yang disajikan dalam film ini kurang dalam dan adanya CGI yang kurang sempurna, namun semua itu bias dengan pertunjukan dan coreo yang menawan.

8/10

Penulis:

on my way to be Fashion Designer

Trailer film The Greatest Showman

Berita The Greatest Showman

Komentar dan Review film The Greatest Showman

Beri balasan

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * harus diisi